Multiliterasi merupakan salah satu keterampilan abad 21 sangat penting untuk dikuasai bagi siswa sekolah dasar. Multiliterasi dapat diimplementasikan dengan memanfaatkan cerita anak berupa kisah legenda lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan alur cerita yang terbentuk dalam masyarakat mengenai kisah legenda lokal dari situs Petirtaan Dewi Sri yang bersumber dari masyarakat Desa Simbatan, Magetan serta menyusun kisah tersebut sebagai legenda bahan pembelajaran multiliterasi bagi siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif fenomenologi dengan penelusuran ekspedisi lapangan (expedition field technique). Penelitian kualitatif dilaksanakan dengan observasi, wawancara, dam dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode constant comparative dengan menerapkan people oriented research. Penelitian menerapkan purposive sampling dan snowball sampling sebagai metode dalam pengumpulan data penelitian dengan mewawancarai narasumber/ informan yang memiliki pengetahuan sejarah yang mendalam terkait situs Petirtaan Dewi Sri. Tokoh yang diwawancarai meliputi juru kunci, penjaga situs, penulis buku sejarah, pelaku seni, perangkat desa, hingga sesepuh di Desa Simbatan, Magetan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat lokal khususnya dari situs Petirtaan Dewi Sri di Desa Simbatan memiliki kearifan lokal yang dapat diintegrasikan sebagai bahan pembelajaran multiliterasi yang mampu menanamkan nilai-nilai moral kepada anak usia sekolah dasar.
Copyrights © 2026