Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendekatan Gender Equality dan Social Inclution dalam Pengelolaan Limbah Ternak Berbasis Circular Economy di Kelurahan Lempake I Putu Gede Didik Widiarta; Nurul Fajrih; Amani Aldiyanti; Anhar Faisal Fanani; Akhmat Rizkuna; Roosena Yusuf; Dinar Anindyasari
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 1 (2026): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.12.1.121-131

Abstract

Livestock waste management in Lempake Subdistrict, Samarinda City, presents a significant challenge in achieving sustainability within the livestock sector, especially in urban areas. Improper livestock waste management can lead to water, air, and soil pollution, negatively affecting health and environmental quality. This community service program aims to optimize livestock waste management by applying Circular Economy (CE) principles to reduce environmental impact by recycling livestock waste into biogas and organic compost. The program involves the Krida Karya Utama Farmers Group as the subject of the service, with the primary goal of enhancing the community’s knowledge and skills in sustainable waste management. The methods used include training, outreach, and the application of Gender Equality and Social Inclusion (GESI) principles to ensure the involvement of women in waste management. The program results show an increase in the farmers’ knowledge and skills, which directly impacts the economic resilience of farming families, especially for women. Additionally, Circular Economy-based waste management can reduce pollution and optimize the use of waste as a valuable resource for the community. Despite challenges related to infrastructure and the community’s understanding of the circular economy, this program has contributed positively to the sustainability of the livestock sector and the socio-economic welfare of the community.
Edukasi dan Pelatihan Inseminasi Buatan pada Ayam Kampung di Balai Penyuluhan Pertanian Lempake, Samarinda Dani Nur Arifin; Roosena Yusuf; Akhmat Rizkuna; Amani Aldiyanti; Kirana Dara Dinanti Adiputra; Novemia Fatmarischa
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peternak dalam mengaplikasikan teknik Inseminasi Buatan (IB) pada ayam kampung melalui pendekatan partisipatif berbasis pengalaman atau learning by doing. Pelatihan dilaksanakan melalui tiga tahapan terstruktur: (1) Matrikulasi yang menyajikan teori dasar, manfaat, dan prinsip IB untuk memperkuat landasan pengetahuan; (2) Praktikum, di mana peserta secara langsung berlatih penanganan pejantan, koleksi dan evaluasi semen, pengenceran, hingga teknik injeksi semen pada ayam betina; serta (3) Diskusi dan Evaluasi untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah praktis. Hasil praktikum dan diskusi menunjukkan bahwa tantangan utama dalam penerapan IB pada ayam kampung adalah penanganan ayam yang efektif untuk meminimalkan stres. Stres yang tinggi pada pejantan dapat menurunkan kualitas dan volume semen, sementara pada betina dapat menghambat eversi kloaka. Untuk mengatasi kendala ini, telah disepakati dan dipraktikkan strategi penyesuaian teknik, yaitu dengan sentuhan ritmis saat stimulasi dan pengkondisian lingkungan yang tenang untuk mereduksi respons liar ayam. Melalui pelatihan ini, peternak mendapatkan keterampilan teknis yang terasah dan kemampuan berpikir kritis dalam mencari solusi di lapangan. Diharapkan kompetensi ini dapat diaplikasikan secara mandiri guna mempercepat perbaikan genetik dan meningkatkan efisiensi peternakan ayam kampung di Kalimantan Timur.