Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STARTUP HILIRISASI PENGOLAHAN JAGUNG MELALUI OPTIMALISASI PRODUK MENGGUNAKAN MESIN ROLLING TIPE AGME DI BANGSAL PASCAPANEN HORTIKULTURA KOTO TANGAH, BATUAMPA : Hilirisasi Pengolahan Jagung Mutia Elida; Yefsi Malrianti; Angga Defrian; Reko Rinaldo; Annisa Purnamasari Damanik; Maisarah Fadhina
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.5016

Abstract

Nagari Batu Ampa merupakan salah satu sentra penghasil jagung manis di Kabupaten Lima Puluh Kota yang terletak di sepanjang jalur Bukittinggi–Pekanbaru, dengan potensi pengembangan produk olahan yang cukup besar. Sebagai tindak lanjut program Kementerian Pertanian, kelompok tani Palito Hati memperoleh bantuan bangsal pascapanen hortikultura lengkap dengan peralatan produksi pada tahun 2024. Namun, keterbatasan sumber daya manusia dan pengetahuan tentang diversifikasi olahan jagung menjadi kendala utama dalam pemanfaatannya. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, tim pelaksana bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lima Puluh Kota berinisiatif membangun startup bisnis berbasis hilirisasi pengolahan jagung secara berkelanjutan dan inovatif. Kegiatan ini meliputi penerapan teknologi tepat guna hasil riset berupa mesin Rolling tipe AgMe untuk memproduksi dua jenis produk, yaitu cheese stick jagung dan mi jagung, serta pendampingan manajemen usaha melalui penyusunan business plan sebagai panduan berwirausaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan mitra dalam produksi dan manajemen usaha, terbentuknya dua produk inovatif bernilai ekonomi tinggi, serta tercapainya luaran berupa berita media massa, artikel ilmiah, karya visual dan audio, serta pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA TEKNIK GEOSPASIAL MELALUI PELATIHAN PEMETAAN BERBASIS UNMANNED AERIAL VEHICLE (UAV) DI SMK NEGERI 2 PAYAKUMBUH Wathri Fitrada; Amrizal Amrizal; Er Prabawayudha; Zulfakri Zulfakri; Veronika Sriwulantari; Annisa Purnamasari Damanik
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i3.7294

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis siswa Jurusan Teknik Geospasial SMK Negeri 2 Payakumbuh melalui pelatihan pemetaan geospasial berbasis Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan kompetensi siswa dalam penguasaan teknologi UAV serta keterbatasan fasilitas pendukung, seperti perangkat UAV dan perangkat lunak fotogrametri, di sekolah. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi penyampaian materi konseptual, demonstrasi perencanaan misi penerbangan, praktik penerbangan UAV, serta pengolahan citra menggunakan perangkat lunak fotogrametri untuk menghasilkan produk orthomosaic. Materi pelatihan mencakup konsep dasar penginderaan jauh, fotogrametri, perencanaan misi penerbangan, keselamatan operasional UAV, akuisisi citra udara, serta pengolahan data spasial hingga menghasilkan produk pemetaan. Metode pelatihan berbasis praktik langsung dirancang agar siswa memperoleh pengalaman dalam memahami seluruh alur kerja pemetaan berbasis UAV, mulai dari akuisisi data hingga pengolahan dan interpretasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu mengikuti tahapan pemetaan UAV dan menghasilkan produk orthomosaic dari data hasil praktik lapangan. Selain itu, kegiatan menghasilkan luaran berupa peta digital, dokumentasi video, dan sertifikat pelatihan bagi seluruh peserta. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa 94% peserta menyatakan puas atau sangat puas terhadap pelaksanaan pelatihan. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan pengalaman praktis dalam pemetaan berbasis UAV dan mendukung penguatan kompetensi dasar siswa dalam menghadapi kebutuhan bidang geospasial. Kegiatan ini juga menjadi dasar untuk pengembangan pelatihan lanjutan dan integrasi pemetaan UAV dalam pembelajaran vokasi.