Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Sensitivitas Kelayakan Tekno-Ekonomi pada Usaha Kopi Java Indonesia Editya Hendrawarman; Wirawan; Tirta Yoga
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 3 No. 2 (2026): Januari - Juni
Publisher : CV.ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jepag.v3i2.4380

Abstract

Studi ini menganalisis kelayakan teknis dan ekonomi usaha kopi Arabika Jawa Preanger yang dioperasikan oleh UMKM Kopi Jawa Bocek di Karangploso, Kabupaten Malang, dengan penekanan pada analisis sensitivitas pasar. Pendekatan metode campuran digunakan selama periode tiga bulan (Oktober–Desember 2025), melibatkan 30 responden petani-manajer. Analisis kelayakan finansial menunjukkan Tingkat Pengembalian Internal (IRR) sebesar 17%, melebihi tingkat diskonto 10%, Nilai Sekarang Bersih (NPV) positif sebesar Rp 9.065.000 dari investasi awal sebesar Rp 70 juta, rasio Pendapatan terhadap Biaya (R/C) sebesar 1,45, rasio Manfaat terhadap Biaya (B/C) sebesar 1,23, dan periode pengembalian modal 4,2 tahun, yang lebih pendek dari umur ekonomis peralatan. Secara teknis, proses pasca panen menunjukkan efisiensi tinggi, mencapai hasil 82,3% dari 500 kg ceri merah menjadi 411,5 kg kacang hijau (ukuran 16+) dengan kadar air 11,2%, memenuhi standar SNI 01-2907-2008 Kelas 1. Analisis sensitivitas menggunakan variasi ±20% menunjukkan ketahanan bisnis yang kuat; dalam skenario pesimistis penurunan harga 20% dan peningkatan biaya 20%, bisnis tetap layak dengan IRR 11% dan NPV sebesar Rp 2,5 juta. Peningkatan efisiensi teknis dibandingkan dengan pengolahan tradisional meningkatkan nilai produk sekitar 25%, berkontribusi positif terhadap kinerja keuangan secara keseluruhan.
Optimalisasi Penggunaan Hyperlocal Marketplace Sebagai Strategi Perluasan Pasar Produk Gula Merah Tebu Ukaisya Wildan Eka Prastya; Wirawan; Lorine Tantalu; Muhammad Alfian Mizar; Sumarno; Nonok Supartini
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2636

Abstract

Ukaisya is a brand of brown sugar produced by PT. Tiga Dewi Timur Raya in Kediri, has a production capacity of up to four tons per day to meet local and inter-provincial market demand. This study aims to optimize the digital marketing strategy of Ukaisya brown sugar through the development of a hyperlocal marketplace model integrated with social media and chat commerce systems. Digitalization is carried out by utilizing Linktree as a hub for integrating digital channels that connect Shopee, Blibli, and WhatsApp Business accounts. The research approach uses an implementative case study with direct observation of Ukaisya's digital channels, performance analysis through Linktree Insights and Shopee Analytics, and a descriptive-thematic review of customer interaction data. The results show that digital channel integration significantly increased visibility and customer engagement, with 106 views, 27 clicks, and a click rate of 25.5%, along with actual conversions through chat commerce. This improvement indicates the strengthening of brand awareness and trust-building among local consumers through community-based communication. These findings affirm the effectiveness of the hyperlocal marketplace strategy in expanding the market reach the agroindustry based on local wisdom and strengthen previous research indicating that the integration of multiplatform digital channels accelerates the digital transformation of SMEs in Indonesia. Abstrak Ukaisya merupakan merek gula merah tebu produksi PT. Tiga Dewi Timur Raya Kediri dengan kapasitas produksi mencapai empat ton per hari untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal hingga antar provinsi. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan strategi digitalisasi pemasaran produk gula merah tebu merek Ukaisya melalui pengembangan model hyperlocal marketplace yang terintegrasi dengan media sosial dan sistem chat commerce. Digitalisasi dilakukan melalui pemanfaatan Linktree sebagai pusat integrasi kanal digital yang menghubungkan akun Shopee, Blibli, dan WhatsApp Business. Pendekatan penelitian menggunakan studi kasus implementatif dengan observasi langsung terhadap kanal digital Ukaisya, analisis performa Linktree Insights dan Shopee Analytics, serta telaah deskriptif-tematik atas data interaksi pelanggan. Hasil menunjukkan bahwa integrasi kanal digital meningkatkan visibilitas dan keterlibatan konsumen secara signifikan dengan capaian 106 tampilan, 27 klik, dan click rate sebesar 25,5%, disertai konversi aktual melalui chat commerce. Peningkatan ini menandakan penguatan tahap brand awareness dan trust building konsumen lokal melalui komunikasi berbasis komunitas. Temuan ini menegaskan efektivitas strategi hyperlocal marketplace dalam memperluas jangkauan pasar agroindustri berbasis kearifan lokal, serta memperkuat hasil penelitian sebelumnya bahwa integrasi kanal digital multiplatform mempercepat transformasi digital UMKM di Indonesia.
Optimalisasi Penggunaan Hyperlocal Marketplace Sebagai Strategi Perluasan Pasar Produk Gula Merah Tebu Ukaisya Wildan Eka Prastya; Wirawan; Lorine Tantalu; Muhammad Alfian Mizar; Sumarno; Nonok Supartini
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2636

Abstract

Ukaisya is a brand of brown sugar produced by PT. Tiga Dewi Timur Raya in Kediri, has a production capacity of up to four tons per day to meet local and inter-provincial market demand. This study aims to optimize the digital marketing strategy of Ukaisya brown sugar through the development of a hyperlocal marketplace model integrated with social media and chat commerce systems. Digitalization is carried out by utilizing Linktree as a hub for integrating digital channels that connect Shopee, Blibli, and WhatsApp Business accounts. The research approach uses an implementative case study with direct observation of Ukaisya's digital channels, performance analysis through Linktree Insights and Shopee Analytics, and a descriptive-thematic review of customer interaction data. The results show that digital channel integration significantly increased visibility and customer engagement, with 106 views, 27 clicks, and a click rate of 25.5%, along with actual conversions through chat commerce. This improvement indicates the strengthening of brand awareness and trust-building among local consumers through community-based communication. These findings affirm the effectiveness of the hyperlocal marketplace strategy in expanding the market reach the agroindustry based on local wisdom and strengthen previous research indicating that the integration of multiplatform digital channels accelerates the digital transformation of SMEs in Indonesia. Abstrak Ukaisya merupakan merek gula merah tebu produksi PT. Tiga Dewi Timur Raya Kediri dengan kapasitas produksi mencapai empat ton per hari untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal hingga antar provinsi. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan strategi digitalisasi pemasaran produk gula merah tebu merek Ukaisya melalui pengembangan model hyperlocal marketplace yang terintegrasi dengan media sosial dan sistem chat commerce. Digitalisasi dilakukan melalui pemanfaatan Linktree sebagai pusat integrasi kanal digital yang menghubungkan akun Shopee, Blibli, dan WhatsApp Business. Pendekatan penelitian menggunakan studi kasus implementatif dengan observasi langsung terhadap kanal digital Ukaisya, analisis performa Linktree Insights dan Shopee Analytics, serta telaah deskriptif-tematik atas data interaksi pelanggan. Hasil menunjukkan bahwa integrasi kanal digital meningkatkan visibilitas dan keterlibatan konsumen secara signifikan dengan capaian 106 tampilan, 27 klik, dan click rate sebesar 25,5%, disertai konversi aktual melalui chat commerce. Peningkatan ini menandakan penguatan tahap brand awareness dan trust building konsumen lokal melalui komunikasi berbasis komunitas. Temuan ini menegaskan efektivitas strategi hyperlocal marketplace dalam memperluas jangkauan pasar agroindustri berbasis kearifan lokal, serta memperkuat hasil penelitian sebelumnya bahwa integrasi kanal digital multiplatform mempercepat transformasi digital UMKM di Indonesia.