Nurwati Djam'an
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Profil Kemampuan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) Guru pada Pembelajaran Matematika Nurwati Djam'an; Fajar Arwadi; Adsyira Almukitra
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i4.6707

Abstract

This study aims to examine the profile of teachers’ Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) in mathematics instruction. The type of research employed is qualitative with a descriptive approach. The research subjects consisted of two Grade VIII mathematics teachers at UPT SMPN 2 Takalar. The instruments used for data collection included a self-assessment questionnaire, observation sheets, field notes, and interview guidelines. The data analysis techniques consisted of: (1) data organization, (2) data presentation, and (3) conclusion drawing. Data validity was ensured through source and technique triangulation. The results of the study indicate that the mathematics teachers’ TPACK is at a very good level, particularly in the areas of developing teaching modules, assessment, classroom management, selecting appropriate technology or instructional media, mastering subject matter, and integrating technological, pedagogical, and content aspects. However, in terms of implementation, several areas need improvement. These include deficiencies in the components of the teaching modules, teaching practices that are not fully aligned with the prepared modules, and instructional methods and strategies that have not been fully optimized to support the effectiveness of learning and students' understanding of statistical content. The process of guiding discussions and question-and-answer sessions needs to be further optimized to encourage more active student participation and promote independent understanding. While the teachers have demonstrated the ability to use technological, pedagogical, and content knowledge separately, there is still a need to enhance the integration of all three components simultaneously in the learning process.
Pengaruh Penerapan Model PjBL dengan Pendekatan STEM Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa pada Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung di SMP Nurwati Djam'an; Nur Amaliah; Fajar Arwadi
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i4.6716

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of implementing the Project-Based Learning (PjBL) model with a STEM approach in enhancing students' mathematical creative thinking skills on the topic of curved-surface solids. The method used is a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design, involving 33 students from Class IX.7 at SMP Negeri 1 Pinrang. Data were collected through creative thinking ability tests, student response questionnaires, and observation sheets of the learning implementation. The results showed a significant improvement in students’ mathematical creative thinking abilities after the application of the PjBL-STEM model, with the average score increasing from 40.58 to 83.23 and an average N-Gain score of 0.71. A total of 60.61% of students reached the "very creative" category, while 39.39% were in the "creative" category. The paired sample t-test revealed a significant difference between pretest and posttest scores (p < 0.05). Thus, the integration of the PjBL model with the STEM approach proved to be effective in improving students’ mathematical creativity through contextual, collaborative, and meaningful project-based learning.
Pengembangan E-Modul Interaktif Teorema Pythagoras Berbasis Problem-Based Learning untuk Meningkatkan Literasi Matematis Siswa Nurwati Djam&#039;an; Syahrullah Asyari; Andi Rahmat
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i1.8308

Abstract

Rendahnya literasi matematis siswa serta keterbatasan bahan ajar interaktif yang mampu mengintegrasikan pendekatan Problem-Based Learning pada materi Teorema Pythagoras menjadi dasar pengembangan e-modul berbasis Problem Based Learning (PBL) yang bertujuan untuk menguji tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan literasi matematika siswa melalui penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, dan development. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025 di SMP Negeri Kaburu No.35 Kabupaten Kepulauan Selayar dengan subjek penelitian siswa kelas VIII. Instrumen penelitian meliputi angket validasi ahli, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta tes literasi matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji N-Gain, uji normalitas, dan uji hipotesis menggunakan One Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memenuhi kriteria valid (skor rata-rata 3,75) yang menandakan kelayakan isi dan kesesuaian materi. Kepraktisan e-modul tergolong sangat baik (92,31%), yang menunjukkan bahwa e-modul mudah digunakan dan mendukung keterlaksanaan pembelajaran secara optimal. Efektivitas e-modul tercermin dari peningkatan kemampuan literasi matematika siswa dari kategori rendah (rata-rata pretest 38,33) menjadi lebih tinggi (posttest 74,99), dengan nilai N-Gain 0,6972 yang menunjukkan peningkatan pada tingkat sedang. Selain itu, hasil uji hipotesis (sig. 0,000 < 0,05) mengindikasikan bahwa penggunaan e-modul secara signifikan meningkatkan literasi matematika siswa. Dengan demikian, e-modul Teorema Pythagoras berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan literasi matematika siswa. E-modul ini berpotensi untuk diimplementasikan secara lebih luas dan dikembangkan pada materi matematika lainnya guna meningkatkan literasi matematika siswa secara berkelanjutan.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Nurwati Djam&#039;an; Sabri; Dwi Vana Alodia Paembonan
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i2.9534

Abstract

Kemampuan literasi numerasi merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika, namun masih tergolong rendah sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan tersebut. Rendahnya kemampuan ini antara lain disebabkan oleh pembelajaran yang masih berorientasi pada prosedur dan kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menerapkan konsep matematika dalam permasalahan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan literasi numerasi siswa pada materi fungsi kuadrat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (Nonequivalent Control Group Design). Sampel penelitian terdiri atas kelas XI TAB B sebagai kelas eksperimen dan XI TAB A sebagai kelas kontrol di SMK Kristen Tagari Rantepao. Data diperoleh melalui tes pretest, posttest, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, ANCOVA, dan uji Normalized Gain (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 63,91 menjadi 82,83 dengan N-Gain 0,514 (kategori sedang), sedangkan kelas kontrol meningkat dari 71,00 menjadi 71,15 dengan N-Gain -0,137 (kategori rendah). Hasil ANCOVA dan effect size (Partial Eta Squared = 0,310) menunjukkan bahwa Problem Based Learning (PBL) memberikan pengaruh signifikan dengan kategori efek besar terhadap kemampuan literasi numerasi siswa. Dengan demikian, model Problem Based Learning (PBL) lebih berpengaruh dibandingkan Discovery Learning dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa pada materi fungsi kuadrat. Oleh karena itu, guru diharapkan menerapkan PBL secara terstruktur dengan menggunakan masalah kontekstual yang relevan, memberikan scaffolding sesuai kebutuhan siswa, dan melakukan asesmen literasi numerasi secara berkelanjutan.