Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMANFAATAN APLIKASI MOKA POS DALAM PENGELOLAAN PENJUALAN DI POKDAKAN IKAN LELE TANI MAKMUR Febby Madonna Yuma; Abdul Karim Syahputra; Asri Vivi Yanti Sinurat; Tika Christy
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5796

Abstract

Abstract: The use of digital technology in business management is an important need for fisheries business groups, including the Tani Makmur catfish fish farming group (POKDAKAN). The problem often faced by POKDAKAN Tani Makmur is that sales recording is still done manually, so it is less efficient, prone to errors, and difficult in preparing reports. One solution that can be implemented is the use of the Moka Pos application to improve the efficiency of managing sales of POKDAKAN Tani Makmur catfish. The method used in this activity is a qualitative descriptive method with data collection techniques through observation, interviews and documentation of the sales process before and after the use of the Moka Pos application. The results of this activity show that the use of Moka Pos is able to increase the efficiency of sales management characterized by faster transaction processes, more accurate recording, and ease in obtaining sales reports in real time. The use of the Moka Pos application has a positive impact in improving the efficiency of managing sales of POKDAKAN catfish and supporting more structured business management.            Keywords: Moka Pos application; utilization; sales; catfish POKDAKAN  Abstrak: Pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan usaha menjadi kebutuhan penting bagi kelompok usaha perikanan, termasuk kelompok pembudidaya ikan (POKDAKAN) ikan lele Tani Makmur. Permasalahan yang sering dihadapi POKDAKAN Tani Makmur ini adalah pencatatan penjualan masih dilakuan secara manual, sehingga kurang efisien, rawan kesalahan, dan menyulitkan dalam penyusunan laporan. Salah satu solusi yang dapat diterapkan yaitu penggunaan aplikasi Moka Pos dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan penjualan POKDAKAN ikan lele Tani Makmur.  Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap proses penjualan sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi Moka Pos. Hasil dari kegiatan ini menunjukan bahwa penggunaan Moka Pos mampu memingkatkan efisiensi pengelolaan penjualan ditandai dengan proses transaksi yang lebih cepat, pencatatan lebih akurat, serta kemudahan dalam memperoleh laporan penjualan secara real time. Adapu pemanfaatan aplikasi Moka Pos memberikan dampak positif dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan penjualan POKDAKAN ikan lele dan mendukung pengelolaan usaha yang lebih terstruktur. Kata kunci: aplikasi Moka Pos; pemanfaatan; penjualan; POKDAKAN ikan lele 
Penentuan Metode MOORA pada Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Tempat Praktik Kerja Lapangan: Determination of the MOORA Method in the Decision Support System for Determining Field Work Practice Location Zilan Nazmi Dalimunthe; Arridha Zikra Syah; Febby Madonna Yuma
MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Vol. 6 No. 2 (2026): MALCOM April 2026
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/malcom.v6i2.2599

Abstract

Penentuan lokasi Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan tahapan krusial untuk menyelaraskan kompetensi akademis dengan kebutuhan industri. Namun, proses pemilihan tempat PKL di SMK Yaspenda Pulau Rakyat masih bersifat konvensional dan subjektif, sehingga berisiko pada ketidaktepatan penempatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) guna mengoptimalkan rekomendasi tempat PKL. Kriteria yang digunakan dalam penilaian meliputi presensi, keaktifan, serta minat dan bakat siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode MOORA mampu melakukan pemeringkatan alternatif secara presisi, di mana SRH Training Center memperoleh nilai preferensi tertinggi (0,5596) sebagai lokasi paling direkomendasikan. Integrasi metode MOORA ke dalam sistem memberikan solusi yang terstruktur, objektif, dan efisien bagi pihak sekolah dalam pengambilan keputusan strategis penempatan siswa PKL.
RUMAH AMAN ANAK ASAHAN (RAAA) DALAM MENDUKUNG PEMERINTAH DAERAH DAN APARAT PENEGAK HUKUM UNTUK MELINDUNGI ANAK DARI KEKERASAN SEKSUAL Asri Vivi Yanti Sinurat; Febby Madonna Yuma; Abdul Karim Syahputra; Kiki Adha Sirait
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3978

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to examine how the Asahan Children's Safe House (RAAA) assists the local government and law enforcement in protecting children in Asahan Regency from sexual violence. In-depth interviews with RAAA administrators, social services officials, police officers from the Women and Children Protection Unit (UPA), psychosocial support officers, and direct observation of RAAA services were used to collect data using qualitative and descriptive approaches. The study findings indicate that RAAA is an important integrated service center and has successfully enhanced inter-agency collaboration while offering temporary protection, legal assistance, and psychological recovery for victims. Operational budget constraints, public stigma, lengthy legal procedures, and a lack of skilled human resources are some of the challenges faced by RAAA. Other challenges include an unintegrated data management system and a lack of supporting infrastructure. In conclusion, RAAA has had a substantial positive impact, but requires better coordination with the local government and community to overcome these challenges and ensure optimal and sustainable fulfillment of the rights of child victims of sexual violence. Keyword: Asahan Children's Safe House; Sexual Violence Against Children; Local Government; Law Enforcement Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana Rumah Aman Anak Asahan (RAAA) membantu pemerintah daerah dan penegak hukum dalam melindungi anak-anak di Kabupaten Asahan dari kekerasan seksual. Wawancara mendalam dengan pengurus RAAA, dinas sosial, petugas kepolisian dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPA), petugas pendukung psikososial, dan observasi langsung terhadap layanan RAAA digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa RAAA merupakan pusat layanan terpadu yang penting dan telah berhasil meningkatkan kolaborasi antarlembaga sekaligus menawarkan perlindungan sementara, bantuan hukum, dan pemulihan psikologis bagi korban. Anggaran operasional, stigma publik, prosedur hukum yang panjang, dan kurangnya sumber daya manusia yang ahli merupakan beberapa kesulitan yang dihadapi RAAA. Tantangan lainnya meliputi sistem manajemen data yang belum terintegrasi dan kurangnya infrastruktur pendukung. Kesimpulannya, RAAA telah memberikan dampak positif yang substansial, tetapi membutuhkan koordinasi yang lebih baik dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengatasi kesulitan-kesulitan ini dan memastikan pemenuhan hak-hak anak korban kekerasan seksual yang optimal dan berkelanjutan. Kata kunci: Rumah Aman Anak Asahan; Kekerasan Seksual Terhadap Anak; Pemerintah Daerah; Penegak Hukum
METODE MFEP PADA PEMILIHAN PENERIMA BANTUAN MAKANANAN TAMBAHAN BALITA STUNTING Febby Madonna Yuma; Parini Parini; Mustika Fitri Larasati Sibuea; Salwa Yuma Annisa
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4234

Abstract

Abstract: Stunting is a long-term nutritional disorder that negatively impacts children's physical development. In Indonesia, stunting rates among toddlers remain alarming. The government responded by implementing a Supplementary Feeding (PMT) program, but its distribution is not always accurate. Therefore, a support system is needed in selecting PMT recipients for stunted toddlers. The purpose of this study was to design a recommendation system using the MFEP method for users to avoid errors in aid recipients. This research method used interviews with Posyandu (Integrated Service Post) officials and the community, and data collection methods were carried out through observation and interviews. The results showed that the application of the MFEP method can help community health centers (Puskesmas) in resolving the problem of inaccurate targeting of aid recipients, so that the results are more accurate and meet community expectations. The implementation of MFEP for PMT recipients for stunted toddlers at Posyandu with an accuracy value of more than 80% indicates that this method is working well. Keywords: toddler; MFEP method; aid recipient; stunting;                     Abstrak: Stunting merupakan gangguan gizi jangka panjang yang berdampak negatif terhadap perkembangan fisik anak. Di Indonesia, angka stunting pada balita masih memprihatinkan. Pemerintah merespons dengan menyelenggarakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) namun penyalurannya belum selalu tepat. sehingga dibutuhkan sistem penunjang dalam pemilihan penerima PMT balita stunting. Adapun tujuan peneltian ini untuk mendapatkan rancangan dan mengevaluasi sistem penunjang keputusan menggunakan metode MFEP kepada pengguna agar tidak ada kesalahan pada penerima bantuan. Metode penelitian ini menggunakan metode  wawancara kepada pihak posyandu dan masyarakat dan metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode MFEP dapat membantu puskesmas dalam menyelesaikan masalah ketidaktepatan sasaran penerima bantuan tersebut sehingga hasilnya lebih akurat dan sesuai harapan masyarakat. Implementasi MFEP  pada penerima bantuan PMT Balita Stunting di posyandu dengan nilai ketepatan lebih dari 80 % menunjukan bahwa metode ini berjalan dengan baik. Kata kunci: balita;metode MFEP; penerima bantuan; stunting;
STUDENTS' PERCEPTION OF THE #KABURAJADULU PHENOMENON (CASE STUDY) Chitra Latiffani; Febby Madonna Yuma; Anjani Anjani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4560

Abstract

Abstract: This study maps students’ perceptions of the #KaburAjaDulu phenomenon across four aspects: understanding, exposure sources, causal factors, and perceived impacts. The analyzed questionnaire dataset comprises approximately N = 72 respondents. Descriptive results show that most respondents reported being Aware (55.6%) about #KaburAjaDulu; the most dominant initial exposure source was Social media (X, Instagram, TikTok, etc.) (88.9%). Attitudes toward people seeking opportunities abroad tended to be positive, with the 'Support' category reaching 47.2%. In the long run, the most frequently perceived impact was Loss of potential workforce (52.8%). These findings underscore the strong role of social media in shaping perceptions and the ambivalence between global opportunities and the risk of brain drain. Keyword: KaburAjaDulu; perception; phenomenon; students; social media. Abstrak: Penelitian ini menyajikan gambaran persepsi mahasiswa terhadap fenomena #KaburAjaDulu melalui empat aspek: pemahaman, asal paparan, faktor penyebab, dan dampak yang dipersepsikan. Dataset kuesioner yang dianalisis berjumlah sekitar N = 72 responden. Hasil deskriptif menunjukkan sebagian besar responden menyatakan Tahu (55.6%) terhadap isu #KaburAjaDulu; sumber pertama yang paling dominan adalah Media sosial (X, Instagram, TikTok, dll.) (88.9%). Sikap terhadap orang yang mencari peluang di luar negeri cenderung positif dengan kategori 'Mendukung' mencapai 47.2%. Dalam jangka panjang, dampak yang paling sering dipersepsikan adalah Kehilangan potensi tenaga kerja (52.8%). Temuan ini menegaskan kuatnya peran media sosial dalam pembentukan persepsi serta adanya ambivalensi antara peluang global dan risiko brain drain. Kata kunci: KaburAjaDulu; fenomena; mahasiswa; persepsi; social media.
DEVELOPMENT OF IOT-BASED MOTORCYCLE ELECTRICAL LEARNING MEDIA Ricki Ananda; Muhammad Amin; Febby Madonna Yuma; Adi Mas Afandi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/cj3tgy87

Abstract

Abstract: The development of Industry 4.0 toward Society 5.0 requires innovation in vocational learning media based on Internet of Things (IoT) for motorcycle electrical systems. This study aims to develop a learning media for real-time monitoring and fault diagnosis. The method used is Design Based Research (DBR) consisting of analysis, design, development, and testing stages. The system integrates an ADC voltage sensor (12.6 V normal; ADC ≈ 859 and 12.1 V weak; ADC ≈ 820), pull-up resistor switch detection (logic 0 = 0 V normal; logic 1 = 5 V fault), ACS712 current sensor (1.5 A lamp ON; ADC ≈ 568 and 0 A fuse fault; ADC ≈ 511), and INA219 charging sensor (14.0 V normal charging; ADCbus ≈ 3500 and 12.4 V not charging; ADCbus ≈ 3100). The results show that all sensors operate stably and accurately in detecting both normal and fault conditions. Integration into a web-based dashboard enables real-time monitoring via computers and smartphones. Therefore, the developed learning media effectively improves students’ understanding, visualization, and analytical skills in IoT-based motorcycle electrical systems. Keywords: ACS712; ADC; Design Based Research; INA219; IoT; Motorcycle Electrical System; Learning Media   Abstrak: Perkembangan Revolusi Industri 4.0 menuju Society 5.0 menuntut inovasi media pembelajaran vokasi berbasis Internet of Things (IoT) pada sistem kelistrikan sepeda motor. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran untuk monitoring dan diagnosis kerusakan kelistrikan secara real-time. Metode yang digunakan adalah Design Based Research (DBR) melalui tahap analisis, perancangan, pengembangan, dan pengujian. Sistem menggunakan sensor ADC (12,6 V normal; ADC ≈ 859 dan 12,1 V lemah; ADC ≈ 820), pull-up resistor (logika 0 = 0 V normal; logika 1 = 5 V kerusakan), ACS712 (1,5 A lampu ON; ADC ≈ 568 dan 0 A saat sekring putus; ADC ≈ 511), serta INA219 (14,0 V charging normal; ADCbus ≈ 3500 dan 12,4 V tidak mengisi; ADCbus ≈ 3100). Hasil pengujian menunjukkan seluruh sensor bekerja stabil, akurat, dan sesuai fungsi dalam mendeteksi kondisi normal maupun fault pada sistem kelistrikan. Integrasi data sensor ke dashboard web memungkinkan pemantauan real-time melalui perangkat komputer dan smartphone. Dengan demikian, media pembelajaran yang dikembangkan efektif meningkatkan pemahaman, visualisasi, dan kemampuan analisis peserta didik pada sistem kelistrikan sepeda motor berbasis IoT.. Kata kunci: ACS712; ADC; Design Based Research; INA219; IoT; Kelistrikan Sepeda Motor; Media  Pembelajaran