Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Sosialisasi Media Pembelajaran Anak Tunanetra Reading Interaction Console With Kinetic Intelligence Braille Versi Prototipe: Pengembangan Media Pembelajaran Anak Inklusif Ricki Ananda; Muhammad Amin; Muhammad Iqbal Haitame Tambunan; Saifuddin Muhammad Jalil
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v9i1.4282

Abstract

Abstract: The Reading And Interaction Console With Kinetic Intelligence – Braille prototype aims to introduce an innovative educational technology for blind students at SLB Negeri Kota Tanjungbalai. The school, under the authority of the Province of North Sumatra, has 111 students across elementary, junior high, and senior high school levels. SLBN Tanjungbalai is led by Mrs. Resti, S.Pd., supported by 13 teachers and 1 administrative staff member. This media integrates an interactive kinesthetic system, binary Braille sensors, and artificial intelligence (AI) capable of recognizing Braille letter patterns based on tactile input and providing real-time voice feedback. Braille letters are converted into six-dot binary codes (Braille-cell), such as A (100000), B (110000), C (100100), D (100110), up to Z (101011). These binary combinations are detected by tactile sensors or push buttons, then processed by an ESP32S connected to a 2004 LCD with I2C, a DFPlayer Mini, and a speaker to produce the corresponding letter sounds. The socialization activity was conducted at SDLB Negeri Kota Tanjungbalai, involving companion teachers and eight blind students. The activities included device demonstration, usage training, and interactive trials. The results show positive responses from both teachers and students, as the media enhances motivation, accuracy, and speed in learning Braille letters. RICKI-Braille proved to be more interactive and adaptive compared to conventional Braille learning media. Keywords: Braille; visually impaired; inclusive learning media; assistive technology inclusive education; Abstrak: Media Reading And Interaction Console With Kinetic Intelligence – Braille versi prototipe bertujuan memperkenalkan inovasi teknologi pendidikan bagi peserta didik tunanetra di SLB Negeri Kota Tanjungbalai. Sekolah yang berada di bawah naungan Provinsi Sumatera Utara ini memiliki 111 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. SLBN Tanjungbalai dipimpin oleh Ibu Resti, S.Pd., dengan dukungan 13 guru dan 1 tenaga tata usaha. Media ini memadukan sistem kinestetik interaktif, sensor Braille biner, dan kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengenali pola huruf Braille berdasarkan input titik-titik taktil, kemudian memberikan umpan balik suara secara real-time. Huruf Braille dikonversi menjadi kode biner enam titik (Braille-cell), misalnya A (100000), B (110000), C (100100), D (100110), dan seterusnya hingga Z (101011). Sensor taktil atau push button membaca kombinasi biner tersebut, lalu memprosesnya melalui ESP32S yang terhubung dengan LCD 2004 + I2C, DFPlayer Mini, dan speaker untuk menghasilkan suara huruf yang sesuai. Sosialisasi dilakukan di SDLB Negeri Kota Tanjungbalai dengan melibatkan guru pendamping dan delapan siswa tunanetra. Kegiatan mencakup demonstrasi alat, pelatihan penggunaan, serta uji coba interaktif. Hasilnya, guru dan siswa memberikan respons positif karena media ini meningkatkan motivasi, ketepatan, dan kecepatan belajar huruf Braille. RICKI-Braille terbukti lebih interaktif dan adaptif dibanding media Braille konvensional. Kata kunci: Braille; tunanetra; media pembelajaran inklusif; teknologi asistif; pembelajaran inklusif
Pendampingan Pengembangan Perangkat Lunak Untuk Persiapan UKK Siswa RPL SMKN 4 Tanjungbalai Iqbal Kamil Siregar; Ricki Ananda; Sabbrina Zainudin El Badr
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.449

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi siswa Program Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) di SMKN 4 Tanjungbalai dalam menghadapi Uji Kompetensi Keahlian (UKK) melalui pendampingan pengembangan perangkat lunak berbasis proyek. Permasalahan mitra meliputi keterbatasan kemampuan pengembangan perangkat lunak, penyusunan dokumentasi proyek, dan kesiapan menghadapi simulasi UKK. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan project-based mentoring yang mencakup pelatihan, pendampingan proyek, simulasi UKK, dan evaluasi kompetensi siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi pada aspek analisis sistem, perancangan basis data, implementasi aplikasi, dokumentasi, dan presentasi proyek. Nilai evaluasi siswa meningkat dari rentang awal 48%–60% menjadi 82%–86%. Selain itu, 85% siswa berhasil menyelesaikan proyek perangkat lunak dan 80% siswa mampu menyusun dokumentasi secara mandiri. Kegiatan ini meningkatkan kesiapan siswa menghadapi UKK serta memperkuat kompetensi digital dan keterampilan kerja yang dibutuhkan dalam pendidikan vokasi dan dunia industri.
DEVELOPING AN ATUTOMATIC U-SHAPED TOOTHBRUSH FOR CHILDREDN WITH SPECIAL NEEDS Valendriyani Ningrum; Abu Bakar; Ricki Ananda
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4231

Abstract

Abstract: Various types of toothbrushes are available for children with special needs, including manual toothbrushes with modified handles, electric toothbrushes, and U-shaped manual toothbrushes. Each toothbrush has inherent limitations that result in suboptimal tooth cleaning, particularly in children with mental disorders and/or fine motor skills. The objective of this study is to develop the potential of an automatic U-shaped toothbrush designed to address the specific oral hygiene needs of children with disabilities. The key scientific concepts that underpin the development of an automatic U-shaped toothbrush is an effective toothbrush for children with special needs, which is easy to use and optimal in removing debris and/or dental plaque. The results of the development of this study produced a prototype scale of the U-shaped toothbrush that simply by pressing one button can clean the entire surface of the teeth on the upper or lower jaw. In conclusion, this automatic U-shaped toothbrush is expected to be beneficial for children with poor fine motor skills, intellectual disabilities, or other special needs who have had difficulty cleaning their teeth properly.            Keywords: Automatic, Children, Special Needs, Toothbrush, U-Shaped                                                                              Abstrak: Berbagai jenis sikat gigi tersedia untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus, termasuk sikat gigi manual dengan gagang yang dimodifikasi, sikat gigi elektrik, dan sikat gigi manual berbentuk U. Setiap sikat gigi memiliki keterbatasan bawaan yang mengakibatkan pembersihan gigi kurang optimal, terutama pada anak-anak dengan gangguan mental dan/atau keterampilan motorik halus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan potensi sikat gigi otomatis berbentuk U yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan kebersihan mulut khusus pada anak-anak dengan disabilitas. Konsep ilmiah utama yang mendasari pengembangan sikat gigi otomatis berbentuk U ini adalah menghasilkan sikat gigi yang efektif untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus, mudah digunakan, dan optimal dalam menghilangkan sisa makanan dan/atau plak gigi. Hasil pengembangan dari penelitian ini menghasilkan prototipe sikat gigi berbentuk U skala percobaan yang hanya dengan menekan satu tombol dapat membersihkan seluruh permukaan gigi pada rahang atas atau bawah. Sebagai kesimpulan, sikat gigi otomatis berbentuk U ini diharapkan bermanfaat bagi anak-anak dengan keterampilan motorik halus yang rendah, disabilitas intelektual, atau kebutuhan khusus lainnya yang mengalami kesulitan dalam membersihkan gigi dengan benar. Kata kunci: Otomatisasi, Anak, Kebutuhan Khusus, Sikat Gigi, Berbentuk U
DEVELOPMENT OF IOT-BASED MOTORCYCLE ELECTRICAL LEARNING MEDIA Ricki Ananda; Muhammad Amin; Febby Madonna Yuma; Adi Mas Afandi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/cj3tgy87

Abstract

Abstract: The development of Industry 4.0 toward Society 5.0 requires innovation in vocational learning media based on Internet of Things (IoT) for motorcycle electrical systems. This study aims to develop a learning media for real-time monitoring and fault diagnosis. The method used is Design Based Research (DBR) consisting of analysis, design, development, and testing stages. The system integrates an ADC voltage sensor (12.6 V normal; ADC ≈ 859 and 12.1 V weak; ADC ≈ 820), pull-up resistor switch detection (logic 0 = 0 V normal; logic 1 = 5 V fault), ACS712 current sensor (1.5 A lamp ON; ADC ≈ 568 and 0 A fuse fault; ADC ≈ 511), and INA219 charging sensor (14.0 V normal charging; ADCbus ≈ 3500 and 12.4 V not charging; ADCbus ≈ 3100). The results show that all sensors operate stably and accurately in detecting both normal and fault conditions. Integration into a web-based dashboard enables real-time monitoring via computers and smartphones. Therefore, the developed learning media effectively improves students’ understanding, visualization, and analytical skills in IoT-based motorcycle electrical systems. Keywords: ACS712; ADC; Design Based Research; INA219; IoT; Motorcycle Electrical System; Learning Media   Abstrak: Perkembangan Revolusi Industri 4.0 menuju Society 5.0 menuntut inovasi media pembelajaran vokasi berbasis Internet of Things (IoT) pada sistem kelistrikan sepeda motor. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran untuk monitoring dan diagnosis kerusakan kelistrikan secara real-time. Metode yang digunakan adalah Design Based Research (DBR) melalui tahap analisis, perancangan, pengembangan, dan pengujian. Sistem menggunakan sensor ADC (12,6 V normal; ADC ≈ 859 dan 12,1 V lemah; ADC ≈ 820), pull-up resistor (logika 0 = 0 V normal; logika 1 = 5 V kerusakan), ACS712 (1,5 A lampu ON; ADC ≈ 568 dan 0 A saat sekring putus; ADC ≈ 511), serta INA219 (14,0 V charging normal; ADCbus ≈ 3500 dan 12,4 V tidak mengisi; ADCbus ≈ 3100). Hasil pengujian menunjukkan seluruh sensor bekerja stabil, akurat, dan sesuai fungsi dalam mendeteksi kondisi normal maupun fault pada sistem kelistrikan. Integrasi data sensor ke dashboard web memungkinkan pemantauan real-time melalui perangkat komputer dan smartphone. Dengan demikian, media pembelajaran yang dikembangkan efektif meningkatkan pemahaman, visualisasi, dan kemampuan analisis peserta didik pada sistem kelistrikan sepeda motor berbasis IoT.. Kata kunci: ACS712; ADC; Design Based Research; INA219; IoT; Kelistrikan Sepeda Motor; Media  Pembelajaran
ENHANCING SME SALES USING THE TUMPENG LOCATIO BASED MARKETING APP Claudie Tiofanny; Tan Kim Hek; Hambali; Ricki Ananda
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/w47mkw80

Abstract

Abstract: The construction of the Medan–Rampah Toll Road has reduced traffic flow through the Pasar Bengkel area in Serdang Bedagai Regency, causing a significant decline in SME economic activity. The number of active kiosks decreased from 86 units with monthly revenue of Rp576,910,000 before the toll road development to 55 kiosks in 2023 with revenue of Rp135,670,900, and further declined to only 14 kiosks in 2025. This study aims to develop and evaluate the effectiveness of the Tumpeng application based on Location-Based Marketing (LBM) as a strategy to improve SME visibility and sales performance. Using an applied research approach with quantitative mixed methods, the study measured LBM exposure, application installations, transaction conversion, and system performance. Results show that 30,510 of 33,900 vehicles (90%) were exposed to LBM promotions, generating 3,478 valid application installations (±12%) and 316 transactions, with a conversion rate of 1.09% and overall system effectiveness of 85%. The implementation of LBM increased weekly kiosk sales from Rp2,422,695 to between Rp6,320,000 and Rp15,800,000. These findings indicate that the Tumpeng application has strong potential to enhance SME competitiveness, visibility, and revenue through location-based digital marketing, although improvements are still required to increase conversion rates from users to buyers. Keywords: Aplication Tumpung, Location Based Marketing; Digital Marketing; Increased UMKM Sales; UMKM Bengkel Market;   Abstrak: Pembangunan Jalan Tol Medan–Rampah telah mengurangi arus lalu lintas yang melintasi kawasan Pasar Bengkel di Kabupaten Serdang Bedagai, sehingga menyebabkan penurunan signifikan terhadap aktivitas ekonomi UMKM. Jumlah kios aktif menurun dari 86 unit dengan pendapatan bulanan sebesar Rp576.910.000 sebelum pembangunan jalan tol menjadi 55 kios pada tahun 2023 dengan pendapatan sebesar Rp135.670.900, dan kembali menurun hingga hanya tersisa 14 kios pada tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas aplikasi Tumpeng berbasis Location-Based Marketing (LBM) sebagai strategi untuk meningkatkan visibilitas dan kinerja penjualan UMKM. Dengan menggunakan pendekatan penelitian terapan melalui metode campuran kuantitatif, penelitian ini mengukur tingkat paparan LBM, jumlah instalasi aplikasi, konversi transaksi, dan kinerja sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 30.510 dari 33.900 kendaraan (90%) terpapar promosi LBM, yang menghasilkan 3.478 instalasi aplikasi valid (±12%) dan 316 transaksi, dengan tingkat konversi sebesar 1,09% serta efektivitas sistem secara keseluruhan mencapai 85%. Implementasi LBM mampu meningkatkan penjualan kios per minggu dari Rp2.422.695 menjadi antara Rp6.320.000 hingga Rp15.800.000. Temuan ini menunjukkan bahwa aplikasi Tumpeng memiliki potensi yang kuat dalam meningkatkan daya saing, visibilitas, dan pendapatan UMKM melalui pemasaran digital berbasis lokasi, meskipun masih diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan tingkat konversi pengguna menjadi pembeli. Kata kunci: Aplikasi tumpeng; Pemasaran Berbasis Lokasi; Pemasaran Digital; Peningkatan Penjualan UMKM; UMKM Pasar Bengkel