Juli Azmi
Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SMART THEACING WITH AI IN LEARNING DEVELOPMENT Juli Azmi; Zainal Efendi Hasibuan; Annisa Hilda Panjaitan; Rika Andriyani Ritonga
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i1.2050

Abstract

The rapid digital transformation in education has redefined the role of teachers, necessitating the integration of Artificial Intelligence (AI) to enhance pedagogical efficiency. This study aims to analyze the needs of primary school teachers regarding AI, describe the implementation of AI-assisted smart teaching training, and evaluate its impact on teachers' professional competence and the quality of produced instructional tools. Utilizing a descriptive qualitative approach with a field study design, the research was conducted at UPTD SD Negeri 33 Bangai. Data were collected through participatory observation, semi-structured interviews, and document analysis of teaching modules and worksheets. The subjects were selected via purposive sampling, and data were analyzed using the interactive model of reduction, display, and conclusion drawing. The results indicate that AI-assisted smart teaching training effectively shifts teachers from passive technology users to active pedagogical designers. Findings reveal a paradigm shift where teachers perceive AI as "augmenting intelligence" that strengthens rather than replaces their professional role. The instructional tools produced post-training showed significant improvements in systematic alignment and the integration of Higher-Order Thinking Skills (HOTS). Grounded in adult learning and experiential learning theories, this practice-based model fosters greater learning autonomy and reflective practice. This study contributes empirical evidence for the primary education context, suggesting that human-centered and pedagogically-driven AI integration is a vital strategy for teacher professional development in the digital era.
PENGEMBANGAN STRATEGI METACOGNITIVE LEARNING DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK MENGOPTIMALKAN KOMPETENSI SELF REGULATED LEARNING SISWA ABAD 21 DI UPTD. SD NEGERI 33 BANGAI KECAMATAN TORGAMBA KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN Juli Azmi; Erawadi Erawadi; Fauziah Nasution
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis metacognitive learning dalam pembelajaran PAI untuk mengoptimalkan kompetensi Self-Regulated Learning siswa abad 21 di UPTD SD Negeri 33 Bangai. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Tahap analisis dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran, karakteristik peserta didik, serta tuntutan kompetensi abad 21 yang memerlukan penguatan kemampuan berpikir reflektif dan pengaturan diri belajar. Tahap desain menghasilkan rancangan modul yang memuat langkah-langkah planning, monitoring, dan evaluating sesuai prinsip metakognitif. Selanjutnya, tahap pengembangan dilakukan melalui penyusunan produk awal modul, validasi ahli, dan revisi produk. Hasil validasi ahli materi memberikan penilaian 92%, termasuk kedalam kategori sangat valid dan layak untuk digunakan. Ahli bahasa menilai modul memenuhi kaidah bahasa Indonesia yang baik, mudah dipahami, serta sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar dengan persentase 86%, termasuk kedalam kategori sangat valid dan layak untuk digunakan. Sedangkan ahli media menilai modul memiliki kualitas tampilan yang menarik, proporsional, dan komunikatif dengan presentase 90%, termasuk kedalam kategori sangat valid dan layak untuk digunakan. Implementasi dilakukan melalui uji coba modul di UPTD SD Negeri 33 Bangai untuk melihat kepraktisan serta efektivitas produk dalam meningkatkan Self-Regulated Learning siswa. Validasi ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid dan layak digunakan dalam pembelajaran PAI. Hasil implementasi menunjukkan bahwa guru memberikan skor 38 dari 40 dengan rata-rata 4,00, termasuk kategori sangat praktis. Adapun hasil angket siswa menunjukkan peningkatan kemampuan Self-Regulated Learning dengan skor pretest 735 (rata-rata 28) dan posttest 997 (rata-rata 38). Hal ini membuktikan bahwa modul Strategi Metacognitive Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan peserta didik mengatur proses belajarnya.