Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN TATA KELOLA NYERI SENDI PADA TENAGA KESEHATAN DASAR DI KECAMATAN JETIS KABUPATEN MOJOKERTO Kusuma Eko Purwantari; Lucky Prasetiowati; Danti Nur Indiastuti; Mohammad Fathul Qorib
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 06 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri sendi termasuk salah satu keluhan yang sering didapatkan pada lansia. Adanya anggapan yang salah di masyarakat bahwa keluhan nyeri sendi disebabkan oleh kelainan kadar asam urat dan kolesterol. Hal ini juga didukung kurang tepatnya diagnosa yang ditegakkan oleh tenaga kesehatan, selanjutnya berakibat penanganan yang salah. Tenaga kesehatan yang meliputi dokter umum, bidan desa dan perawat merupakan lini terdepan,sebagai tempat pilihan lansia untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan tentang nyeri sendi sehingga terwujud penatalaksanaan yang tepat. Selain itu tenaga kesehatan diharapkan  mampu menjadi jembatan untuk meluruskan pemahaman yang salah di masyarakat. Kegiatan berupa penyuluhan dan pelatihan yang dilanjutkan dengan diskusi. Materi yang disampaikan meliputi anatomi klinik nyeri sendi, pemeriksaan dasar sendi dan tata laksana nyeri sendi baik farmakologi dan non farmakologi. Evaluasi pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode pre test dan post test. Hasil dari pre test dan post test dilakukan uji paired t- test, dengan hasil signifikan apabila p > 0,05. Hasil yang diperoleh, terdapat peningkatan rerata nilai yaitu rerata pre test sebesar 1,15 ± 6,19 dan rerata post test sebesar  72,41 ± 37,87, dengan  nilai p = 0.000, menunjukkan beda signifikan. Hal ini menggambarkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang meliputi gejala, pemeriksaan dasar dan tata laksana nyeri sendi. Pengetahuan mengenai gejala klinis dan pemeriksaan dasar sendi diperlukan untuk menegakkan diagnosa. Diagnosa yang tepat sangat diperlukan agar penderita mendapat penanganan yang tepat.  
Pemberdayaan Fisioterapis dan Mahasiswa dalam Deteksi Dini Pra-Sarkopenia pada Dewasa Muda melalui Metode SARC-Calf di Kota Makassar Mohammad Fathul Qorib; Bambang Purwanto; Rini Tri Yuniarti; Kusuma Eko Purwantari; Sinta Ayu Choiriyah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8874

Abstract

Latar Belakang: Gaya hidup sedenter pada dewasa muda meningkatkan risiko pra-sarkopenia hingga 76,1%. Salah satu wilayah yang termasuk resiko tinggi adalah Makassar. Namun, deteksi dini oleh fisioterapis di Makassar masih terhambat oleh ketergantungan pada alat mahal dan kurangnya penguasaan metode skrining terbaru yang lebih praktis. Tujuan: Meningkatkan kompetensi fisioterapis dan mahasiswa dalam deteksi dini pra-sarkopenia menggunakan metode SARC-F dan lingkar otot betis. Metode: Pengabdian dilakukan melalui dua tahap: (1) Focus Group Discussion (FGD) dan Training of Trainer (ToT) bagi 46 anggota IFI Makassar, serta (2) Pelatihan skrining mandiri bagi mahasiswa profesi fisioterapi Polkesmas. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, dan uji statistik Wilcoxon. Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan pada 69,6% peserta (\(p < 0,001\)), sementara 30,4% lainnya mempertahankan skor pada kategori "Baik". Melalui penugasan lapangan, kegiatan ini menargetkan jangkauan skrining pada 825 responden di Kota Makassar. Kesimpulan: Pemberdayaan fisioterapis melalui metode SARC-Calf merupakan strategi yang efektif, aplikatif, dan cost-effective dalam memitigasi risiko sarkopenia sejak usia produktif.