Irkham Auladi
Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effectiveness of Multimedia-Based Learning Models: Integration of Audiovisual Content and Interactive Games to Improve Understanding of Islamic Religious Education Values in Grade IV of SDN 1 Karangcegak Purbalingga Irkham Auladi; Kholiyah Kholiyah; Adie Setiawan; Alief Budiyono
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 20, No. 4 : Al Qalam (In Progress July 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v20i4.6860

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) for fourth-grade students of SD Negeri 1 Karangcegak Purbalingga. The study used a qualitative descriptive approach with field research and a case study design. The subjects were fourth-grade PAI teachers, while data were collected through learning observations, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was conducted interactively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the use of audiovisual content, such as animated videos and interactive presentations, was effective in increasing students' focus, learning interest, and contextual understanding of abstract PAI material. Meanwhile, the implementation of interactive digital quiz-based games was able to increase active participation, learning motivation, and students' ability to apply PAI values through a fun and reflective learning experience. The integration of the two media created more meaningful, student-centered learning and supported the strengthening of cognitive, affective, and psychomotor aspects. However, the implementation of this learning model still faces obstacles in the form of limited infrastructure and teacher readiness in managing digital media. Thus, it can be concluded that the multimedia-based learning model integrated with audiovisual content and interactive games is effective in improving the understanding of Islamic Religious Education values, with the note that it requires support from infrastructure and improving teacher competency so that its implementation is more optimal and sustainable.
Rekonstruksi Filsafat Pendidikan Humanistik di Era Kecerdasan Buatan: Antara Otonomi dan Automasi Adie Setiawan; Irkham Auladi; Muhamad Slamet Yahya
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi filsafat pendidikan humanistik di era kecerdasan buatan dengan menyoroti ketegangan antara otonomi manusia dan automasi teknologi. Latar belakang penelitian ini adalah meluasnya penerapan AI dalam dunia pendidikan yang berpotensi meningkatkan efektivitas, namun di sisi lain mengancam hilangnya sentuhan kemanusiaan dan berkurangnya peran manusia sebagai pusat pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi filosofis melalui analisis konseptual, hermeneutis, dan kritis terhadap terhadap berbagai sumber bacaan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI dalam pendidikan perlu diarahkan melalui kerangka humanistik yang menempatkan manusia sebagai pusat (human-centered AI), mengedepankan prinsip augmentation over automation, serta memperkuat refleksi etika kritis dan pendekatan dialogis-humanistik. Rekonstruksi ini menjadi solusi atas kesenjangan antara kemajuan teknologi dan nilai kemanusiaan, dengan menegaskan bahwa AI seharusnya berperan sebagai piranti bantu yang memperkaya jalannya pembelajaran, bukan sebagai pengganti interaksi mendidik. Oleh karena itu, pendidikan di era AI tetap dapat mempertahankan kemandirian (otonomi), kehormatan, dan pertumbuhan menyeluruh para peserta didik.