Fitri Annisa
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Filosofis Pengekangan Ekspresi dalam Pembelajaran Seni Anak Usia Dini: Studi Kasus Ganda Fitri Annisa; Joko Pamungkas
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i3.1231

Abstract

Seni memiliki peran penting dalam pendidikan anak usia dini sebagai sarana berekspresi secara emosional dan intelektual. Namun yang masih terjadi justru sebaliknya, anak beraktivitas berdasarkan instruksi pendidik dan rencana pembelajaran yang sudah disusun di awal semester, sehingga menghasilkan karya yang bisa diprediksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ruang ekspresi anak dalam aktivitas seni di dua sekolah PAUD yang menggabungkan dua kurikulum, nasional dan berbasis agama. Metode yang digunakan adalah kualitatif, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara tematik dan filosofis untuk melihat pola praktik ekspresi anak dalam pembelajaran seni. Hasil menunjukkan adanya perbedaan pendekatan di mana sekolah A memberikan anak kebebasan dalam menafsirkan tema, sementara sekolah B memberikan arahan awal namun tetap menyediakan ruang ekspresi. Implikasi penelitian ini mendorong desain kurikulum PAUD menyeimbangkan antara struktur pedagogis dan kebebasan berekspresi anak, guna membentuk pengalaman belajar yang kontekstual, estetis, dan humanistik.   
Survei Pengetahuan dan Kebutuhan Guru Terhadap Penerapan Pembelajaran Literasi Budaya Anak Usia Dini Fitri Annisa; Rina Wulandari; Prayitno Prayitno
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i3.1397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan kebutuhan guru TK terhadap literasi budaya anak usia dini. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survey, data dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap literasi budaya berada pada ketegori tinggi, terutama dalam aspek konseptual dan urgensinya, namun terdapat kesenjangan antara pemahaman dan penerapan di kelas. Guru juga menghadapi kendala dalam kurangnya  pelatihan serta minimnya dukungan dari dinas pendidikan kebudayaan. Di sisi lain, mayoritas guru menunjukkan kebutuhan yang tinggi terhadap media pembelajaran berbasis budaya lokal yang menarik perhatian dan aplikatif, seperti pop-up book dan media digital berbasis budaya. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa pengetahuan konseptual guru belum sepenuhnya terinternalisasi dalam praktik pembelajaran karena terbatasnya pelatihan kontekstual dan dukungan kelembagaan. Oleh karena itu, penguatan literasi budaya anak usia dini perlu diupayakan melalui pengembangan strategi, kebijakan, dan media yang berbasis nilai budaya lokal agar dapat menumbuhkan identitas budaya dan karakter anak sejak dini.