Tri Yuniningsih
S1 Administrasi Publik K. Rembang

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

AKUNTABILITAS KINERJA PELAYANAN PUBLIK DALAM PEMBUATAN E-KTP PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN REMBANG Moch. Luthfil Chakim; Herbasuki Nurcahyanto; Tri Yuniningsih
Journal of Management and Public Policy Vol 13, No 3: Juli 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.44277

Abstract

Akuntabilitas Kinerja dalam pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Rembang dinilai belum akuntable. Salah satu penyebab utamanya banyaknya keluhan masyarakat terhadap kinerja pelayanan aparat dalam memberikan pelayanan E-KTP. Rencana Strategis Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Rembang Tahun 2021–2026 memuat sejumlah permasalahan Diantaranya adalah belum memadainya sarana dan prasarana dalam mendukung pelayanan administrasi kependudukan guna menyelenggarakan pelayanan administrasi kependudukan secara tepat waktu dan akurat. jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. lokasi penelitian ini di kabupaten rembang dan situs penelitian ini adalah dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten rembang. pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. hasil penelitian ini menunjukan bahwa akuntabilitas kinerja pelayanan publik pada Dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten Rembang sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. namun pada pelaksanaan nya masih ditemukan nya beberapa indikator yang belum berjalan sesuai dengan prosedur yang ada salah satu nya dalam hal kesadaran pegawai yang masih ditemukan nya perilaku yang kurang responsif yang membuat masyarakat menilai buruk, selain itu ada nya faktor penghambat seperti sarana dan prasarana dalam hal jaringan belum memadai, rendahnya partisipasi dan kesadaran masyarakat dan kurangnya kesadaran pegawai dalam memberikan pelayanan. saran dalam penelitian ini yang pertama dengan menyediakan alternatif jaringan internet, yang kedua dengan memberikan surat sanksi kepada pegawai yang melanggar SOP, dan yang ketiga meningkatkan kesadaran masyarakat dengan melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat mulai dalam lingkup terkecil yaitu kelurahan/desa.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENGEMBANGAN PEMASARAN PARIWISATA DI MANDALIKA NUSA TENGGARA BARAT Sevia Tri Rahayu; Ari Subowo; Tri Yuniningsih
Journal of Management and Public Policy Vol 13, No 3: Juli 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.44481

Abstract

Penelitian ini menganalisis Implementasi Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata di Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini dilandasi dengan belum terangkatnya Destinasi Super Prioritas di Mandalika, Key Strategy yang dibuat Kemenparekraf belum semuanya berjalan baik, Daya tarik wisata masih sangat kurang, kurangnya kepekaan masyarakat Indonesia terhadap pariwisata di Mandalika Nusa Tenggara Barat. Tujuan penelitian ini memiliki dua aspek utama bagaimana implementasinya dan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pengembangan pemasaran pariwisata di Mandalika telah berjalan dengan sesuai rencana strategis meskipun masih ada beberapa area yang memerlukan perbaikan. Saran untuk perbaikan permasalahan yang dihadapi kelompok sasaran yang belum baik, kemampuan penerima manfaat untuk mengelola keluaran program serta ketersediaan sumber anggaran dalam pelaksanaan program yaitu dengan peningkatan pelatihan dan pendampingan bagi penerima manfaat, peningkatan kerja sama antar pemangku kepentingan, dan peningkatan pemanfaatan teknologi informasi dalam pemasaran pariwisata
EFEKTIVITAS INOVASI PELAYANAN PUBLIK BERBASIS E-GOVERNMENT MELALUI APLIKASI “REMBANG GEMILANG MOBILE” DI KABUPATEN REMBANG Septika Ayu Desintawati; Ari Subowo; Tri Yuniningsih
Journal of Management and Public Policy Vol 13, No 3: Juli 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.44173

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya penggunaan IT berbasis internet oleh masyarakat luas mendorong penyelenggara pemerintahan baik ditingkat pusat maupun daerah untuk memanfaatkan teknologi dalam pemberian layanan publik agar lebih efisien. Penggunaan teknologi yang semakin banyak dalam memenuhi kebutuhan pelayanan untuk masyarakat maka semakin banyak pula inovasi pelayanan publik yang diciptakan. Oleh karena itu, dibuatlah suatu Inovasi Pelayanan Publik dengan memanfaatkan IT dalam bentuk Aplikasi yaitu Rembang Gemilang Mobile oleh Dinkominfo Kab. Rembang sebagai bentuk peningkatan pelayanan publik. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis efektivitas inovasi pelayanan publik berbasis e-Government melalui aplikasi “Rembang Gemilang Mobile” di Kabupaten Rembang dan faktor penghambat serta pendorong yang mempengaruhi. Peneliti ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 informan yang terdiri dari 5 informan OPD dan 5 informan masyarakat yang pernah atau saat ini merupakan pengguna Aplikasi “Rembang Gemilang Mobile”. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah indepth interview menggunakan pedoman wawancara. Analisis data dalam penelitian ini melibatkan langkah-langkah seperti memilih data, menampilkan data dengan jelas, membuat kesimpulan serta memastikannya. Semua langkah ini dilakukan dengan teliti, mendalam, dan mudah dimengerti. Hasil penelitian menggambarkan bahwa efektivitas inovasi pelayanan publik berbasis e-Government melalui Aplikasi “Rembang Gemilang Mobile” dapat dikatakan belum efektif dari indikator kualitas sistem, pencapaian tujuan, kepuasan terhadap program, dan sosialisasi program dikarenakan terdapat faktor-faktor yang menghambat efektivitas tersebut diantaranya sarana prasarana, kompetensi SDM, keahlian, teknologi informasi, dan kerjasama/dukungan OPD.
ANALISIS AKSESIBILITAS PELAYANAN TRANSPORTASI PUBLIK COMMUTER LINE BAGI PENYANDANG DISABILITAS DI STASIUN MANGGARAI JAKARTA SELATAN Jesia Charel Jovansa; Herbasuki Nurcahyanto; Tri Yuniningsih
Journal of Management and Public Policy Vol 13, No 3: Juli 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.44875

Abstract

Penelitian ini Menganalisis Aksesibilitas Pelayanan Transportasi Publik Commuter Line Bagi Penyandang Disabilitas di Stasiun Manggarai Jakarta Selatan. Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya tingkat animo masyarakat dalam menggunakan KRL Commuter Line yang tidak sebanding dengan kapasitas stasiun Manggarai sehingga menyusahkan bagi para disabilitas yang sering memilih KRL dalam berpergian. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis aksesibilitas dan faktor pendukung terhadap pelayanan transportasi publik commuter line bagi penyandang disabilitas di stasiun Manggarai Jakarta Selatan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aksesibilitas pelayanan transportasi publik commuter line bagi penyandang disabilitas di stasiun Manggarai Jakarta Selatan dikatakan belum optimal Hal ini dinyatakan dengan 3 dari 4 dimensi yang belum optimal yaitu kemudahan, kegunaan, dan kemandirian. Untuk dimensi yang sudah optimal yaitu keselamatan. Hal berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Jhon Black (dalam Endang Sri Wahyuni, 2016) menyatakan terdapat 4 indikator aksesibilitas yaitu kemudahan, kegunaan, keselamatan, dan kemandirian
PENGARUH PRESTASI KERJA PEGAWAI DAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI TERHADAP PROMOSI JABATAN PADA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN REMBANG Yoga Rahmat Kurniawan; Sri Suwitri; Tri Yuniningsih
Journal of Management and Public Policy Vol 13, No 3: Juli 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.45135

Abstract

Penelitian ini dilatabelakangi oleh pelaksanaan promosi jabatan pada lingkup Pemerintahan Kabupaten Rembang belakangan ini yang mungkin belim dilaksanakan didasarkan profesionalnya serta syarat objektifitas suatu jabatan yang mana terdapat beberapa jabatan yang diberikan tidak sesuai dengan kapasitas pegawai, dari segi prestasi dan kedisipinan. Penelitian ini dilaksanakan guna menjelaskan, menguji, dan menganalisis seberapa jauh pengaruh prestasi kerja pegawai dan disiplin kerja pegawai terhadap promosi jabatan di Dinbudpar Kabupaten Rembang. Penelitian ini menggunakan teknik probabilitas dengan metode random sampling serta instrumen pengambilan data mengimplementasikan angket.yang ditujukan kepada pegawai ASN di Dinbudpar Kabupaten Rembang dan dianalisis menggunakan aplikasi IBM SPSS Versi 25 Yaitu dengan pengolahan analisis deskriptif, uji Penelitian ini menggunakan uji validitas dan reliabilitas, uji korelasi spearman, analisis regresi linear berganda, dan analisis deskriptif tabel tunggal. Sampel berjumlah 26 orang pegawai Dinbudpar Kabupaten Rembang yang ikut serta dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya dampak positif yang signifikan baik prestasi kerja maupun disiplin kerja dengan kekuatan korelasi sedang, baik secara mandiri maupun kolektif, terhadap promosi jabatan di Dinbudpar Kabupaten Rembang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sebuah gambaran promosi jabatan yang telah dilaksanakan di Dinbudpar Kabupaten Rembang bahwa instansi tersebut telah melaksanakan promosi jabatan pegawai sesuai dengan tingkat prestasi kerja pegawai yang dianggap mampu menempati suatu jabatan dan hanya pegawai yang memiliki tingkat kedisiplinan tinggi yang akan mendapatkan promosi
STRATEGI PENGEMBANGAN TAMAN REKREASI PANTAI (TRP) KARTINI GUNA MELESTARIKAN WISATA LOKAL PADA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN REMBANG Natasya Dava Caroline Ginting; Ari Subowo; Tri Yuniningsih
Journal of Management and Public Policy Vol 13, No 3: Juli 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.44490

Abstract

Taman Rekreasi Pantai (TRP) Kartini Rembang merupakan kawasan wisata pantai unggulan Kabupaten Rembang yang secara resmi dioperasikan sebagai objek wisata yang terletak di Kabupaten Rembang. Akan tetapi dalam perkembangannya, Taman Rekreasi Pantai (TRP) Kartini Rembang memiliki beberapa masalah seperti sarana dan prasarana yang sudah tidak layak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal dan merumuskan strategi untuk upaya pengembangan Taman Rekreasi Pantai (TRP) Kartini Rembang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif preskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Pada penelitian ini menggunakan teori perencanaan startegis yang dikemukakan oleh John. M. Bryson dengan teknik analisis SWOT dan uji litmus guna merumuskan strategi. Hasil penelitian dari analisis SWOT ditemukan terdapat 13 isu strategis pengembangan dengan telah dilakukan uji litmus diperoleh 8 isu dengan sifat strategis yang dapat diterapkan dalam pengembangan. Saran dari penelitian adanya memperbaiki dan meningkatkan perawatan sarana dan prasarana; meningkatkan kerjasama dengan stakeholder; meningkatkan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia; meningkatkan kerjasama dengan UMKM lokal; serta meningkatkan promosi melalui berbagai media.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA BEKASI Ghaisal Ramadhan; Herbasuki Nurcahyanto; Tri Yuniningsih
Journal of Management and Public Policy Vol 13, No 3: Juli 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.44573

Abstract

Pada era modern dengan pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi yang pesat menghasilkan peningkatan signifikan dalam produksi sampah dan degradasi lingkungan. Pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan menjadi aspek penting dalam pembangunan berkelanjutan. Kota Bekasi, dengan 2.496.198 jiwa dan timbulan sampah 637,778.59-ton pada tahun 2023, menghadapi permasalahan sampah yang membutuhkan kesesuaian dengan kebijakan pengelolaan sampah yang ada. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi kebijakan pengelolaan sampah pada Kota Bekasi beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teori implementasi kebijakan publik milik Edward III. Hasil penelitian memaparkan implementasi kebijakan belum berjalan optimal pada saat dilaksanakan. Adapun hal ini dikarenakan fenomena pada pengurangan dan penanganan sampah yang belum maksimal secara keseluruhan, meskipun beberapa sudah berjalan dengan baik. Faktor yang menjadi pendukung dalam implementasi kebijakan pengelolaan sampah ini adalah disposisi dan struktur birokrasi yang sudah dapat berjalan dengan baik, adapun faktor penghambat dalam implementasi kebijakan pengelolaan sampah terletak pada fenomana komunikasi dan sumber daya yang masih terdapat gejala yang belum optimal dalam pelaksanaanya. Dengan adanya hambatan tersebut peneliti merumuskan saran kepada seluruh pihak yang terkait dalam kebijakan pengelolaan sampah di Kota Bekasi, yaitu melakukan sosialisasi secara lebih masif kepada masyarakat, meningkatkan mutu dan kuantitas fasilitas pendukung dalam pengelolaan sampah, mengembangkan pengolahan sampah yang lebih modern, membangun TPST, melakukan diskusi publik, melakukan komunikasi yang berkelanjutan dengan masyrakat, dan melakukan edukasi dalam untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang memiliki keterkaitan dalam implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kota Bekasi.
EVALUSI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA TANGERANG SELATAN Norisa Salsabila; Herbasuki Nurcahyanto; Tri Yuniningsih
Journal of Management and Public Policy Vol 13, No 3: Juli 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.44606

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Evaluasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini dilatar belakangi oleh TPA Cipeucang yang mengalami masalah kapasitas yang terbatas dan sudah overload akibat peningkatan volume sampah yang tidak tertampung dan pencemaran air tanah dan udara akibat penimbunan sampah yang tidak terkendali. Dampak negatif ini dapat merusak kualitas air tanah dan menyebabkan polusi udara, mengancam kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar. Tujuan penelitian ini adalah melakukan evaluasi kebijakan pengelolaan sampah di kota Tangerang Selatan dan menganalisis faktor pendukung terhadap pengelolaan sampah di kota Tangerang Selatan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Informan yang diwawancarai adalah Kepala DLH kota Tangerang Selatan,Kepala TPA Cipeucang, Pengelola sampah di TPA Cipeucang dan masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi kebijakan pengelolaan sampah di kota Tangerang Selatan dapat dikatakan sudah baik. Hal ini ditunjukkan dengan keberhasilan 4 dari 6 dimensi yang ada berdasarkan teori yang disampaikan oleh (Dunn, 2003) tentang Evaluasi Kebijakan dengan 6 fenomena yaitu yang sudah berjalan dengan baik adalah kecukupan, perataan, responsivitas dan ketepatan, yang belum berjalan dengan baik efektivitas dan efesiensi.