Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN REMAJA DALAM KESADARAN BEROLAHRAGA DI MASYARAKAT Muhammad Fadli; Andi W Fajriansyah Al-Ghifari; Muhammad Rizky Alfarizi; Sitti Fatimah Azzahra; Wildayati
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 02 (2026): MARET 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran berolahraga di masyarakat Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, terutama di era digital yang cenderung mendorong gaya hidup sedentari. Remaja sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran berolahraga di lingkungan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan peran remaja sebagai agen perubahan dalam membudayakan aktivitas olahraga di komunitas lokal. Metode pelaksanaan meliputi pendampingan, pelatihan kepemimpinan olahraga, serta pembentukan komunitas olahraga berbasis remaja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa remaja yang diberdayakan mampu menjadi penggerak utama dalam menginisiasi program olahraga rutin, mengajak peer group dan keluarga untuk berolahraga, serta menciptakan lingkungan yang suportif terhadap aktivitas fisik. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga meningkat sebesar 45% setelah adanya intervensi melalui remaja. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah remaja memiliki potensi besar sebagai katalisator perubahan perilaku kesehatan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi berolahraga. Diperlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak untuk mempertahankan dan mengembangkan peran remaja dalam ekosistem olahraga masyarakat.
Efektivitas Kinesio Taping Terhadap Penurunan Nyeri Bahu Pada Atlet Voli Sitti Fatimah Azzahra, M; Wildayati; Mohammad Fandi Kurnia
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v6i1.179

Abstract

Nyeri bahu merupakan cedera muskuloskeletal yang paling sering dialami oleh atlet bola voli akibat gerakan repetitif overhead yang dilakukan dalam volume tinggi selama latihan maupun pertandingan. Kinesio Taping merupakan metode intervensi non-invasif yang banyak digunakan dalam dunia olahraga untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan fungsi sendi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Kinesio Taping terhadap penurunan nyeri bahu pada atlet voli. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain pre-test post-test with control group. Sebanyak 30 atlet bola voli yang mengalami nyeri bahu dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok: kelompok intervensi (n=15) yang mendapat perlakuan Kinesio Taping dan kelompok kontrol (n=15) yang mendapat terapi konvensional selama empat minggu. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol (p=0,001), dengan rerata penurunan nyeri kelompok intervensi sebesar 3,64 poin dibandingkan 1,63 poin pada kelompok kontrol. Dapat disimpulkan bahwa Kinesio Taping lebih efektif dalam menurunkan nyeri bahu pada atlet voli dibandingkan terapi konvensional. Kinesio Taping dapat direkomendasikan sebagai terapi adjuvan dalam penanganan nyeri bahu pada atlet bola voli.
Pengaruh Latihan Keseimbangan Terhadap Risiko Jatuh Pada Mahasiswa Olahraga Wildayati; Sitti Fatimah Azzahra M; Mohammad Fandi Kurnia
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v6i1.181

Abstract

Balance is a crucial component of physical fitness in determining the risk of falls. This study aims to determine the effect of balance training on the risk of falls in sports students at Makassar State University. The research design used was an experiment with a pre-test and post-test one group design. The study sample consisted of 30 students selected through purposive sampling technique with predetermined inclusion criteria. The instrument for measuring fall risk used the Timed Up and Go Test (TUG Test), while static balance was measured using the Single Leg Stance Test (SLST). The balance training program was given for eight weeks at a frequency of three times per week, including progressive proprioceptive training on various surfaces, core stabilization training, and dynamic balance training. Data analysis used a paired sample t-test with a significance level of alpha = 0.05. The results showed a significant effect of balance training on reducing the risk of falls (p = 0.000 < 0.05), with the mean TUG Test time decreasing from 11.43 seconds to 8.67 seconds and the mean SLST increasing from 18.24 seconds to 26.87 seconds. It was concluded that a structured and progressive balance training program significantly reduced the risk of falls and improved the balance abilities of sports students at Makassar State University.