Ivandra Solihin
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN DAYA BERPIKIR KRITIS MAHASISWA MELALUI SESI TALKSHOW DALAM RUANG DISKUSI ZADANKAI Ivandra Solihin; Frichicilia Grace Stahlumb; Bilqis Oktaviani Putri; Sarah Novianti; Teddy Chrisprimanata Putra
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i1.683

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diselenggarakan untuk melatih kemampuan berpendapat dan berpikir kritis mahasiswa terhadap isu terkini dengan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika ekonomi dan kebijakan luar negeri Jepang serta implikasinya terhadap hubungan Jepang dan Indonesia. Melalui kegiatan Zadankai yang bertajuk “Taruhan Ketidakpastian: Ekonomi Jepang Era Takaichi”, kegiatan yang dilaksanakan di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta. Kegiatan ini disajikan dalam bentuk talkshow dengan pendekatan edukatif dan interaktif. Selain sesi talkshow bersama narasumber, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab dan diskusi kepada peserta sebagai wadah untuk menganalisis dinamika ekonomi dan kebijakan publik era Takaichi terhadap stabilitas regional dan ketahanan ekonomi Jepang dan implikasinya pada Indonesia; serta melatih critical thinking dengan diskusi kritis dan pertukaran gagasan yang konstruktif. Melalui kegiatan Zadankai, mahasiswa sebagai peserta kegiatan tidak hanya memiliki wawasan baru mengenai perkembangan geopolitik di kawasan Indo-Pasifik, tetapi juga memperkuat kemampuan menyampaikan pendapat dalam ruang diskusi dan critical thinking mereka terhadap isu yang sedang terjadi. Tentunya ini dapat menjadi bekal mahasiswa saat terjun dalam dunia profesional ketika mereka dihadapi sebuah fenomena ataupun masalah yang baru ditemui.
REPRODUKSI KEKUASAAN DAN KONVERSI MODAL DI TEMPAT KERJA: DAMPAK TRANSISI PERFORMANCE-BASED PAY DI JEPANG Frichicilia Grace Stahlumb; Ivandra Solihin; Teddy Chrisprimanata Putra
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 7 (2026): 2026 Juli
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i7.1041

Abstract

The transition of the wage system in Japan from seniority-based pay to performance-based pay following the Japanese Economic Bubble is conventionally framed within the discourse of managerial efficiency and economic recovery. However, this research aims to critically deconstruct this phenomenon as a mechanism of power reproduction and institutional discipline within the corporate arena. By employing a Systematic Literature Review (SLR) methodology integrated with a political sociology perspective, this study conducts a structural-thematic analysis of policy documents and labor survey reports. The findings reveal that the dismantling of traditional employment pillars functions as an instrument for the capitalist class to transfer the risks of economic volatility directly onto the working class. This transition forcibly disrupts the workers' cultural habitus, compelling them to execute a radical capital conversion from social capital (institutional loyalty) to short-term productivity capital to preserve their economic bargaining power. Furthermore, managerial hegemony, manifested through ambiguous evaluation criteria and high appraiser subjectivity, evidences a profound power asymmetry that erodes trust and communal cohesion in the workplace. This study concludes that the legitimacy of performance-based pay cannot rely solely on hegemonic imposition; instead, it demands class compromise and negotiation. Corporations must facilitate transparency and avenues for workers' self-actualization to transfigure exploitative practices into an equitable consensus.