Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) bagi Ibu-Ibu Pengajian di Masjid Fastabiqul Khoirot, Desa Sri Pantun, Kecamatan Kongbeng Binti Fatimatul Khoiriyah; Diva Dhiyaul Auliyah; Zhaniesa Syarfa Taqwa; Abdul Kadir; Anggra Prima
MAYARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : Yayasan Miftahul Ulum Sangatta Kutai Timur (KEP. MENKUMHAM RI No. AHU-0014779.AH.01.04.Tahun 2018) bekerjasama dengan Jurusan Tarbiyah STAI Sangatta Kab. Kutai Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71382/mayara.jurn.peng.masy..v4i1.342

Abstract

This Community Service (PkM) activity was carried out in order to improve the ability to read and write the Qur'an (BTQ) for women attending religious classes at the Fastabiqul Khoirot Mosque. This activity was motivated by the fact that there are still women who are not fluent in reading the Qur'an, both in terms of recognizing Hijaiyah letters and pronouncing them correctly according to Makharijul. The methods used in this activity were short lectures and direct practice in reading the Qur'an. The results showed that 72% of participants experienced improvement in recognizing and pronouncing basic hijaiyah letters after the activity. This activity is expected to provide sustainable benefits for participants and encourage a lifelong passion for learning the Qur'an.
Strategi Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Melalui Pelatihan Binti Fatimatul Khoiriyah; Eko Nursalim
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pelatihan yang efektif dalam meningkatkan kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan kontribusinya terhadap kualitas pendidikan. Menggunakan metode kualitatif dengan studi pustaka, hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan guru PAI, dimulai dengan analisis kebutuhan, perancangan yang relevan, dan evaluasi berkelanjutan, dapat meningkatkan kompetensi mereka. Faktor internal, seperti motivasi dan alokasi waktu, serta faktor eksternal, seperti kebijakan sekolah dan pendanaan, mempengaruhi keberhasilan pelatihan. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan kebijakan sekolah dan partisipasi aktif guru untuk mencapai profesionalisme guru PAI yang optimal.
Peran Keterampilan Menjelaskan Dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Siswa Binti Fatimatul Khoiriyah; Apriliany Putri; Faelasup
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas pentingnya keterampilan menjelaskan dalam pembelajaran pendidikan agama sebagai faktor krusial dalam meningkatkan pemahaman keagamaan siswa. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, penelitian ini mengkaji bagaimana guru yang mampu menjelaskan secara efektif dapat menyederhanakan konsep-konsep agama yang abstrak, mengaitkan materi dengan kehidupan nyata siswa, serta menyentuh aspek afektif dan spiritual mereka. Teori konstruktivisme dan humanistik menjadi landasan teori utama yang menunjukkan bahwa proses pembelajaran agama tidak hanya meliputi transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan kesadaran, karakter, dan spiritualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menjelaskan yang baik dapat meningkatkan motivasi belajar, literasi agama, berpikir reflektif, dan internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan siswa. Namun, tantangan dalam implementasinya seperti keterbatasan waktu, literasi digital guru, dan keberagaman latar belakang siswa menuntut pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan. Studi ini merekomendasikan peningkatan kapasitas pedagogis guru, pengembangan materi yang komunikatif, dan pengintegrasian teknologi pembelajaran sebagai strategi utama untuk memperkuat peran keterampilan menjelaskan dalam pembelajaran agama yang transformatif.