Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DETEKSI DINI BAHASA BICARA DAN KEMAMPUAN DASAR PADA ANAK PRA SEKOLAH DI KECAMATAN NANGGALO Rahmi Khalida; Ulfy Marsyah; Okta Bima Hasanah
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 5 No 2 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/bcs7y873

Abstract

Latar Belakang : Deteksi dini kemampuan bahasa bicara dan dasar pada anak prasekolah krusial untuk mencegah dampak jangka panjang pada kognitif dan sosial. Deteksi dini yang dilakukan berhubungan dengan kemampuan bahasa reseptif dan bahasa ekspresif anak serta kemampuan dasar anak usia prasekolah. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan subjek memiliki masalah kurangnya pengetahuan orangtua dalam melakukan pemantauan perkembangan anak sehingga terlambat memberikan intervensi dini yang seharusnya dapat mencagah gangguan menjadi permanen. Melalui kegiatan deteksi dini akan ditemukan kondisi kemampuan anak prasekolah dan dilanjutkan mengkonsultasikan kondisi anak kepada orangtua. Metode : Metode pelaksanaan yaitu dengan melakukan deteksi dini kepada anak usia prasekolah di taman-taman kanak wilayah kerja Kecamatan Nanggalo dan konsultasi orangtua tentang kondisi perkembangan anak. Sasaran pada kegiatan pengabdian ini adalah anak usia prasekolah dan orang tua di Kecamatan Nanggalo. Hasil : Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 27 Mei sampai 7 Juni 2024 di Taman Kanak-kanak wilayah kerja kecamatan Nanggalo. Peserta dalam kegiatan pengabdian ini 10 anak, 10 orang tua anak. Didapatkan hasil 20% anak mengalami keterlambatan dalam perkembangan bahasa ekspresif  serta kemampuan dasar prasekolahnya. Kegiatan dilanjutkan dengan mengkonsultasikan kondisi anak ke orangtua dan menyarakan program intervensi yang bisa dilakukan oleh orangtua untuk menstimulasi perkembangan anak.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN UMUR DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 1 SURANTIH Yani Maidelwita; Rini Rahmayanti; Sri Suciana; Fitria Alisa; Okta Bima Hasanah
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/y2cznn94

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan berpotensi dipengaruhi oleh status gizi serta umur. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan status gizi dan umur dengan kejadian anemia pada remaja putri. Penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional) dilaksanakan pada Desember 2025 di SMAN 1 Surantih. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri di SMAN 1 Surantih. Sampel sebanyak 50 remaja putri dipilih dengan teknik accidental sampling (siswi yang hadir dan bersedia mengikuti pemeriksaan pada saat kegiatan). Kejadian anemia ditentukan melalui pemeriksaan hemoglobin dengan ambang Hb <12,0 g/dL (World Health Organization, 2011). Status gizi dinilai menggunakan indeks massa tubuh (IMT = BB/TB²) dan dikategorikan menjadi IMT normal dan IMT tidak normal. Analisis menggunakan uji chi-square dan Fisher’s exact (?=0,05) serta disajikan odds ratio (OR) dan 95% confidence interval (95% CI). Kejadian anemia lebih tinggi pada remaja putri dengan status gizi tidak normal (51,7%) dibanding status gizi normal (4,8%) dan berhubungan bermakna (p<0,001; OR=21,43; 95% CI: 2,54–181,70). Berdasarkan umur, kejadian anemia pada kelompok 18–19 tahun (66,7%) lebih tinggi dibanding 16–17 tahun (6,9%) dan berhubungan bermakna (p<0,001; OR=0,04; 95% CI: 0,007–0,203). Disarankan skrining Hb berbasis sekolah serta penguatan edukasi gizi dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri.