Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

LAYANAN KONSULTASI PERMASALAHAN BELAJAR PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI ACARA CAR FREE DAY KOTA PADANG Imanniyah, Anggawati; Elda Despalantri; Ulfy Marsyah; Effran Zudeta; Annisa
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol. 4 No. 2 (2024): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jam.v4i2.556

Abstract

Permasalahan belajar yang terjadi pada anak-anak usia sekolah merupakan permasalahan yang sering dikhawatirkan oleh orang tua, kekhawatiran orangtua terhadap minat belajar anak yang semakin turun, layanan konsultasi menjadi salah satu solusi dalam memberikan pendampingan dan intervensi yang tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan layanan konsultasi bagi orang tua dalam mengidentifikasi serta menangani kesulitan belajar anak.
PEMBERDAYAAN ORANGTUA MELALUI EDUKASI DALAM MENGATASI PERMASALAHAN KETERLAMBATAN BICARA PADA ANAK USIA DINI Imanniyah, Anggawati; Elda Despalantri; Ulfy Marsyah; Effran Zudeta; Annisa
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jam.v5i1.627

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan sesuai kelompok usia yang dilalui oleh anak. Keterlambatan berbicara merupakan masalah yang sering terjadi pada anak-anak usia 2-5 tahun. Edukasi terhadap orangtua merupakan salah satu cara yang baik untuk menalaah dalam mengatasi permasalahan yang terjadi pada anak apabila perkembangan komunikasinya tidak sesuai dengan perkembangan pada umumnya. Sehingga dapat memperbaiki masalah-masalah perkembangan yang ada dan mengantisipasi secara preventif. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari 4 (empat) tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi dalam memberikan layanan konsultasi bagi orangtua di PAUD Al Fathan Kecamatan Nanggalo Kota Padang terkait permasalahan yang terjadi pada anak dan pemberian pemberdayaan orangtua melalui edukasi dalam mengatasi keterlambatan berbicara pada anak usia dini. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan pemberdayaan melalui edukasi memberikan dampak positif untuk orangtua agar lebih memahami permasalahan keterlambatan bicara pada anak dan mampu menerapkan strategi pendekatan yaitu penedekatan humanistik (yang dilakukan oleh orangtua kea nak. Pemberdayaan melalui edukasi juga meningkatkan pemahaman dan keterampilan orang tua dalam mengatasi keterlambatan berbicara anak usia dini. Ke depannya, layanan ini diharapkan dapat diperluas dengan pendampingan jangka panjang guna memastikan efektivitas intervensi yang diberikan.
PENGARUH HIPNOTERAPI TERHADAP KECEMASAN IBU HAMIL DALAM MENGHADAPI PERSALINAN PASCA BENCANA DI KLINIK NETTY Zulfita; Ulfy Marsyah; Wildayani, Desi; Tsamarah Kurniadi; Yola Indrika Sari; Rahmi Azzuhri Wirmaneva; Giva Aulia
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v8i1.568

Abstract

Bencana alam merupakan peristiwa yang berdampak pada ibu hamil karena secara fisik dan mental mengalami kejadian traumatis dan mengerikan akibat bencana dapat mengakibatkan stress dan trauma mendalam. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah hipnoterapi. Hipnoterapi merupakan sebuah pendekatan yang kerap digunakan untuk mengatasi kecemasan. Strategi yang digunakan berupa kombinasi rileksasi fisik dan merestruksturisasi kognitif untuk mengatasi kecemasan. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan, metode hipnoterapi ini belum pernah dilakukan untuk mengatasi kecemasan pada ibu hamil khusus nya di Klinik Netty. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hipnoterapi terhadap kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan pascabencana. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Sampel terdiri dari 22 orang ibu hamil yang terbagi dalam dua kelompok, yaitu 11 orang kelompok eksperimen dan 11 orang kelompok kontrol. Hipnoterapi diberikan hanya kepada kelompok eksperimen. Hasil uji Paired Sample T-Test pada kelompok eksperimen menunjukkan nilai t sebesar 5,81 dan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,00 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada tingkat kecemasan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan hipnoterapi. Sementara itu, pada kelompok kontrol diperoleh nilai t sebesar -6,07 dan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,00, yang juga menunjukkan hasil signifikan. Namun demikian, perbedaan yang terjadi bersifat negatif, yang mengindikasikan bahwa tanpa intervensi, tingkat kecemasan justru cenderung meningkat atau tidak membaik. Maka dari itu hipnoterapi efektif dalam menurunkan kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan pascabencana. Hipnoterapi dapat menjadi salah satu intervensi non-farmakologis yang direkomendasikan dalam pelayanan kesehatan maternal, khususnya di wilayah terdampak bencana
STUNTING DAN RISIKO ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS: URGENSI PSIKOEDUKASI BAGI ORANG TUA Ulfy Marsyah; Effran Zudeta; Annisa; Mitayani; Anggawati Imanniyah; Elda Despalantri
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 5 No 2 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/rkdcwx54

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat serius di Indonesia yang tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berdampak jangka panjang pada perkembangan otak dan meningkatkan risiko disabilitas. Kekurangan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan dapat mengganggu proses mielinisasi dan pembentukan struktur otak yang berperan dalam fungsi kognitif dan perilaku. Namun, pemahaman orang tua tentang keterkaitan stunting dengan gangguan neurodevelopment masih terbatas. Kesenjangan pengetahuan ini berpotensi melemahkan upaya pencegahan dan menyebabkan keterlambatan deteksi dini gangguan perkembangan. Tujuan kegiatan menekankan pentingnya program psikoedukasi terstruktur bagi orang tua untuk meningkatkan pemahaman holistik serta memperkuat peran keluarga dalam pencegahan stunting dan optimalisasi tumbuh kembang anak Metode Pengabdian terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Kanagarian Lareh Sago Halaban 25 Februari 2025 dengan sasaran 30 peserta ibu yang memiliki balita dan anak usia sekolah. Pelaksanaan dilakukan melalui ceramah interaktif berbantuan media visual dalam dua sesi, yaitu sosialisasi hubungan stunting dengan risiko Anak Berkebutuhan Khusus dan strategi optimalisasi perkembangan anak serta manajemen sikap orang tua. Metode diskusi dan tanya jawab digunakan untuk memperdalam pemahaman peserta, didukung dengan pemberian mini book psikoedukasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, ditandai kenaikan rerata nilai dari 40 pada pre-test menjadi 83,33 pada post-test.
Pelatihan Pengembangan Aplikasi Digital sebagai Upaya Meningkatkan Kompetensi Teknologi Asistif bagi Guru Sekolah Luar Biasa Annisa; effran zudeta; Ulfy Marsyah; Anggawati Imanniyah; Elda Despalanstri; Mitayani; Yani Maidelwita; Rini Rahmayanti
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 5 No 2 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/r9agn086

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan teknologi digital saat ini menuntut guru, termasuk guru Sekolah Luar Biasa (SLB), untuk memiliki kemampuan literasi dan kompetensi digital yang mumpuni agar mampu menciptakan pembelajaran yang adaptif bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Namun, kenyataannya masih banyak guru SLB yang mengalami kesulitan dalam memanfaatkan teknologi asistif secara optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan media berbasis digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru SLB melalui pelatihan pengembangan aplikasi teknologi asistif sederhana yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran interaktif. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan meliputi empat tahapan, yaitu: (1) analisis kebutuhan guru terhadap teknologi asistif digital, (2) pelaksanaan pelatihan berbasis praktik dengan pendekatan learning by doing, (3) pendampingan pengembangan prototipe aplikasi pembelajaran sederhana berbasis Android, dan (4) evaluasi peningkatan kompetensi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan ini diikuti oleh guru dan kepala sekolah SLB se-Kota Padang, dengan hasil menunjukkan adanya peningkatan pada pemahaman dan keterampilan digital peserta melalui uji pre-test dan post-test. Hasil: Hasil post-test menunjukkan peningkatan dibandingkan hasil pre-test. Selain itu, peserta memiliki pengetahuan baru media pembelajaran menggunakan teknologi asistif berupa aplikasi sederhana yang dapat mendukung pembelajaran anak berkebutuhan khusus, seperti media latihan membaca berbasis suara dan visual interaktif.
DETEKSI DINI BAHASA BICARA DAN KEMAMPUAN DASAR PADA ANAK PRA SEKOLAH DI KECAMATAN NANGGALO Rahmi Khalida; Ulfy Marsyah; Okta Bima Hasanah
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 5 No 2 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/bcs7y873

Abstract

Latar Belakang : Deteksi dini kemampuan bahasa bicara dan dasar pada anak prasekolah krusial untuk mencegah dampak jangka panjang pada kognitif dan sosial. Deteksi dini yang dilakukan berhubungan dengan kemampuan bahasa reseptif dan bahasa ekspresif anak serta kemampuan dasar anak usia prasekolah. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan subjek memiliki masalah kurangnya pengetahuan orangtua dalam melakukan pemantauan perkembangan anak sehingga terlambat memberikan intervensi dini yang seharusnya dapat mencagah gangguan menjadi permanen. Melalui kegiatan deteksi dini akan ditemukan kondisi kemampuan anak prasekolah dan dilanjutkan mengkonsultasikan kondisi anak kepada orangtua. Metode : Metode pelaksanaan yaitu dengan melakukan deteksi dini kepada anak usia prasekolah di taman-taman kanak wilayah kerja Kecamatan Nanggalo dan konsultasi orangtua tentang kondisi perkembangan anak. Sasaran pada kegiatan pengabdian ini adalah anak usia prasekolah dan orang tua di Kecamatan Nanggalo. Hasil : Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 27 Mei sampai 7 Juni 2024 di Taman Kanak-kanak wilayah kerja kecamatan Nanggalo. Peserta dalam kegiatan pengabdian ini 10 anak, 10 orang tua anak. Didapatkan hasil 20% anak mengalami keterlambatan dalam perkembangan bahasa ekspresif  serta kemampuan dasar prasekolahnya. Kegiatan dilanjutkan dengan mengkonsultasikan kondisi anak ke orangtua dan menyarakan program intervensi yang bisa dilakukan oleh orangtua untuk menstimulasi perkembangan anak.
Transformasi Pengetahuan Orang Tua Melalui Psikoedukasi: Studi Eksperimen pada Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus Ulfy Marsyah; Annisa Annisa; Ulfa Suryani; Nur Anifah Lubis; Emilia Pelangi Putri; Fanni Azzahra; Khalda Salsabila Rahmah
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 10 No. 1 (2026): JPKK
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v10i1.1508

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of psychoeducation in improving the knowledge of parents of children with special needs at SLBS Tiji. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental pretest-posttest control group design. Subjects consisted of 30 parents, divided into an experimental group (n=15) and a control group (n=15). The experimental group participated in a structured psychoeducation intervention over three days, while the control group did not. Data were collected using a knowledge questionnaire administered before (pre-test) and after (post-test) the intervention. The results of an independent sample t-test analysis showed a highly significant difference in improvement (p = 0.000) between the experimental group (gain score +30.34) and the control group (+2.33). The average knowledge score of the experimental group increased from 52.33 to 82.67. This study proves that a structured psychoeducation program is effective in significantly transforming parents' knowledge about children with special needs. The outputs of the research are a validated psychoeducation module and a scientific article published in a national journal. These findings provide an empirical basis for developing sustainable parent mentoring programs in special schools.