Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemodelan dan Prediksi Curah Hujan Menggunakan SARIMA untuk Mendukung Perencanaan Irigasi Presisi di Kabupaten Temanggung Olivia Wardhani; Rheza Ari Wibowo; Ikhwan Alfath Nurul Fathony Fathony; Beta Estri Adiana; Yasabuana Athallahaufa Natawijaya; Rayfal Mayvandra Aurora Akbar
Intellect : Indonesian Journal of Learning and Technological Innovation Vol. 4 No. 02 (2025): Intellect : Indonesian Journal of Learning and Technological Innovation
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Makwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57255/intellect.v4i02.1642

Abstract

Changes in rainfall patterns in tropical regions increase uncertainty in agricultural water management, particularly in rainfed areas such as Temanggung Regency, Indonesia. This condition highlights the need for data-driven rainfall prediction models to support precision irrigation planning and drought risk mitigation. This study aims to develop rainfall and rainday prediction models using the Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) method based on monthly climatological data for the period 2014–2024. The analysis follows the Box–Jenkins procedure, including seasonal pattern exploration, stationarity testing, parameter identification using ACF and PACF, parameter estimation, and diagnostic and accuracy evaluation. The results indicate that the SARIMA(0,0,1)(1,0,1,12) model provides the best performance for rainfall prediction, achieving an RMSE of 99.92 mm and an MAE of 57.84 mm, while rainday prediction exhibits relatively higher errors. The model successfully captures consistent annual seasonal patterns and generates projections for 2025, indicating higher rainfall at the beginning of the year and a significant decrease during the dry season. These findings provide a quantitative basis for developing water availability risk calendars and adjusting precision irrigation strategies at the regional level, supporting sustainable water resource management and regional food security. Abstrak Perubahan pola curah hujan di wilayah tropis meningkatkan ketidakpastian dalam pengelolaan air pertanian, terutama pada wilayah tadah hujan seperti Kabupaten Temanggung. Kondisi ini menuntut pemanfaatan model prediksi berbasis data sebagai landasan perencanaan irigasi presisi dan mitigasi risiko kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model prediksi curah hujan dan hari hujan menggunakan metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) berbasis data klimatologis bulanan periode 2014–2024. Analisis dilakukan menggunakan prosedur Box–Jenkins yang mencakup eksplorasi pola musiman dan pengujian stasioneritas. Tahapan selanjutnya meliputi identifikasi parameter melalui ACF dan PACF, estimasi parameter, serta evaluasi diagnostik residual dan akurasi model. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa model SARIMA(0,0,1)(1,0,1,12) memberikan kinerja terbaik untuk prediksi curah hujan dengan nilai RMSE sebesar 99,92 mm dan MAE sebesar 57,84 mm, sedangkan prediksi hari hujan menghasilkan tingkat kesalahan yang relatif lebih tinggi. Model mampu merepresentasikan pola musiman tahunan secara konsisten dan menghasilkan proyeksi tahun 2025 yang menunjukkan curah hujan tertinggi pada awal tahun serta penurunan signifikan pada periode kemarau. Temuan ini memberikan landasan kuantitatif untuk penyusunan kalender risiko ketersediaan air dan penyesuaian strategi irigasi presisi pada skala regional, sehingga mendukung pengelolaan sumber daya air dan ketahanan pangan daerah.
Cerdas dan Aman di Dunia Maya: Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Literasi Digital Suamanda Ika Novichasari; Beta Estri Adiana; Restu Rakhmawati; Olivia Wardhani
Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Komputer dan Pendidikan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat literasi digital di kalangan ibu rumah tangga di Desa Wirogomo, khususnya terkait keamanan dan privasi. Fokus program ini adalah pemberdayaan Kader Posyandu dan ibu rumah tangga. Tujuan utamanya adalah meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan data pribadi, mengenali ancaman digital seperti phishing dan penipuan , serta membangun kemampuan praktis pengelolaan akun digital. Metode pelaksanaan mencakup empat tahap: (1) identifikasi dan persiapan melalui survei awal, (2) pelaksanaan program berupa workshop interaktif dan simulasi, (3) pendampingan dan evaluasi, serta (4) penyusunan luaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan , di mana evaluasi akhir (post-test) mencatat lebih dari 80% peserta mampu menerapkan praktik keamanan digital dasar secara mandiri. Program ini berhasil membentuk kesadaran baru di masyarakat terkait pentingnya keamanan digital dalam kehidupan sehari-hari
Pelatihan AI bagi Ibu Rumah Tangga: Meningkatkan Peran Orang Tua dalam Mendukung Prestasi Akademik Anak Restu Rakhmawati; Olivia Wardhani; Suamanda Ika Novochasari; Beta Estri Adiana; Danar Cahyo Prakoso; Fadhila Syahida Wibowo; Zharifa Nur Majidah
Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Komputer dan Pendidikan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan mengatasi rendahnya literasi digital dan pemahaman Kecerdasan Buatan (AI) di kalangan ibu rumah tangga Dusun Jerukwangi yang berdampak pada kurang optimalnya pendampingan akademik anak, terutama pada Matematika dan Bahasa Inggris. Mereka juga menghadapi kesulitan struktural berupa tingkat pendidikan yang relatif rendah, beban peran ganda, dan kesenjangan kurikulum. Program pengabdian ini menggunakan metode pelatihan yang mengombinasikan teori dan praktik, dengan fokus pada tutorial penggunaan aplikasi AI yang mudah diakses (ChatGPT dan Photomath) pada smartphone. Untuk keberlanjutan, dibentuk komunitas belajar berbasis WhatsApp. Hasil observasi awal menunjukkan nilai akademik anak rata-rata (50-80). Evaluasi pasca-pelatihan mengonfirmasi bahwa ibu rumah tangga telah mulai memanfaatkan aplikasi AI untuk mendampingi anak mengerjakan pekerjaan rumah. Intervensi terbukti kompatibel, namun temuan menunjukkan bahwa masih ada peserta yang kesulitan implementasi, yang diyakini dipengaruhi oleh faktor struktural tersebut. Disimpulkan bahwa literasi teknologi AI dapat ditingkatkan, namun implementasi praktis memerlukan pendampingan yang lebih intensif untuk menjembatani gap pemahaman dan peran ganda ibu, demi memaksimalkan dampak pada prestasi akademik anak.