Kegiatan ini bertujuan mengatasi rendahnya literasi digital dan pemahaman Kecerdasan Buatan (AI) di kalangan ibu rumah tangga Dusun Jerukwangi yang berdampak pada kurang optimalnya pendampingan akademik anak, terutama pada Matematika dan Bahasa Inggris. Mereka juga menghadapi kesulitan struktural berupa tingkat pendidikan yang relatif rendah, beban peran ganda, dan kesenjangan kurikulum. Program pengabdian ini menggunakan metode pelatihan yang mengombinasikan teori dan praktik, dengan fokus pada tutorial penggunaan aplikasi AI yang mudah diakses (ChatGPT dan Photomath) pada smartphone. Untuk keberlanjutan, dibentuk komunitas belajar berbasis WhatsApp. Hasil observasi awal menunjukkan nilai akademik anak rata-rata (50-80). Evaluasi pasca-pelatihan mengonfirmasi bahwa ibu rumah tangga telah mulai memanfaatkan aplikasi AI untuk mendampingi anak mengerjakan pekerjaan rumah. Intervensi terbukti kompatibel, namun temuan menunjukkan bahwa masih ada peserta yang kesulitan implementasi, yang diyakini dipengaruhi oleh faktor struktural tersebut. Disimpulkan bahwa literasi teknologi AI dapat ditingkatkan, namun implementasi praktis memerlukan pendampingan yang lebih intensif untuk menjembatani gap pemahaman dan peran ganda ibu, demi memaksimalkan dampak pada prestasi akademik anak.
Copyrights © 2025