Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sinergi Sosial dalam Sunatan Massal : Menguatkan Generasi, Menyejahterakan Bangsa Muhamad Syahwildan; Widiastuti Widiastuti; Suhendra Suhendra; Aditiya Agustiana
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Lentera Vol. 3 No. 01 (2026): Januari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/djpl.v3i01.1203

Abstract

Sunatan atau khitan merupakan tradisi penting yang melekat kuat dalam masyarakat Indonesia, terutama komunitas Muslim, dengan makna sosial dan manfaat kesehatan yang signifikan bagi tumbuh kembang anak laki-laki. Di Desa Karangmukti, pelaksanaan sunatan menghadapi kendala utama berupa keterbatasan akses dan biaya bagi keluarga kurang mampu, yang mengakibatkan banyak anak disunat secara tradisional tanpa pengawasan medis yang benar, berpotensi menimbulkan risiko infeksi dan komplikasi kesehatan lainnya. Program sunatan massal hadir sebagai solusi nyata untuk mengatasi kesenjangan ini dengan menyediakan layanan sunatan yang aman, terjangkau, dan sesuai standar kesehatan oleh tenaga medis profesional. Kegiatan ini tidak hanya menjamin prosedur medis yang steril dan aman, tetapi juga berperan sebagai media edukasi kesehatan pasca sunat serta memperkuat solidaritas sosial dan nilai gotong royong masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pendataan digital, pelaksanaan medis oleh tim profesional, serta pendampingan pasca sunat bekerjasama dengan tenaga kesehatan desa. Penggunaan teknologi kesehatan modern dan komunikasi digital meningkatkan mutu layanan dan koordinasi program. Dengan dukungan sinergi antara pemerintah desa, tenaga medis, tokoh masyarakat, dan donatur, program sunatan massal ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak serta menguatkan jaringan sosial di Desa Karangmukti. Keberlanjutan program dijamin melalui partisipasi aktif pemerintah desa dan monitoring berkelanjutan. Pelaksanaan sunatan massal ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk mewujudkan akses layanan kesehatan yang merata dan berkeadilan bagi generasi penerus desa.
Penguatan Ekonomi Kelompok Wanita Tani melalui Program Pekarangan Pangan Lestari di Desa Karangmukti Muhamad Syahwildan; Widiastuti Widiastuti; Suhendra Suhendra; Aditiya Agustiana; Kuwat Riyanto
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 01 (2026): januari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i01.1112

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran program budidaya sayuran dalam meningkatkan perekonomian anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Cempaka di Desa Karangmukti, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus, melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Hasil menunjukkan bahwa pelaksanaan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan rumah tangga, meningkatkan keterampilan budidaya, serta mendorong diversifikasi tanaman. Secara ekonomi, pendapatan kotor bulanan kelompok mencapai Rp. 5,27 juta, dengan pendapatan bersih sekitar Rp. 4,2–4,7 juta yang terbagi rata pada anggota. Selain aspek finansial, program ini memperkuat solidaritas sosial, menumbuhkan kemandirian perempuan, dan membuka peluang pemasaran ke pasar lokal. Keberhasilan didukung oleh bantuan bibit, peran penyuluh pertanian, dan partisipasi aktif anggota, sedangkan kendala utama meliputi keterbatasan sarana, koordinasi pengelolaan, dan minimnya inovasi budidaya.