Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGARUHKUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DENGAN KEPUASAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA CIBITUNG Widiastuti Widiastuti
Jurnal Akuntansi Bisnis Pelita Bangsa Vol. 2 No. 01 (2017): AKUBIS - Juni 2017
Publisher : LPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan kepuasan sebagai variabel intervening, kualitas pelayanan diukur dari 5 dimensi yaitu bukti fisik, keandalan, cepat tanggap, jaminan dan empati.Data diperoleh dari dari data primer dan data skunder, data primer diperoleh dengan observasi langsung dari penyebaran kuisioner kepada wajib pajak dan data skunder diperoleh dari KPP Pratama Cibitung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat dekriptif dan teknik analisis datanya adalah regresi liner berganda, uji hipotesis secara simultan (uji F) dan parsial (Uji t)Penelitian ini mengungkapkan kepuasan wajib pajak dapat memperkuat pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepatuhan wajib pajak dan dapat diharapkan wajib pajak dapat memenuhi kewajiban perpajakannya dengan maksimal.
PENINGKATAN LITERASI ANAK-ANAK DESA CILANGKARA MELALUI RUMAH BACA Suryadi Suryadi; Fitriyani Fitriyani; Soni Suardi; Suriyanti Suriyanti; Widiastuti Widiastuti
Jurnal Pengabdian Pelitabangsa Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Pengabdian Pelitabangsa Oktober 2022
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jabmas.v3i02.1549

Abstract

Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) suatu wilayah merupakan indikator baiknya kinerja seseorang dalam dunia kerja. Program rumah baca Cilangkara adalah salah satu upaya meningkatkan literasi masyarakat dalam rangka mengembangkan SDM di wilayah tersebut. Minat membaca anak anak di Desa Cilangkara masih rendah yang diakibatkan karena lingkungan yang belum mendukung seperti sarana dan prasarana yang tidak memadai, kemudian juga gempuran Hand Phone (HP), Game Online, dan tayangan televisi. Dengan melihat permasalahan tersebut, maka Rumah Baca merupakan solusi untuk meningkatkan minat baca anak anak. Selain itu strategi lainnya adalah menyelenggarakan kegiatan kegiatan yang terintegrasi dengan Rumah Baca.
BEBAN PAJAK, NILAI TUKAR, DAN TUNNELING INCENTIVE TERHADAP TRANSFER PRICING (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2019) Widiastuti Widiastuti; Ela Fauziah; Fikko Bangun Persada
Jurnal Akuntansi Bisnis Pelita Bangsa Vol. 7 No. 02 (2022): AKUBIS - Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/akubis.v7i02.690

Abstract

The goal of a company is to get the maximum profit, one way for the company to get a big profit, namely by strengthening strategic alliances, conducting transactions and even conducting transfer pricing practices with affiliated companies in various countries in the world. transfer pricing is an exchange, purchase or sale transaction made by multinational companies that have a special relationship. The purpose of this study was to determine the effect of exchange rate tax expense and tunneling incentives on the company's decision to carry out transfer pricing at manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2015-2019. The population of this research is manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2015-2019, namely as many as 189 companies with purposive sampling technique and resulted in 27 company samples to be tested. The analysis technique used is multiple regression analysis. The results showed that (1) the tax burden has a significant negative effect on transfer pricing with a value of β -0.240 and a significance value of 0.041, (2) the exchange rate has a significant negative effect on transfer pricing with a value of β -0.293 and a significance value of 0.030, (3) tunneling Incentive has a significant negative effect on transfer pricing with a value of β -1.105 and a significance value of 0.000. Simultaneous results in this analysis show that the variavels of tax burden, exchange rates and tunneling incentives have an effect on transfer pricing with a significance value of 0.000. Keywords: Transfer Pricing, Tax Expenses, Exchange Rates, Tunneling Incentive
TATA KELOLA PERUSAHAAN DAN KINERJA KEUANGAN TERHADAP VALUE OF THE FIRM PADA PERUSAHAAN PROPERTI DI INDONESIA Sunita Dasman; Reva Meliyana; Widiastuti Widiastuti
Jurnal Bina Bangsa Ekonomika Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Bina Bangsa Ekonomika (JBBE)
Publisher : LP2M Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jbbe.v16i1.282

Abstract

The purpose of this research is to examine whether corporate governance and financial performance affect the firm value of property companies in Indonesia. Purposive sampling was used in the research sample collection and obtained 11 of 66 property companies for the 2015-2019 period. The data is obtained from the financial reports of property companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The data processing technique used is panel data regression analysis. The results of this study indicate that increased leverage and profit have an impact on increasing the value of the firm. Meanwhile, the increase in the number of independent commissioners and managerial ownership has no impact on increasing the value of the firm
Keputusan Pembiayaan dan Keputusan Investasi Terhadap Nilai Perusahaan Dimoderasi Kinerja Keuangan Sunita Dasman; Dian Sulistyorini Wulandari; Widiastuti Widiastuti
JURNAL ILMIAH MANAJEMEN & BISNIS Vol 24, No 2 (2023): OKTOBER 2023 - MARET 2024
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jimb.v24i2.14829

Abstract

Purpose- This research examines financing and investment decisions on company value related to financial performance.Method – This research uses moderated regression analysis (MRA) on the consumer goods industry period 2013 – 2022. Samples were taken using a purposive sampling method, and found 16 companies. Debt financing, dividend distribution and investment are moderated by financial performance on company value.Findings - Increased debt contingent on financial performance reduces firm value. Investment decisions are influenced by economic performance to increase company value. The role of financial performance needs to be visible in dividend policy on company value.Originality (Novelty) – Combining financing and investment decisions and moderating them with financial performance can provide a deeper understanding of how companies can optimize enterprise value through integrated strategic financial choices..Implication - Companies should consider their financial performance so that financing and investment can be positive signals for investors to increase company value. Debt financing should reduce company value when the company obtains more profit. 
Digitalisasi Investasi: Bagaimana Financial Technology Dan Financial Literacy Mempengaruhi Keputusan Investasi Investor Muda Widiastuti Widiastuti; Zulfa Zakiatul Hidayah; Fiqih Maria Rabiatul Hariroh; Hafsari Prabhamanik Faddila; Dwi Auli Ramadhania
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12451

Abstract

Generasi Z saat ini menjadi salah satu kelompok yang aktif dalam kegiatan investasi seiring dengan perkembangan teknologi dan kemudahan akses informasi di era digital. Kemajuan financial technology memungkinkan proses investasi dilakukan dengan lebih cepat dan praktis, namun kemudahan tersebut tidak selalu diimbangi dengan tingkat financial literacy yang memadai, sehingga berpotensi memengaruhi kualitas keputusan investasi yang diambil. Kurangnya pemahaman mengenai risiko dan pengelolaan keuangan dapat mendorong individu mengambil keputusan investasi yang kurang rasional dan berpotensi menimbulkan kerugian. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial technology dan financial literacy memiliki pengaruh tidak terhadap keputusan investasi pada generasi Z di Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah generasi Z di Kabupaten Bekasi, dengan analisis data menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) melalui software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukan bahwa financial technology tidak memiliki pengaruh terhadap Keputusan investasi generasi z di Kabupaten Bekasi, sedangkan financial literacy memiliki pengaruh terhadap Keputusan investasi. Kata Kunci: Generasi z; Financial Technology; Financial Literacy; Investasi; Keputusan Investasi
Sinergi Sosial dalam Sunatan Massal : Menguatkan Generasi, Menyejahterakan Bangsa Muhamad Syahwildan; Widiastuti Widiastuti; Suhendra Suhendra; Aditiya Agustiana
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Lentera Vol. 3 No. 01 (2026): Januari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/djpl.v3i01.1203

Abstract

Sunatan atau khitan merupakan tradisi penting yang melekat kuat dalam masyarakat Indonesia, terutama komunitas Muslim, dengan makna sosial dan manfaat kesehatan yang signifikan bagi tumbuh kembang anak laki-laki. Di Desa Karangmukti, pelaksanaan sunatan menghadapi kendala utama berupa keterbatasan akses dan biaya bagi keluarga kurang mampu, yang mengakibatkan banyak anak disunat secara tradisional tanpa pengawasan medis yang benar, berpotensi menimbulkan risiko infeksi dan komplikasi kesehatan lainnya. Program sunatan massal hadir sebagai solusi nyata untuk mengatasi kesenjangan ini dengan menyediakan layanan sunatan yang aman, terjangkau, dan sesuai standar kesehatan oleh tenaga medis profesional. Kegiatan ini tidak hanya menjamin prosedur medis yang steril dan aman, tetapi juga berperan sebagai media edukasi kesehatan pasca sunat serta memperkuat solidaritas sosial dan nilai gotong royong masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pendataan digital, pelaksanaan medis oleh tim profesional, serta pendampingan pasca sunat bekerjasama dengan tenaga kesehatan desa. Penggunaan teknologi kesehatan modern dan komunikasi digital meningkatkan mutu layanan dan koordinasi program. Dengan dukungan sinergi antara pemerintah desa, tenaga medis, tokoh masyarakat, dan donatur, program sunatan massal ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak serta menguatkan jaringan sosial di Desa Karangmukti. Keberlanjutan program dijamin melalui partisipasi aktif pemerintah desa dan monitoring berkelanjutan. Pelaksanaan sunatan massal ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk mewujudkan akses layanan kesehatan yang merata dan berkeadilan bagi generasi penerus desa.
Penguatan Ekonomi Kelompok Wanita Tani melalui Program Pekarangan Pangan Lestari di Desa Karangmukti Muhamad Syahwildan; Widiastuti Widiastuti; Suhendra Suhendra; Aditiya Agustiana; Kuwat Riyanto
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 01 (2026): januari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i01.1112

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran program budidaya sayuran dalam meningkatkan perekonomian anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Cempaka di Desa Karangmukti, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus, melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Hasil menunjukkan bahwa pelaksanaan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan rumah tangga, meningkatkan keterampilan budidaya, serta mendorong diversifikasi tanaman. Secara ekonomi, pendapatan kotor bulanan kelompok mencapai Rp. 5,27 juta, dengan pendapatan bersih sekitar Rp. 4,2–4,7 juta yang terbagi rata pada anggota. Selain aspek finansial, program ini memperkuat solidaritas sosial, menumbuhkan kemandirian perempuan, dan membuka peluang pemasaran ke pasar lokal. Keberhasilan didukung oleh bantuan bibit, peran penyuluh pertanian, dan partisipasi aktif anggota, sedangkan kendala utama meliputi keterbatasan sarana, koordinasi pengelolaan, dan minimnya inovasi budidaya.
How Earnings Management Mediates Disclosure and Board Performance on SOE Quality Ela Fauziah; Adibah Yahya; Widiastuti Widiastuti; Estuti Fitri Hartini; Catur Okta Salsabila
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 10 No. 3 (2026): Periode Juli 2026
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v10i3.3855

Abstract

This study examines the critical determinants of financial reporting integrity within State-Owned Enterprises (SOEs) by evaluating the relationships between corporate governance mechanisms, earnings management, and earnings quality. Utilizing a quantitative approach with path analysis, this research assesses how external transparency and internal board monitoring affect the quality of reported income, and whether earnings management acts as an intervening behavioral mechanism. The sample size for this study comprises 12 companies, covering the period 2021–2025. The empirical results demonstrate that financial reporting transparency exerts a significant negative influence on earnings management, yet has no direct effect on earnings quality. Meanwhile, board effectiveness does not significantly influence either earnings management or earnings quality. Conversely, a high level of earnings management significantly degrades the overall predictability and sustainability of reported earnings. Crucially, the Sobel test analysis reveals that earnings management does not serve as a significant mediating pathway between corporate governance structures and financial reporting outcomes. This non-mediating dynamic implies that within state-backed institutional environments, robust disclosure mandates and strict supervisory frameworks directly enforce financial reporting excellence through rigid bureaucratic and regulatory compliance rather than relying on an indirect behavioral channel. These findings suggest that government regulators must maintain stringent selection criteria for independent commissioners and enforce comprehensive disclosure protocols as the most reliable direct guardrails for protecting public resources.