Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Socialization to Improve Reading, Writing, and Numeracy Literacy Skills at SMA Negeri 1 Poli Polia Izharuddin Pagala; Widyah W; Sidan S; Junarty Iswari; Sinda Pratiwi; Nesa N; Rifka Aprilliyah; Muhamad Aljunanto; Alwin Kamarudin; Alvendra Kirana; Uwais Abdullah Muhyan
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 10 (2026): January
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18204028

Abstract

The socialization program to improve literacy skills in reading, writing, and arithmetic held at Poli Polia 1 Public High School aims to strengthen students' basic skills in reading comprehension, expressing ideas in writing, and applying arithmetic skills in everyday life. The activity was implemented using participatory methods such as discussions, educational activities, and experience-based learning. Based on the implementation results, there was an increase in students' interest and enthusiasm for learning basic literacy. On the other hand, teachers were also motivated to develop more creative learning strategies and support literacy improvement. Overall, this socialization activity plays an important role in building a culture of literacy at Poli Polia 1 Public High School.
Socialization to Improve Reading, Writing, and Numeracy Literacy Skills at SMA Negeri 1 Poli Polia Izharuddin Pagala; Widyah W; Sidan S; Junarty Iswari; Sinda Pratiwi; Nesa N; Rifka Aprilliyah; Muhamad Aljunanto; Alwin Kamarudin; Alvendra Kirana; Uwais Abdullah Muhyan
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 10 (2026): January
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18204028

Abstract

The socialization program to improve literacy skills in reading, writing, and arithmetic held at Poli Polia 1 Public High School aims to strengthen students' basic skills in reading comprehension, expressing ideas in writing, and applying arithmetic skills in everyday life. The activity was implemented using participatory methods such as discussions, educational activities, and experience-based learning. Based on the implementation results, there was an increase in students' interest and enthusiasm for learning basic literacy. On the other hand, teachers were also motivated to develop more creative learning strategies and support literacy improvement. Overall, this socialization activity plays an important role in building a culture of literacy at Poli Polia 1 Public High School.
Strategi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Melalui Program Keluarga Harapan (Studi pada Dinas Sosial Kabupaten Konawe) Junarty Iswari; Jabal Arfah; Jefry Crisbiantoro
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan kesejahteraan sosial melalui Program Keluarga Harapan pada Dinas Sosial Kabupaten Konawe serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya angka kemiskinan dan banyaknya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Konawe sehingga diperlukan strategi yang efektif dalam pelaksanaan program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan ditentukan secara purposive, terdiri atas unsur Dinas Sosial, pendamping PKH, dan KPM. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pelaksanaan PKH telah direncanakan dan dilaksanakan sesuai pedoman yang berlaku, mencerminkan dimensi strategi Mintzberg (plan, pattern, position, perspective, dan ploy). Strategi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan akses pendidikan dan kesehatan KPM, meskipun kemandirian ekonomi belum optimal. Faktor pendukung meliputi komitmen pemerintah daerah, peran pendamping, dan kerja sama lintas sektor, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan pendamping, permasalahan data, kendala teknis, serta kondisi geografis wilayah.