Burnout adalah kondisi seseorang mengalami gejala fisik, mental, dan emosional yang disebabkan oleh tingkat stres yang tinggi secara terus-menerus. Hal ini dapat terjadi pada perawat karena perawat harus selalu memberikan pelayanan yang komprehensif pada pasien dan keluarga. Terdapat beberapa intervensi untuk mengatasi masalah burnout pada perawat, salah satunya melalui terapi meditasi yaitu Mindfulness. Terapi mindfulness merupakan intervensi yang meningkatkan kesadaran atas keadaan yang terjadi saat ini dengan cara memusatkan pikiran dan perhatian kepada keyakinan tanpa reaksi penolakan. Tujuan literature ini adalah untuk mengetahui manfaat terapi mindfulness dalam mengatasi burnout pada perawat. Penelitian ini menggunakan desain literature review dengan menggunakan teknik PICO (Population, Intervention, Comparison, Outcome). Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah artikel yang terbit tahun 2019-2024 dengan tipe studi eksperimen, dan tersedia artikel full text. Penelusuran dilakukan menggunakan database Science Direct, Pubmed, dan Google Scholar yang kemudian didapatkan 10 artikel sesuai kriteria yang telah ditetapkan. Hasil literatur review didapatkan bahwa terapi mindfulness memiliki manfaat yang signifikan dalam mengurangi tingkat burnout pada perawat. Dari sepuluh artikel yang direview, intervensi mindfulness based stress reduction (MBSR) merupakan intervensi yang paling efektif dalam menurunkan burnout pada perawat. MBSR dapat mengurangi kadar hormon stres, seperti kortisol, yang berkontribusi pada gejala burnout pada perawat. Serta dapat menurunkan kelelahan emosional, depersonalisasi, dan meningkatkan kepuasan kerja perawat.