Hardianti H.P Alam
Universitas Famika

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Edukasi Pubertas Berbasis Sekolah terhadap Peningkatan Literasi Kesehatan Reproduksi dan Kesiapan Psikologis Remaja Putri: Studi Mixed Method Trinarti Senolangi; Asih Luklu Susiati; Fony Fony; Hardianti H.P Alam; AR Hidayat
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1550

Abstract

Pubertas merupakan fase transisi penting pada remaja putri yang ditandai dengan perubahan biologis dan psikososial. Namun, rendahnya literasi kesehatan reproduksi sebelum menarche sering menimbulkan kecemasan, miskonsepsi, serta praktik higiene menstruasi yang kurang optimal. Sekolah memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi pubertas secara sistematis dan preventif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi pubertas berbasis sekolah terhadap peningkatan literasi kesehatan reproduksi dan kesiapan psikologis remaja putri. Penelitian menggunakan desain sequential explanatory mixed method. Tahap kuantitatif menerapkan quasi-experimental one-group pretest–posttest design pada 30 siswi kelas V dan VI yang dipilih dengan teknik total sampling. Data Kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner pilihan ganda 10 item, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired t-test dengan tingkat signifikansi 0,05. Tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 10 siswi yang telah mengalami menarche dan dipilih dengan teknik purposive sampling, dianalisis menggunakan thematic analysis. Rerata skor pengetahuan meningkat signifikan dari 5,2 ± 1,3 menjadi 8,6 ± 0,9 (p < 0,001). Peningkatan terbesar terjadi pada pemahaman frekuensi penggantian pembalut yang benar (Δ = 60%). Analisis kualitatif mengidentifikasi empat tema utama, yaitu ketidaksiapan emosional saat menarche, praktik higiene yang kurang optimal sebelum edukasi, persepsi negatif terhadap perubahan tubuh, serta kebutuhan ruang aman untuk diskusi. Setelah intervensi, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman, penerimaan diri, dan kesadaran menjaga kebersihan menstruasi. Edukasi pubertas berbasis sekolah efektif meningkatkan literasi kesehatan reproduksi dan kesiapan psikologis remaja putri.