Khotami Khotami
Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA DALAM KEHAMILAN Khotami Khotami; Titik Haryanti; Syefira Ayudia Johar; Wartini Wartini
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v13i3.2735

Abstract

Anemia dalam kehamilan merupakan salah satu penyebab langsung tertinggi Angka Kematian Ibu (AKI). Kondisi ini dapat meningkatkan risiko komplikasi obstetri serta mengancam keselamatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil melalui kajian Systematic Literature Review (SLR). Penelusuran artikel dilakukan melalui empat database yaitu PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan Garuda dengan menggunakan kata kunci: “Anemia”, “Pregnancy”, dan “Factors”. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi yang meliputi artikel berbahasa Indonesia atau Inggris, diterbitkan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir (2015–2025), dan merupakan studi empiris. Dari hasil penelusuran awal sebanyak 2.859 artikel, dilakukan penyaringan dan diperoleh 10 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis lebih lanjut menggunakan teknik critical appraisal. Hasil analisis menunjukkan bahwa anemia dalam kehamilan dipengaruhi oleh beberapa kelompok faktor. Faktor dasar mencakup kondisi sosial ekonomi, tingkat pendidikan, dan pengetahuan ibu. Faktor langsung meliputi pola konsumsi makanan yang rendah zat besi dan tidak seimbang. Sementara itu, faktor tidak langsung terdiri atas usia ibu saat hamil, paritas, status gizi, kualitas tidur, aktivitas fisik, konsumsi tablet zat besi (Fe), serta dukungan suami. Temuan ini menunjukkan bahwa anemia selama kehamilan merupakan masalah multidimensional yang tidak hanya berkaitan dengan asupan gizi, tetapi juga aspek sosial dan perilaku. Oleh karena itu, pendekatan pencegahan dan penanggulangan anemia dalam kehamilan perlu dilakukan secara menyeluruh, melibatkan edukasi kesehatan, pemantauan gizi, serta dukungan keluarga, terutama dari pasangan.