Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Minat Berwirausaha, Motivasi Berwirausaha, dan Pendidikan Kewirausahaan dalam Meningkatkan Keterampilan Berwirausaha TKMP Rahmat Junaidi; Pinkan Razita; Rosnelly Roesdi
Journal of Business and Economics Research (JBE) Vol 7 No 1 (2026): February 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jbe.v7i1.8890

Abstract

Pemula (TKMP) Abstract−This research aims to determine the influence of entrepreneurial interest, entrepreneurial motivation, and entrepreneurship education on the entrepreneurial skills of Independent Beginner Workforce (TKMP) participants in Riau Province. The population in this study consists of 124 participants, with sampling conducted using the saturated sampling technique, making the entire population the research sample. Primary data were collected through interviews and questionnaires. The data analysis method employed was Multiple Linear Regression in SPSS 21. The research results indicate that entrepreneurial interest, entrepreneurial motivation, and entrepreneurship education simultaneously have a positive and significant influence on the entrepreneurial skills of Independent Beginner Workforce (TKMP) participants in Riau Province, with F-calculated value (36.579) > F-table (2.680) or significance value (0.000) < 0.05. Entrepreneurial interest has a positive and significant influence on the entrepreneurial skills of Independent Beginner Workforce (TKMP) participants in Riau Province, with t-calculated value (3.556) > t-table (1.979) or significance (0.001) < 0.05. Entrepreneurial motivation has a positive and significant influence on the entrepreneurial skills of Independent Beginner Workforce (TKMP) participants in Riau Province, with t-calculated value (4.332) > t-table (1.979) or significance (0.000) < 0.05. Entrepreneurship education has a positive and significant influence on the entrepreneurial skills of Independent Beginner Workforce (TKMP) participants in Riau Province, with t-calculated value (2.574) > t-table (1.979) or significance (0.011) < 0.05.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN MANAJEMEN WAKTU TERHADAP PRODUKTIVITAS AKADEMIK MELALUI SELF EFFICACY Angga Reza Saputra; Rosnelly Roesdi; Ahmad Rifqi
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 2 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 2 SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i2.41083

Abstract

Produktivitas akademik mahasiswa merupakan indikator penting keberhasilan pendidikan tinggi, khususnya pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi. Berbagai permasalahan seperti rendahnya kemampuan mengelola emosi, lemahnya manajemen waktu, serta fluktuasi keyakinan diri dapat menghambat produktivitas akademik dan berdampak pada keterlambatan penyelesaian studi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan manajemen waktu terhadap produktivitas akademik mahasiswa dengan Self efficacy sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Studi S1 Manajemen angkatan 2021 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data meliputi uji asumsi klasik, uji regresi, serta analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap Self efficacy (t = 4,321; sig. = 0,000), dan manajemen waktu juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Self efficacy (t = 5,087; sig. = 0,000). Selanjutnya, kecerdasan emosional (t = 3,912; sig. = 0,000), manajemen waktu (t = 4,768; sig. = 0,000), dan Self efficacy (t = 4,105; sig. = 0,000) berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas akademik mahasiswa. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,673 menunjukkan bahwa 67,3% variasi produktivitas akademik dapat dijelaskan oleh kecerdasan emosional, manajemen waktu, dan Self efficacy. Hasil uji Sobel menunjukkan bahwa Self efficacy mampu memediasi pengaruh kecerdasan emosional dan manajemen waktu terhadap produktivitas akademik secara signifikan (p 0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas akademik mahasiswa dapat dicapai melalui penguatan kecerdasan emosional dan manajemen waktu, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peningkatan Self efficacy.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERWIRAUSAHA TKMP: ANALISIS PERAN PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN DAN KREATIVITAS MELALUI MOTIVASI BERWIRAUSAHA Rahmat Junaidi; Rangga Arya Pramudya; Rosnelly Roesdi
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 1 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 1 MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i1.38630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pengetahuan Kewirausahaan dan Kreativitas terhadap Keterampilan Berwirausaha Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP) Provinsi Riau dengan Motivasi Berwirausaha sebagai Variabel Intervening. Penelitian ini dilakukan pada Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP) Provinsi Riau. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta program TKMP di Provinsi Riau yang berjumlah 124 peserta. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, yaitu seluruh anggota populasi dijadikan sampel, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 124 peserta. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis jalur untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian dengan uji hipotesis menunjukkan bahwa Pengetahuan Kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keterampilan Berwirausaha, Kreativitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keterampilan Berwirausaha, serta Motivasi Berwirausaha sebagai variabel intervening mampu memperkuat hubungan antara Pengetahuan Kewirausahaan dan Kreativitas terhadap Keterampilan Berwirausaha.