Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Legalisasi Usaha Mikro: Pelatihan dan Pendampingan NIB, P-IRT, dan Sertifikasi Halal Bagi UMKM Berbasis Digital Online Single Submission Anas; Untung Usada; Isna Maulita Rahma; Erlangga Abiartha Nugraha; Riyan Kristanto; Ahcmad Ramadhani Firmansyah; Syahrun Nabila; Alim Rahmatullah; Muhimmatul ’Ulya; Rizky Dwi Firmansyah
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 4 No. 1 (2026): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/qc6knj46

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Perumahan Bumi Intan Permai RT 20 dengan fokus pada pendampingan digitalisasi perizinan usaha mikro dan kecil (UMK) melalui sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko. Permasalahan utama yang dihadapi pelaku UMK adalah minimnya pemahaman mengenai prosedur perizinan serta kendala teknis dalam pendaftaran daring, khususnya terkait Nomor Induk Berusaha (NIB), Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dan sertifikasi halal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui studi awal, sosialisasi, workshop, pendampingan praktis pembuatan akun OSS, serta pemberian materi sertifikasi halal sesuai regulasi terbaru BPJPH. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran pelaku UMK tentang pentingnya legalitas usaha. Sebanyak 75% peserta berhasil membuat akun OSS dan memproses NIB, sementara seluruh peserta memperoleh pemahaman mengenai prosedur sertifikasi halal. Program ini tidak hanya menghasilkan manfaat praktis berupa dokumen legal, tetapi juga memberikan implikasi strategis dalam meningkatkan daya saing, kredibilitas, dan akses pasar UMK. This community service program was conducted at Bumi Intan Permai Housing Complex, RT 20, with a focus on assisting with the digitalization of micro and small business (MSE) licensing through a risk-based Online Single Submission (OSS) system. The main problems faced by MSEs were a lack of understanding of licensing procedures and technical obstacles in online registration, particularly related to Business Identification Numbers (NIB), Home Industry Food (PIRT), and halal certification. The implementation method used a participatory approach through initial studies, outreach, workshops, practical assistance in creating OSS accounts, and providing halal certification materials in accordance with the latest BPJPH regulations. The results of the activity showed an increase in understanding and awareness among MSEs regarding the importance of business legality. As many as 75% of participants successfully created OSS accounts and processed NIBs, while all participants gained an understanding of halal certification procedures. This program not only produced practical benefits in the form of legal documents but also had strategic implications in increasing MSEs' competitiveness, credibility, and market access.
Peran Kepuasan Kerja Memediasi Dampak Reward, Punishment terhadap Kinerja Karyawan di CV. Citra Pangan Utama Riyan Kristanto; Ayu Lucy Larassaty; Nafia Ilhama Qurratu’aini
Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 1 No. 3 (2026): April-Juni
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran kepuasan kerja dalam memediasi pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja karyawan CV. Citra Pangan Utama. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan sampling jenuh terhadap 100 karyawan. Data dikumpulkan melalui kuesioner Skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan PLS-SEM pada SmartPLS 4. Hasil menunjukkan reward berpengaruh positif terhadap kinerja dan kepuasan kerja, sedangkan punishment berpengaruh positif terhadap kinerja dan kepuasan kerja . Kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja. Pengaruh tidak langsung reward dan punishment terhadap kinerja melalui kepuasan kerja juga signifikan. Dengan demikian, kepuasan kerja berperan sebagai mediator parsial. Perusahaan perlu membangun sistem penghargaan yang transparan serta sanksi yang adil dan proporsional untuk memperkuat kepuasan dan kinerja karyawan.