Perkembangan pesat viral marketing di media sosial telah meningkatkan intensitas paparan konsumen terhadap konten promosi yang berpotensi menimbulkan Fear of Missing Out (FOMO) serta mempercepat proses pengambilan keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mmengetahui pengaruh viral marketing terhadap keputusan pembelian produk O two o di Shopee dengan FOMO sebagai variabel intervening. Landasan teori yang digunakan adalah teori Stimulus-Organism-Response (S-O-R), yang menjelaskan bagaimana stimulus pemasaran memengaruhi kondisi psikologis konsumen dan mendorong respons perilaku.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang pernah membeli produk O Two O di Shopee. Sampel penelitian berjumlah 130 responden perempuan berusia 17 tahun ke atas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa viral marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap FOMO dengan nilai koefisien sebesar 0,883. FOMO juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar 0,728. Selain itu, viral marketing memiliki pengaruh tidak langsung terhadap keputusan pembelian melalui FOMO dengan nilai sebesar 0,810. Nilai R-square sebesar 0,887 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan variabilitas keputusan pembelian sebesar 88,7%, sedangkan nilai Q-square sebesar 0,947 mengindikasikan bahwa model memiliki kemampuan prediktif yang sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa FOMO berperan penting dalam memediasi pengaruh viral marketing terhadap keputusan pembelian produk O TWO O di Shopee. Kata Kunci : Fomo, Purchase Decision, Viral Marketing