Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sikap Peduli Lingkungan Siswa SMA antara Sikap dan Pemahaman: Analisis Awal Kebutuhan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kimia Berbasis Etnosains-STEM Al Idrus, Syarifa Wahidah; Sofia, Baiq Fara Dwirani; Hakim, Aliefman; Frimansyah, Dodiy; Ningthias, Dyah Puspitasari; Ayu, Yuki Dinar; Lestari, Suci Winda
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/nxp0qy47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk analisis awal sikap peduli lingkungan dan pemahaman ilmiah siswa SMA pada mata pelajaran Kimia sebagai landasan awal pengembangan perangkat pembelajaran berbasis etnosains-STEM. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif dengan subjek 120 siswa kelas X, XI, dan XII yang mengikuti pembelajaran Kimia dari tiga wilayah berbeda: Kota Mataram (n=92), Lombok Barat (n=19), dan Lombok Utara (n=9). Instrumen berupa angket tertutup dengan empat indikator: sikap peduli lingkungan (W), pemahaman dampak aktivitas manusia terhadap ekosistem air (X), kesediaan terlibat dalam konservasi (Y), serta pengaruh pembelajaran Kimia terhadap kesadaran isu energi dan keberlanjutan (Z). Data dianalisis secara deskriptif persentatif dan uji chi-square (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan sikap peduli lingkungan siswa tergolong tinggi (72,5%), kesediaan terlibat dalam konservasi juga tinggi (74,2%), dan pembelajaran Kimia telah meningkatkan kesadaran isu energi dan keberlanjutan pada 74,6% siswa. Namun, pemahaman siswa tentang dampak aktivitas manusia terhadap ekosistem air hanya mencapai 49,7% (kategori sedang), sehingga terdapat kesenjangan sebesar 22,8 poin persentase antara sikap dan pemahaman. Berdasarkan wilayah, kesenjangan terbesar terdapat di Kota Mataram (-26,1 poin), disusul Lombok Utara (-22,3 poin), dan terkecil di Lombok Barat (-10,6 poin). Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa secara statistik tidak terdapat perbedaan signifikan antar ketiga wilayah pada semua indikator (p-value > 0,05), artinya karakteristik siswa relatif sama meskipun secara deskriptif terdapat variasi. Sehingga,. perangkat pembelajaran dapat dirancang dengan memperhatikan konteks lokal masing-masing wilayah meskipun secara statistik tidak terdapat perbedaan signifikan.