Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Program KKN: Studi Kasus Desa Buket Meugajah,Woyla Timur, Aceh Barat Laila Wati; Dwi Makhfirah; Dina Santika; Purnama Syari; Farid Aprizal; Muhammad Farhan; Febrian Hafta; Hayaton Nazirah; Fera Sintia; Heriansyah
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): SEPTEMBER-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/emrwr777

Abstract

Desa Buket Meugajah masih mengalami sejumlah permasalahan, seperti keterbatasan fasilitas pendidikan, rendahnya kesadaran pengelolaan sampah, serta belum tersedianya peta desa sebagai instrumen administrasi dan pembangunan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan perangkat desa, masyarakat, dan mahasiswa dalam seluruh tahapan kegiatan. Program utama yang dilaksanakan meliputi penyuluhan pentingnya imunisasi, pembuatan bak sampah, pemasangan plang edukasi, kegiatan Saweu Sikula, serta pembuatan peta desa. Hasil dari kegiatan  menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, kebersihan, dan pendidikan, serta tersedianya dokumen spasial desa yang bermanfaat untuk perencanaan pembangunan desa. Kegiatan KKN ini membuktikan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa dapat menghasilkan solusi sederhana namun berdampak nyata, sekaligus mendukung pencapaian pembangunan desa berkelanjutan
Optimalisasi Daya Saing Ikan Asing Melalui Peningkatan Mutu Produk dan Inovasi Kemasan Berstandar pada Kelompok Pokhlahsar Tiga Saudara Nurul Najmi; Akbardiansyah Akbardiansyah; Yudi Fahrimah; Rahmawati Rahmawati; Iyan Almisbah; Syahrul Muharam; Purnama Syari
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/te6m9587

Abstract

Poklahsar Tiga Saudara is a micro-scale business group that has long produced and marketed various types of salted fish, including ribbonfish, triggerfish, mackerel, West Aceh-style mixed small fish (*ikan rucah*), small shrimp (*rebon*), and anchovies. Currently, these salted fish products are sold openly on tables without adequate packaging or protective coverings. Such conditions increase the risk of contamination and can compromise product quality and shelf life. Furthermore, the lack of proper packaging limits the products' competitiveness, as they lack the visual identity, product information, and presentation needed to build consumer trust. This community service initiative aims to enhance production quality for the fisherfolk group through standardized packaging innovation, thereby increasing market value and optimizing the competitiveness of their salted fish in the national market. A collaborative, participatory approach was employed with the partners across five stages: program preparation via Focus Group Discussions (FGD); dissemination of information and education regarding SNI (Indonesian National Standard) packaging; packaging design; salted fish processing in compliance with SNI 2016 standards; and dissemination of information regarding P-IRT (Home Industry Food Production) certification. The activities fostered an understanding and agreement to process salted fish according to SNI standards, prioritizing hygiene, quality, presentation, and enhanced competitiveness. The finished products utilize informative packaging to preserve quality and boost market value. The products will be registered for P-IRT certification and Halal labeling to ensure safety. By improving product quality and implementing standardized packaging innovation, Poklahsar Tiga Saudara can increase its market value and sustainably boost the local fishers' economy within the fisheries processing sector.