Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Daya Saing Ikan Asing Melalui Peningkatan Mutu Produk dan Inovasi Kemasan Berstandar pada Kelompok Pokhlahsar Tiga Saudara Nurul Najmi; Akbardiansyah Akbardiansyah; Yudi Fahrimah; Rahmawati Rahmawati; Iyan Almisbah; Syahrul Muharam; Purnama Syari
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/te6m9587

Abstract

Poklahsar Tiga Saudara is a micro-scale business group that has long produced and marketed various types of salted fish, including ribbonfish, triggerfish, mackerel, West Aceh-style mixed small fish (*ikan rucah*), small shrimp (*rebon*), and anchovies. Currently, these salted fish products are sold openly on tables without adequate packaging or protective coverings. Such conditions increase the risk of contamination and can compromise product quality and shelf life. Furthermore, the lack of proper packaging limits the products' competitiveness, as they lack the visual identity, product information, and presentation needed to build consumer trust. This community service initiative aims to enhance production quality for the fisherfolk group through standardized packaging innovation, thereby increasing market value and optimizing the competitiveness of their salted fish in the national market. A collaborative, participatory approach was employed with the partners across five stages: program preparation via Focus Group Discussions (FGD); dissemination of information and education regarding SNI (Indonesian National Standard) packaging; packaging design; salted fish processing in compliance with SNI 2016 standards; and dissemination of information regarding P-IRT (Home Industry Food Production) certification. The activities fostered an understanding and agreement to process salted fish according to SNI standards, prioritizing hygiene, quality, presentation, and enhanced competitiveness. The finished products utilize informative packaging to preserve quality and boost market value. The products will be registered for P-IRT certification and Halal labeling to ensure safety. By improving product quality and implementing standardized packaging innovation, Poklahsar Tiga Saudara can increase its market value and sustainably boost the local fishers' economy within the fisheries processing sector.
Inovasi Terasi Bubuk Berbasis Hilirisasi Ikan Bycatch sebagai Upaya Peningkatan Kemandirian Ekonomi Kelompok Perempuan Pesisir Suak Indrapuri Akbardiasyah Akbardiasyah; Rahmawati Rahmawati; Syahrul Fathi; Iyan Almisbah; Syahrul Muharram; Ikhsanul Khairi; Hamidi Hamidi; Ricky Winrison Fuah
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/8wkk7119

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat yang diketuai oleh Akbardiansyah beserta tim dari Universitas Teuku Umar ini menargetkan Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Suak Indrapuri, Kabupaten Aceh Barat. Tujuan utama program ini adalah meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan pesisir melalui inovasi pengolahan ikan bycatch (rucah) menjadi produk terasi bubuk yang bernilai jual tinggi. Sebelumnya, ikan bycatch sering kali terbuang atau dijual dengan harga sangat murah karena minimnya pengetahuan mengenai teknologi pengolahan, serta kurangnya keterampilan mitra dalam hal produksi berstandar keamanan pangan dan manajemen usaha. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdi memberikan edukasi dan pelatihan teknis mulai dari pembuatan terasi bubuk, penerapan higiene sanitasi, hingga manajemen usaha dan pemasaran. Hasilnya, kelompok mitra kini berhasil memproduksi terasi bubuk yang lebih praktis, awet, dan higienis dibandingkan terasi basah tradisional. Proses produksi ini sangat terbantu oleh pengenalan teknologi berupa mesin disk mill dan alat penggiling berkecepatan tinggi yang mampu meningkatkan efisiensi waktu dan kapasitas produksi secara signifikan. Selain itu, pemahaman mitra juga meningkat seiring dengan diterapkannya Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) untuk skala industri rumah tangga. Berbagai luaran dari program ini pun telah berhasil dipublikasikan melalui media massa daring, platform YouTube, dan draf artikel ilmiah. Sebagai langkah keberlanjutan program, unit usaha pengolahan terasi bubuk ini rencananya akan diintegrasikan di bawah naungan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Suak Indrapuri guna memastikan dukungan permodalan dan kesinambungan usaha. Selain itu, tim juga telah merencanakan ekspansi pemasaran secara digital dengan memanfaatkan platform e-commerce dan media sosial. Untuk terus memperluas jangkauan pasar, ke depannya akan dilakukan pula riset pengembangan varian produk baru, seperti inovasi pembuatan terasi bubuk pedas.