Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN PASIEN HIPERTENSI KRONIK Hengky Simamora; Helprida Sihite; Rouli DF Simamora; Glorya N Tambunan; Oknalita Simbolon
Jurnal STIKes Kesehatan Baru Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Medika Kesehatan Baru
Publisher : Sekolaah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kesehatan Baru Doloksanggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70751/stikeskbdoloksanggul.v3i2.118

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko utama kematian di Indonesia dan sering menimbulkan nyeri kepala tipe tegang (Hipertensi kronik). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan strategi koping dengan nyeri kronik pada pasien hipertensi di Puskesmas Bengkulu. Desain penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 170 pasien hipertensi yang mengalami nyeri tension type headache, instrumen yang digunakan berupa kuesioner Brief Cope untuk mengukur strategi koping dan Numeric Rating Scale (NRS) untuk menilai tingkat nyeri hipertensi . Hasil menunjukkan adanya hubungan signifikan, di mana strategi koping adaptif berkaitan dengan intensitas nyeri yang lebih rendah. Penerapan strategi koping adaptif penting untuk membantu pasien hipertensi mengendalikan stres dan mengurangi gejala nyeri kepala.
EDUKASI: PENYAKIT DEGENERATIF DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN PADA LANSIA DI DESA PARIKSINOMBA Nova Siregar; Jefry Banjarnahor; Hengky Simamora; Gloria Tambunan
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2025): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami berbagai masalah kesehatan akibat proses penuaan. Seiring bertambahnya usia, fungsi organ tubuh mengalami penurunan sehingga meningkatkan risiko terjadinya penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes melitus, dan asam urat. Penyakit degeneratif menjadi salah satu penyebab utama menurunnya kualitas hidup lansia apabila tidak dilakukan pencegahan dan penanganan sejak dini. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Pariksinomba pada 22 Mei 2025. Sasaran kegiatan Adalah Lanjut Usia sebanyak 60 orang. Bentuk kegiatan adalah edukasi tentang penyakit degeneratif dan Pemeriksaan Kesehatan fisik, cek asam urat, gula darah serta melakukan senam pada lansia. Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan bahwa beberapa lansia memiliki tekanan darah tinggi, kadar gula darah di atas normal, dan kadar asam urat yang meningkat. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin sebagai upaya deteksi dini penyakit degeneratif pada lansia. Pelaksanaan senam lansia berlangsung dengan baik dan diikuti secara aktif oleh peserta. Kegiatan senam membantu meningkatkan kebugaran fisik serta memberikan suasana yang menyenangkan bagi lansia. Secara umum, kegiatan ini memberikan manfaat positif bagi masyarakat, khususnya lansia, dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN LANSIA MELALUI EDUKASI PEMANFAATAN SREILIMAN UNTUK PENGELOLAAN NYERI SENDI DI DESA PAKKAT Nova Sontry Node Siregar; Jefry Banjar Nahor; Mery Simanjuntak; Hengky Simamora
Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia SEAN (ABDIMAS SEAN) Vol. 2 No. 02 (2024): Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia SEAN (ABDIMAS SEAN), Agustus 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah lanjut usia (lansia) diikuti dengan meningkatnya risiko gangguan degeneratif, salah satunya nyeri sendi yang dapat menghambat aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup. Pemanfaatan bahan alam sebagai terapi komplementer dapat menjadi salah satu pendekatan pendukung dalam pengelolaan keluhan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam memahami nyeri sendi serta penggunaan Sreiliman, yaitu kombinasi minyak serai (Cymbopogon citratus) dan andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.), sebagai terapi komplementer, sekaligus meningkatkan aktivitas fisik melalui senam lansia dan latihan gerakan sederhana untuk pencegahan stroke. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Juli 2026 di Dusun 2 Pakkat Toruan, Desa Pakkat, dengan melibatkan 30 orang lansia. Metode kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, pengenalan dan demonstrasi penggunaan minyak Sreiliman, senam lansia, praktik gerakan pencegahan stroke, serta diskusi dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab sebelum dan sesudah penyuluhan serta observasi terhadap keterlibatan peserta dalam praktik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan secara aktif, memahami manfaat dan cara penggunaan Sreiliman sebagai terapi komplementer, serta mampu mempraktikkan penggunaannya secara mandiri. Peserta juga mampu mengikuti senam lansia dan melakukan gerakan sederhana untuk mendukung kebugaran dan pencegahan stroke. Kegiatan menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang disertai demonstrasi dan aktivitas fisik dapat meningkatkan pemahaman serta keterampilan lansia dalam melakukan upaya perawatan kesehatan secara mandiri. Kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkala dengan pemantauan oleh kader kesehatan dan kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi, puskesmas, dan pemerintah desa.