Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisa Sifat Mekanis Velg Aluminium Sepeda Motor Menggunakan Metode Heat Treatment Dengan Variasi Waktu Kelipatan 3 Jam Pada Suhu Aging 150ºC Bambang Setiadi; Lanjut Martupa Dimmers Lumban Toruan
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 32 No 4 (2022): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v32i4.1474

Abstract

ABSTRACT Aluminum is a metal that has strong, lightweight, and corrosion-resistant properties, so it is widely used in household, automotive, and industrial applications, one of which is motorcycle wheels. In this study, motorcycle wheels made of aluminum material will be heat treated (quenched) at a temperature of 415oC with a waiting time of 1 hour and using a salt water solution cooling medium, then heat treatment (artificial aging) is carried out again at a temperature of 150oC with a waiting time of 3 hours. for 3 samples and cooled naturally, this study aims to study the effect of heat treatment on the hardness profile of motorcycle aluminum alloy wheels that are heat treated, and this study also conducted microstructure testing. The results of the initial surface hardness test were 82.38 HV, after (Quenching) 64.98HV and after Aging 3 hours 105.22 HV, Aging 6 hours 107.14 HV, Aging 9 hours 116.5 HV. Keywords: Aluminum, Rims, heat treatment, surface hardness
Rancang Bangun Small Turbin Angin Sumbu Vertikal Tipe Savonius Dengan Metode Matriks Achmad Husen; Bambang Setiadi; Muftiawan Fikri
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 33 No 3 (2023): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v33i3.1735

Abstract

ABSTRAK Angin sebagai sumber energi yang jumlahnya melimpah merupakan sumber energi yang terbarukan dan tidak menimbulkan polusi udara karena tidak menghasilkan gas buang yang dapat menyebabkan efek rumah kaca. Turbin angin adalah sebuah alat yang dapat mengkonversi energi kinetik angin menjadi energi listrik atau energi mekanik. Angin digunakan untuk memutar blade, yang mana ketika berputar akan menghasilkan energi. Salah satu pemanfatan energi angin adalah dengan menggunakan turbin angin. Turbin angin mampu mengubah energi kinetik angin menjadi energi listrik dengan bantuan generator. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang, dan melakukan uji coba dari sebuah small turbin angin tipe savonius dalam kapasitas kecil. Pemukiman wilayah kota dan desa merupakan wilayah yang potensial untuk dikembangkan energi angin dengan skala kecil. Perencanaan ini bertujuan untuk mengetahui perfomansi small turbin angin sumbu vertikal tipe savonius yang dirancang bangun, Model turbin angin ini memiliki 3 buah bilah kipas, dengan diameter kincir keseluruhan 10cm dan tinggi 50cm. Untuk merancang small turbin angin simbu vertikal tipe savonius perlu membuat blade atau baling kipas, dan membuat Menara untuk dudukan blade atau baling kipas. Menganalisis sistem transmisi yang digunakan pada turbin angin untuk mencari mana system yang dapat memenuhi keinginan. Dan mengevaluasi desain pada turbing angin tipe vertical, apakah aman dan dapat di produksi. Kata Kunci : Energi, Turbin Angin, Angin, PLTB
Analisis Perbandingan 2 Dan 3 Blade Turbin Angin Kecil Sumbu Vertikal Tipe Savonius Ucok Mulyo Sugeng; Veriah Hadi; Bambang Setiadi
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 33 No 4 (2023): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v33i4.1749

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah penelitian, dan melakukan uji coba dari sebuah turbin angin tipe savonius dalam kapasitas kecil. Pemukiman wilayah pesisir pantai memiliki wilayah yang potensial untuk dikembangkan energi angin baik yang skala kecil maupun skala menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perfomansi turbin angin sumbu vertical tipe savonius hasil rancang bangun, dengan diameter kincir keseluruhan 50 cm dan tinggi 100 cm. Untuk meneliti efisiensi turbin angin sumbu vertical tipe savonius jumlah blade 2 dan 3. Pada kesempatan ini akan dilakukan Analisa perfoma turbin Angin hasil rancang bangun pada jumlah blade 2 dan 3. Hasil rancang bangun turbin angin jumlah blade 2 menghasilkan effisiensi terbesar 299 % pada kecepatan angin 1 m/s dan pada jumlah blade 3 menghasilkan efisiensi terbesar 306,8% pada kecepatan angin 1m/s. Kata kunci: Turbin angin, efisiensi, kecepatan angin.
Analisis Perbandingan Performa Menggunakan Elektronik Control Unit (Ecu) Standar dan Ecu Racing (Brt Juken 5+) pada Sepeda Motor Mesin K56 E1 Dohc 4 Langkah 150cc Bambang Setiadi; Yuga Rizki Permana; Veriah Hadi
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 34 No 1 (2024): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v34i1.1999

Abstract

Perkembangan teknologi bidang otomotif mendorong manusia untuk menciptakan berbagai inovasi, salah satunya berupa alat transportasi yaitu kendaraan sepeda motor. Banyaknya perusahaan otomotif yang mengeluarkan berbagai jenis sepeda motor, mulai dari konvensional menggunakan system karburator sampai dengan teknologi terbaru yaitu sistem EFI (Electronic Fuel Injection) . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan performa menggunakan Elektronic Control unit ( ECU ) Standar dan ECU Racing ( BRT JUKEN 5+ ) pada sepeda motor dengan mesin K56 E1 DOHC 4 Langkah 150CC dengan melakukan pengujian Torsi, Daya, Air Fuel Ratio dan kemudian menganalisa konsumsi bahan bakar spesifik. ECU diuji pada Sepeda Motor Dengan Mesin K56 E1 DOHC 4 Langkah 150CC dengan menggunakan Dynotest, yang terhubung dengan komputeruntuk mendapatkan dan mencatat grafik hasil perbandingan daya dan torsi dari ECU. Hasil penelitian menunjukkan Daya maksimum pada ECU Racing 17,72 kW pada 9.420 RPM Sedangkan Daya maksimum pada ECU Standar sebesar 17,41 kW pada 9.450 RPM. Torsi maksimum pada ECU Racing 11.51 Nm pada 6.970 RPM Sedangkan Torsi maksimum pada ECU Standar sebesar 10,95 Nm pada 7,390 RPM dan Hasil Air Fuel Ratio (AFR) maksimum pada ECU Racing 16.58 : 1 pada 11.760 RPM Sedangkan Air Fuel Ratio (AFR) maksimum pada Elektronic Control unit ( ECU ) Standar sebesar 20.00 : 1 pada 4.430 RPM.
Pengelolaan Sampah Organik Masyarakat Menjadi Kompos Dengan Metode Biopori di Lingkungan Masyarakat Desa Cibuntu, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat Saputra , Hendra; Basyir Rantawi , Azhar; Leksi Siregar , Ahdiat; Rahardja, Istianto Budhi; Setiadi, Bambang; Sedu Kemie, Silvester; Kumbarasari, Shanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan hasil produk sampingan kegiatan yang tidak terpakai lagi, memiliki nilai ekonomi yang rendah, selain itu juga menghasilkan bau, dan menggangu pemandangan. Sampah organik akan menghasilkan nilai yang baik bila dilakukan proses lebih lanjut. dengan menggunakan metode biopori kita dapat mengurangi masalah sampah yang dihasilkan dari rumah tangga. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membangun  kesadaran dari masyarakat untuk dapat mengelola sampah organik pada masing – masing rumah, selain itu juga untuk mengetahui berapa penurunan rata rata sampah organiknya selama proses pengomposan terjadi. Dengan metode biopori dapat mempercepat penguraian limbah organik rumah tangga, dan mengendapkan genangan air yang berada di dalam wadah ke dalam tanah. Hasil penguraian tersebut akan menjadi kompos yang dapat dipergunakan sebagai media tanam. Biopori yang dipergunakan akan mengatasi permasalahan limbah organik yang semakin meninggi, dimana dapat menyusutkan 70% dari volumenya.
High Pressure Transfer Pump Efficiency Calculation Before And After Reverse Engineering at PLTGU XYZ Setiadi, Bambang; Rahardja, Istianto Budhi; Sitompul, Josua Uli Syahputra; Sulistiyo, Eko
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 15 No. 1 (2025): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v15i1.8549

Abstract

Steam Gas Power Plant (PLTGU) is a power plant that uses gas as fuel and reuses exhaust gas from the gas turbine to heat the pipes in the HRSG (Heat Recovery Steam Generator) to produce steam and rotate the steam turbine. PLTGU XYZ is a Gas and Steam Power Plant which has 2,154 MW. One of the important components used in PLTGU is the high-pressure transfer pump. A high-pressure transfer pump is a pump that functions to move water from the low-pressure drum through the high pressure economizer to the high pressure drum, using an automatic system. The type of high-pressure transfer pump at PLTGU XYZ is Type MC100-300/9. To maintain the efficiency of the high-pressure transfer pump, components need to be maintained or replaced. high pressure transfer pump components have been replaced on the pump shaft using the reverse engineering method. Before reverse engineering the large pump shaft the efficiency was 66%, and after reverse engineering the large pump shaft the efficiency was 63%, so the comparison of pump efficiency before and after reverse engineering the pump shaft was 3%.
The Effect of Sedimentation Cleaning in The Tailrace on Improving The Reliability of The Ampelgading Hydroelectric Power Plant Istianto Budhi Rahardja; Ahmad Rizqy Alviyan; Bambang Setiadi
Jurnal Teknologi Vol. 18 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi
Publisher : Faculty of Engineering Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.18.1.87-92

Abstract

Optimizing water resource management is crucial for improving the efficiency of hydroelectric power plants (HEPP), especially at the Ampelgading HEPP, which is one of the electricity suppliers in Malang Regency. One of the problems in HEPP operations is sedimentation in the cooling water system, which can cause disruptions to the generating units and increase maintenance costs. To improve the operational performance of the Ampelgading HEPP and reduce sedimentation in the tailrace, this study focused on the application of a special sand pump. The results showed that the drainage method using a sand pump was more effective than the manual method, as sedimentation drainage could be carried out without stopping the generating units. By reducing sedimentation levels, increasing pressure in the cooling system, and lowering bearing temperatures, the application of this tool demonstrated improved efficiency. This is demonstrated by an increase in electricity production. In November, production increased from 28.97 GWh to 31.64 GWh, in December from 33.88 GWh to 34.08 GWh, and in January from 37.63 GWh to 38.89 GWh. Therefore, maximizing sedimentation drainage through sand pumps helps maintain the sustainability of the Ampelgading hydroelectric power plant's operations.
Karakteristik Minyak Jelantah Sebagai Biodiesel Bahan Bakar Genset 1300 Va Eko Sulistiyo; P. Istianto Budhi Rahardja; Bambang Setiadi
Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika Vol. 4 No. 5 (2026): September : Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Inf
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jupiter.v4i5.1655

Abstract

The increase in fossil fuel consumption in Indonesia encourages the need for sustainable alternative energy sources. Waste Cooking Oil (WCO) has great potential as a raw material for biodiesel because its availability is abundant and does not compete with the food sector. This study aims to analyze the physicochemical characteristics of WCO-based biodiesel and evaluate its performance in 1300 VA generators through a systematic literature review approach to 2020–2025 publications. The parameters studied include density, viscosity, setane number, calorific value, thermal efficiency, and CO, HC, and NOx emissions. The synthesis results showed that WCO biodiesel has a density of 870–880 kg/m³ and a viscosity of 4.2–5.1 mm²/s, meeting SNI 7182:2015 and ASTM D6751 standards. The use of B20 blends produces thermal efficiency of 31–32%, with a reduction in CO emissions of up to 40% compared to conventional diesel, despite an increase in NOx of around 5%. Economically, the use of WCO has the potential to reduce fuel costs and support the circular economy. This study confirms that used cooking oil-based biodiesel is technically and ecologically feasible for household-scale generator set applications and MSMEs.