Teguh Budi Susilo
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Survei Indeks Massa Tubuh (Imt) Dan Anthropomethry Pada Siswa Kelas 1-6 Di Sdn Srikaton Kecamatan Papar Kabupaten Kediri Ricky saputra; Irwan Setiawan; Puspodari; Teguh Budi Susilo
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 3 No. 04 (2025): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v3i04.2025_P559-568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan pengukuran antropometri pada siswa kelas 1 hingga 6 di SDN Srikaton, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Variabel independen (X) dalam penelitian ini adalah IMT, yang dihitung berdasarkan berat dan tinggi badan siswa. Variabel dependen (Y) adalah status gizi, yang dinilai melalui pengukuran ketebalan lipatan kulit menggunakan alat Skinfold Caliper. Metode penelitian ini melibatkan pengukuran tinggi dan berat badan untuk menghitung IMT, serta pengukuran ketebalan lipatan kulit di beberapa titik tubuh untuk menilai komposisi lemak tubuh. Sebagai alat untuk mengukur status gizi, IMT memiliki kelebihan dalam hal kemudahan dan kecepatan pengukuran. Namun, IMT tidak dapat membedakan antara massa otot dan lemak tubuh, sehingga tidak selalu mencerminkan komposisi tubuh secara akurat. Sebaliknya, pengukuran ketebalan lipatan kulit menggunakan Skinfold Caliper dapat memberikan perkiraan persentase lemak tubuh yang lebih akurat, meskipun memerlukan keterampilan teknis dan konsistensi dalam pengukuran. Kombinasi kedua metode ini dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai status gizi dan komposisi tubuh siswa.dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai status gizi siswa di SDN Srikaton dan menjadi dasar untuk intervensi yang lebih tepat dalam upaya meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak.
Survei Kondisi Fisik Atlet Pencak Silat Pagar Nusa Pac Ngetos Pc Nganjuk Untuk Menghadapi Kejurcab Vi Pagar Nusa Nganjuk Rudi Ahmadi; M. Anis Zawawi; Moh. Nur Kholis; Teguh Budi Susilo
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 3 No. 04 (2025): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v3i04.2025_P559-568

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran penting kebugaran jasmani dalam menunjang prestasi atletik, khususnya pada cabang olahraga pencak silat yang menuntut kondisi fisik optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik atlet Pencak Silat Pagar Nusa PAC Ngetos PC Nganjuk sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Pagar Nusa ke-6 Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian meliputi seluruh atlet pencak silat putra Pagar Nusa PAC Ngetos PC Nganjuk yang berjumlah 30 atlet dengan rentang usia 15–19 tahun, dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes dan pengukuran kebugaran jasmani. Analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk menentukan distribusi persentase dan kategori tingkat kebugaran jasmani atlet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik atlet pencak silat usia 15–19 tahun berada pada dua kategori, yaitu kategori cukup sebesar 80% dan kategori baik sebesar 20%. Tidak ditemukan atlet yang masuk dalam kategori kurang maupun sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kondisi fisik atlet Pencak Silat Pagar Nusa PAC Ngetos PC Nganjuk secara umum berada pada kategori cukup dan baik, sehingga diperlukan program latihan fisik yang lebih terencana dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapan atlet dalam menghadapi kompetisi
Literasi Kebugaran Jasmani Peserta Didik Sekolah Pencak Silat Tunas Putih Usia Dini Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk Sanggang Esa Saksena; Moh. Nur Kholis; Teguh Budi Susilo
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 3 No. 04 (2025): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v3i04.2025_P559-568

Abstract

Literasi kebugaran jasmani merupakan kemampuan individu dalam memahami pentingnya kebugaran jasmani, mengetahui cara menjaga kebugaran, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki peran strategis dalam membangun literasi kebugaran jasmani melalui pengalaman belajar yang sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebugaran jasmani dan literasi kebugaran jasmani peserta didik Sekolah Pencak Silat Tunas Putih. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek peserta didik putra dan putri. Hasil analisis pertama menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani peserta didik didominasi kategori cukup, yaitu 43 anak (75,79%), sedangkan kategori baik hanya 9 anak (15,07%). Analisis kedua terkait literasi kebugaran jasmani menunjukkan bahwa mayoritas peserta didik berada pada kategori cukup sebanyak 21 anak (82%), sementara kategori baik hanya 3 anak (12%). Selanjutnya, hasil analisis ketiga pada peserta didik putri menunjukkan tingkat kebugaran jasmani berada pada kategori cukup dengan frekuensi 22 anak (71,97%). Berdasarkan keseluruhan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani dan literasi kebugaran jasmani peserta didik Sekolah Pencak Silat Tunas Putih berada pada kategori cukup. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kualitas pembelajaran PJOK dan program latihan yang terencana untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan literasi kebugaran peserta didik secara optimal.