Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA DALAM MENGIKUTI PROSES PEMBELAJARAN PJOK DI KELAS XI MAN 3 PANDEGLANG Rasnah; Rusmiyadi; Gasam Tarmon
Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mendidik Vol. 3 No. 1, Januari (2026): Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mendidik
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mendidik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat belajar siswa dalam mengikuti proses pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di kelas XI MAN 3 Pandeglang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa terhadap pelajaran PJOK di MAN 3 Pandeglang cukup tinggi, terutama pada aspek praktik olahraga yang menyenangkan. Namun, minat siswa terhadap materi teori, seperti pengetahuan tentang kesehatan dan anatomi tubuh, relatif lebih rendah. Faktor-faktor yang memengaruhi minat belajar siswa meliputi kualitas pengajaran, metode yang digunakan, serta fasilitas yang tersedia di sekolah. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar pembelajaran PJOK lebih inovatif dan melibatkan lebih banyak aktivitas yang menarik untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam kedua aspek pembelajaran, baik teori maupun praktik.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI HIDROPONIK SEBAGAI STRATEGI KEMANDIRIAN PANGAN DAN PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DI DESA WARUNGGUNUNG Taufik Nurhardiansyah; Deviani; Cicih Nurhasanah; Nur’ajijah; Pepi Mulyani; Usep Saepul Mustakim; Yeni Sulaeman; Gasam Tarmon
JPM Serumpun Mengabdi Vol. 3 No. 2, Juli (2026): JPM Serumpun Mengabdi
Publisher : JPM Serumpun Mengabdi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program ketahanan pangan berbasis hidroponik di Desa Warunggunung bertujuan meningkatkan kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang mencakup sosialisasi, pelatihan teknis budidaya pakcoy, pendampingan berkala, serta panen bersama. Tahap persiapan meliputi instalasi sistem hidroponik, penyediaan media tanam dan nutrisi, serta penentuan lokasi pilot project. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa warga memahami konsep hidroponik dan mampu mempraktikkan penyemaian benih, peracikan nutrisi, serta pemindahan bibit dengan baik. Pendampingan intensif membantu mengatasi kendala teknis, seperti pengaturan nutrisi dan pencegahan lumut. Tingkat keberhasilan pertumbuhan tanaman mencapai 70%, dengan kualitas sayuran yang mendapat respons positif dari masyarakat. Program ini membuktikan efektivitas pembelajaran berbasis praktik langsung dalam meningkatkan keterampilan teknis sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat. Hidroponik tidak hanya memungkinkan produksi pangan segar di lahan terbatas, tetapi juga mendukung kemandirian pangan serta membuka peluang penerapan mandiri di rumah warga. Keberlanjutan program diharapkan melalui pendampingan lanjutan, penyediaan sarana hidroponik, dan monitoring rutin guna memperluas partisipasi masyarakat.