Program ketahanan pangan berbasis hidroponik di Desa Warunggunung bertujuan meningkatkan kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang mencakup sosialisasi, pelatihan teknis budidaya pakcoy, pendampingan berkala, serta panen bersama. Tahap persiapan meliputi instalasi sistem hidroponik, penyediaan media tanam dan nutrisi, serta penentuan lokasi pilot project. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa warga memahami konsep hidroponik dan mampu mempraktikkan penyemaian benih, peracikan nutrisi, serta pemindahan bibit dengan baik. Pendampingan intensif membantu mengatasi kendala teknis, seperti pengaturan nutrisi dan pencegahan lumut. Tingkat keberhasilan pertumbuhan tanaman mencapai 70%, dengan kualitas sayuran yang mendapat respons positif dari masyarakat. Program ini membuktikan efektivitas pembelajaran berbasis praktik langsung dalam meningkatkan keterampilan teknis sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat. Hidroponik tidak hanya memungkinkan produksi pangan segar di lahan terbatas, tetapi juga mendukung kemandirian pangan serta membuka peluang penerapan mandiri di rumah warga. Keberlanjutan program diharapkan melalui pendampingan lanjutan, penyediaan sarana hidroponik, dan monitoring rutin guna memperluas partisipasi masyarakat.
Copyrights © 2026