Meta Zulyati Oktora
Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia.

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Deteksi Dini Kesehatan Melalui Aktivitas Fisik dan Pemeriksaan Kesehatan pada Lansia di Nagari Sungai Gayo Lumpo Meta Zulyati Oktora; Debie Anggraini; Yuri Haiga
Abdika Sciena Vol 3 No 1 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 1, Juni 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i1.215

Abstract

Latar Belakang: Penuaan populasi di Indonesia disertai dengan meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes mellitus. Upaya deteksi dini dan promosi aktivitas fisik merupakan langkah preventif yang penting, terutama di daerah perdesaan dengan keterbatasan akses layanan kesehatan. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeteksi risiko kesehatan pada lansia melalui pemeriksaan kesehatan dan evaluasi aktivitas fisik di Nagari Sungai Gayo Lumpo, Kabupaten Pesisir Selatan. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada Agustus 2024 dengan pendekatan survei deskriptif. Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah, kadar glukosa darah, berat badan dan tinggi badan, serta pengisian kuesioner aktivitas fisik oleh 50 lansia. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil menunjukkan 40% lansia mengalami hipertensi dan 30% mengalami hiperglikemia. Sebanyak 50% memiliki indeks massa tubuh normal, sementara 30% mengalami overweight/obesitas. Aktivitas fisik harian didominasi oleh aktivitas ringan (60%) dan sedang (30%). Kesimpulan: Deteksi dini risiko kesehatan melalui kegiatan pemeriksaan terpadu dan penilaian aktivitas fisik bermanfaat untuk identifikasi awal PTM pada lansia. Edukasi dan intervensi berkelanjutan perlu dilakukan untuk mendorong gaya hidup sehat di komunitas lansia.
Deteksi Dini Faktor Risiko Kanker Serviks berbasis Data Klinis Pasien di RSUP. Dr. M.Djamil Padang Meta Zulyati Oktora; Debie Anggraini; Nadia Purnama Dewi
Abdika Sciena Vol 3 No 1 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 1, Juni 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i1.269

Abstract

Latar Belakang : Kanker serviks merupakan salah satu kanker terbanyak pada perempuan di Indonesia dan sering terdiagnosis pada stadium lanjut. Deteksi dini dan edukasi faktor risiko sangat penting dalam menurunkan angka kejadian dan mortalitas. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko kanker serviks pada wanita usia subur berbasis data klinis pasien serta mengintegrasikannya dalam kegiatan edukasi masyarakat. Metode: Kegiatan dilaksanakan di RSUP Dr. M. Djamil Padang pada September 2020–April 2021 dengan desain deskriptif analitik cross sectional. Populasi penelitian adalah 70 pasien kanker serviks yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data yang dikumpulkan meliputi usia menikah, jumlah paritas, serta lama penggunaan kontrasepsi hormonal. Kegiatan pengabdian meliputi penyuluhan, diskusi kelompok, distribusi leaflet, dan informasi mengenai skrining deteksi dini (Pap smear/IVA). Hasil: Sebanyak 42,9% pasien menikah pada usia <20 tahun, dan 80% pasien adalah multipara. Lama penggunaan kontrasepsi hormonal terbanyak <5 tahun (55,7%) dengan jenis terbanyak kontrasepsi suntik (62,9%). Sebagian besar pasien terdiagnosis pada stadium lanjut: stadium III (47,1%) dan stadium II (30%). Edukasi melalui penyuluhan dan distribusi media informasi berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai faktor risiko dan pentingnya deteksi dini. Kesimpulan: Faktor risiko yang dominan pada pasien kanker serviks adalah usia menikah muda, multiparitas, serta penggunaan kontrasepsi hormonal jangka panjang. Edukasi kesehatan berbasis data klinis pasien efektif meningkatkan kesadaran wanita usia subur terhadap pencegahan dan deteksi dini kanker serviks.
Deteksi dan Edukasi Dismenore sebagai Masalah Kesehatan Reproduksi pada Mahasiswi Kedokteran Universitas Baiturrahmah Meta Zulyati Oktora; Tia Reza; Ghiffari Naufal Cahyadi; Hafani; Nila Puteriyani
Abdika Sciena Vol 3 No 1 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 1, Juni 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i1.270

Abstract

Latar Belakang: Dismenore merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami wanita usia reproduktif, termasuk mahasiswi. Kondisi ini berdampak signifikan pada aktivitas akademik dan kualitas hidup, namun masih sering dianggap sebagai keluhan normal yang kurang mendapat perhatian. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeteksi kejadian dismenore pada mahasiswi kedokteran serta memberikan edukasi kesehatan reproduksi mengenai pencegahan dan penatalaksanaannya. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada Desember 2023–Januari 2024 di Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah. Desain kegiatan adalah observasional kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi terjangkau adalah seluruh mahasiswi kedokteran (n = 52) yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terkait derajat dismenore dan dampaknya terhadap aktivitas belajar. Kegiatan pengabdian meliputi penyuluhan, diskusi kelompok, dan distribusi leaflet. Hasil: Sebagian besar responden mengalami dismenore sedang (51,9%). Sebanyak 59,6% melaporkan aktivitas belajar terganggu akibat dismenore. Analisis menunjukkan adanya hubungan bermakna antara kejadian dismenore dan gangguan aktivitas belajar (p = 0,001). Edukasi yang diberikan meningkatkan pengetahuan peserta mengenai manajemen mandiri dismenore, baik farmakologis maupun nonfarmakologis. Kesimpulan: Dismenore sedang merupakan keluhan terbanyak pada mahasiswi kedokteran dan berhubungan signifikan dengan terganggunya aktivitas belajar. Edukasi kesehatan reproduksi terbukti efektif dalam