Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Karakteristik Pasien HIV/AIDS dengan Infeksi Oportunistik di RSUP Dr.M.Djamil Padang, Tahun 2021 Yuri Haiga; Debie Anggraini; Meta Zulyati Oktora; Puja Wanandri
Scientific Journal Vol. 4 No. 2 (2025): SCIENA Volume IV No 2, March 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v4i2.222

Abstract

Latar Belakang : Human Immunodefeciency Virus (HIV), merupakan virus penyebab Acquired Immune Defeciency Syndrome (AIDS) dengan sistem kerja menyerang darah putih sel CD 4 tergantung dari infeksi opertunistik yang menyertainya. Tujuan: Mengetahui gambaran karakteristik pasien HIV AIDS dengan infeksi opertunistik di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kategorik. Penelitian menggunakan rancangan total sampling menggunakan data sekunder dengan jumlah sampel sebanyak 31. Hasil : Dari 31 sampel pasien HIV AIDS dengan Infeksi Oportunistik, paling banyak berjenis kelamin laki-laki sebanyak 21 orang (93.5%), usia terbanyak pada dewasa yaitu 21 orang (67.7%), pekerjaan terbanyak adalah wiraswasta yaitu 11 orang (35.5%), pendidikan terbanyak adalah SMA yaitu 19 orang (61.3%) status pernikahan terbanyak adalah menikah yaitu 13 orang (41.9%) dan pasien terbanyak memiliki infeksi oportunistik adalah Infeksi Mycobacterium tuberculosis sebanyak 12 orang (38.7%). Kesimpulan: Pasien HIV AIDS banyak yang berjenis kelamin laki-laki ,usia 26-45 tahun, pekerjaan wiraswasta,Pendidikan SMA ,pasien sudah menikah dan dengan infeksi oportunisistik terbanyak yaitu infeksi Mycobacterium tuberculosis
Hubungan Jenis Arthritis dengan Intensitas Nyeri Putri Sinthya Nirwana; Yuliza Birman; Yuri Haiga
Scientific Journal Vol. 5 No. 3 (2026): SCIENA Volume V No 3, May 2026
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v5i3.364

Abstract

Latar Belakang: Arthritis merupakan penyakit muskuloskeletal dengan prevalensi tinggi yang mencakup osteoarthritis, gout arthritis, dan rheumatoid arthritis, serta sering menimbulkan keluhan utama berupa nyeri. Perbedaan patofisiologi pada masing-masing jenis arthritis diduga menyebabkan variasi intensitas nyeri yang dirasakan pasien dan berdampak pada aktivitas serta kualitas hidup.  Tujuan: Untuk mengetahui hubungan jenis arthritis dengan intensitas nyeri. Metode: Ruang lingkup penelitian ini adalah Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Penyakit Saraf dan Ilmu Anatomi Kedokteran. Penelitian ini menggunakan metode observasi analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dimulai dari bulan April sampai November 2025. Populasi terjangkau pada penelitian adalah semua pasien arthritis yang melakukan kunjungan atau menerima pelayanan pengobatan di Puskesmas Lubuk Buaya Padang selama periode 2023-2024. Pengambilan sampel dengan metode purposive sampling, besar sampel menggunakan rumus analisis kategorik tidak berpasangan dengan jumlah sampel sebanyak 369 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data diambil dari rekam medik pasien Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Pengolahan data menggunakan komputerisasi program SPSS versi terbaru. Analisa data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji likehood ratio. Hasil: Berdasarkan penelitian, pasien arthritis paling banyak dengan rentang umur 60-74 tahun (49,3%), berejenis kelamin perempuan (64,5%), dan tidak bekerja (64,8%). Lokasi nyeri sendi terbanyak di lutut (30,4%), dengan jenis obat NSAID terbanyak yaitu asam dikofenak (80,2%), sedangkan jenis arthritis terbanyak  gout arthritis (72,9%), lalu Intensitas nyeri terbanyak nyeri ringan (71.5%). Hasil uji statistik likelihood ratio menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara jenis arthritis dengan intensitas nyeri (p = 0,144).  Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan signifikan antara jenis arthritis dengan intensitas nyeri pada pasien arthritis di Puskesmas Lubuk Buaya tahun 2023-2024
Deteksi Dini Kesehatan Melalui Aktivitas Fisik dan Pemeriksaan Kesehatan pada Lansia di Nagari Sungai Gayo Lumpo Meta Zulyati Oktora; Debie Anggraini; Yuri Haiga
Abdika Sciena Vol 3 No 1 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 1, Juni 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i1.215

Abstract

Latar Belakang: Penuaan populasi di Indonesia disertai dengan meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes mellitus. Upaya deteksi dini dan promosi aktivitas fisik merupakan langkah preventif yang penting, terutama di daerah perdesaan dengan keterbatasan akses layanan kesehatan. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeteksi risiko kesehatan pada lansia melalui pemeriksaan kesehatan dan evaluasi aktivitas fisik di Nagari Sungai Gayo Lumpo, Kabupaten Pesisir Selatan. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada Agustus 2024 dengan pendekatan survei deskriptif. Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah, kadar glukosa darah, berat badan dan tinggi badan, serta pengisian kuesioner aktivitas fisik oleh 50 lansia. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil menunjukkan 40% lansia mengalami hipertensi dan 30% mengalami hiperglikemia. Sebanyak 50% memiliki indeks massa tubuh normal, sementara 30% mengalami overweight/obesitas. Aktivitas fisik harian didominasi oleh aktivitas ringan (60%) dan sedang (30%). Kesimpulan: Deteksi dini risiko kesehatan melalui kegiatan pemeriksaan terpadu dan penilaian aktivitas fisik bermanfaat untuk identifikasi awal PTM pada lansia. Edukasi dan intervensi berkelanjutan perlu dilakukan untuk mendorong gaya hidup sehat di komunitas lansia.
Skrining Tekanan Darah, Gula Darah, dan Status Gizi sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Kronis di Masyarakat Meta Zulyati Oktora; Debie Anggraini; Yuri Haiga; Nana Liana; Nurwiyeni; Anandia Putriyuni; Desi Aliefia
Abdika Sciena Vol 3 No 1 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 1, Juni 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i1.219

Abstract

Latar Belakang: Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes mellitus, dan dislipidemia merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan komunitas merupakan langkah strategis untuk mencegah komplikasi jangka panjang dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini faktor risiko PTM dan memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat Nagari Sagalo, Kabupaten Pesisir Selatan. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus 2024 dalam bentuk pemeriksaan kesehatan massal oleh tim KKN terpadu. Parameter yang diperiksa meliputi tekanan darah, kadar gula darah, berat badan, tinggi badan, dan status lansia. Edukasi mengenai pencegahan PTM dan gaya hidup sehat diberikan secara langsung melalui penyuluhan dan media cetak. Data hasil pemeriksaan dianalisis secara deskriptif. Hasil: Rata-rata berat badan peserta adalah 54,9 kg dengan kisaran 29,5–85,2 kg. Tinggi badan rata-rata 148,9 cm. Rata-rata tekanan darah sistolik sebesar 129,4 mmHg dan diastolik 76,8 mmHg. Kadar gula darah rata-rata 110,8 mg/dL dengan nilai tertinggi mencapai 162 mg/dL. Ditemukan beberapa peserta dengan tekanan darah dan kadar gula di atas ambang normal, yang belum menyadari status kesehatannya sebelumnya. Kesimpulan: Kegiatan deteksi dini ini berhasil mengidentifikasi individu dengan faktor risiko PTM yang belum terdiagnosis. Pemeriksaan komunitas dan edukasi kesehatan terbukti penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit kronis. Disarankan dilakukan tindak lanjut berupa pembinaan dan pemantauan kesehatan secara berkala.
Penyegaran Pemeriksaan Forensik dan Penulisan Visum et Repertum bagi Dokter Umum di Rumah Sakit Bhayangkara TK III Padang Insil Pendri Hariyani; Resti Rahmadika Akbar; Yuri Haiga
Abdika Sciena Vol 3 No 2 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 2, Desember 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i2.307

Abstract

Dokter umum memiliki peran strategis dalam penanganan awal kasus-kasus yang berkaitan dengan proses hukum, khususnya dalam pemeriksaan forensik dan penulisan Visum et Repertum (VeR). Namun, keterbatasan pelatihan berkelanjutan dan tingginya beban kerja sering kali menyebabkan variasi kualitas VeR yang dihasilkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyegarkan pengetahuan dan meningkatkan pemahaman dokter umum terkait pemeriksaan forensik dan penulisan Visum et Repertum sesuai standar medis dan hukum. Kegiatan dilaksanakan pada November 2024 di Rumah Sakit Bhayangkara TK III Padang dengan metode edukasi berupa pemberian materi, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 13 dokter umum. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, dengan nilai rata-rata post-test sebesar 7,15 dari total 14 soal. Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya Visum et Repertum sebagai dokumen hukum, bukan sekadar administrasi medis. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi dasar dokter umum dalam pemeriksaan forensik dan penulisan Visum et Repertum, meskipun diperlukan kegiatan lanjutan yang berkesinambungan untuk memperkuat penguasaan kompetensi secara menyeluruh.