Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Transformasi Pembangunan Desa Berbasis Analisis SWOT: Studi Kasus Potensi Lokal Lembang Tadongkon, Toraja Utara Irsyadi Siradjuddin; Muhammad Anshar; Fitriani
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.2891

Abstract

Pengabdian ini berfokus pada identifikasi potensi wilayah dan perumusan strategi transformasi pembangunan di Lembang Tadongkon. Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas pembangunan berbasis potensi lokal melalui pendekatan campuran yang mengintegrasikan metode kualitatif dan kuantitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan aparat lembang, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari dokumen perencanaan resmi. Analisis SWOT digunakan untuk mengkaji kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman wilayah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Lembang Tadongkon memiliki kekuatan berupa sumber daya alam melimpah dan modal sosial budaya yang kuat, namun masih menghadapi rendahnya produktivitas dan kurangnya diversifikasi ekonomi. Program pengabdian ini menghasilkan strategi pembangunan terpadu yang mendorong modernisasi pertanian, pengembangan ekowisata, dan pemanfaatan teknologi digital, sehingga berdampak pada peningkatan partisipasi masyarakat dan penguatan arah pembangunan berkelanjutan
The Effect of Watching the Cartoon Film "The Lost Cat" on Listening Skill of Trilateral Verbs: Pengaruh Menonton Film Kartun “The Lost Cat” terhadap Kemampuan Mendengarkan Kata Kerja Trilateral Fitriani; Muh. Fihris Khalik; Afifuddin Harisah
ELOQUENCE : Journal of Foreign Language Vol. 5 No. 2 (2026): AUGUST
Publisher : Language Development Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/eloquence.v5i2.3486

Abstract

Background: Listening skills (maharah istima') are the foundation of Arabic language acquisition; however, female students’ ability to understand transitive and intransitive triliteral verbs (fi'il tsulasi) in spoken discourse remains low due to the limited availability of contextual audiovisual materials. Purpose: This study aims to describe the level of maharah istima’ before and after watching the animated film “Al-Qith Adh-Dha’i’,” measure the impact of the screening, and reveal its contribution to morphological awareness. Method: The study employed a one-group pretest–posttest pre-experimental design using a mixed-methods approach; data were collected from 10 female 11th-grade students at Madrasah Aliyah Al-Bayan Hidayatullah in Makassar through tests, Likert-scale questionnaires, observations, and interviews, and were then analyzed using descriptive statistics, N-Gain, and qualitative descriptive analysis with triangulation. Results and Discussion: The results showed a limited increase from 51% (adequate) to 63% (good) with an N-Gain of 0.22 (low category), a positive affective response of 71.4% (good), and an initial morphological awareness of 52% (adequate); these findings fill a research gap by demonstrating that animated films serve as a strong motivational-contextual mediator in the affective domain, yet are not sufficient on their own to produce profound cognitive gains without organized morphological practice. Conclusions and Implications: The screening of animated films contributes fundamentally, though not absolutely effectively, to listening comprehension and morphological awareness; therefore, animated films need to be integrated with organized morphological exercises and clear audio materials, and further research with control groups and larger samples is warranted.
Wawasan Hadis Nabi Saw Tentang Doa Susah Tidur  (Telaah Kritik Dalam Kitab Al-Ażkār Al-Nawawī) Fitriani
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hadis-hadis Nabi saw. tentang doa susah tidur yang termuat dalam Kitab al-Ażkār karya Imam al-Nawawī melalui kajian kritik hadis, serta menjelaskan relevansinya dalam kehidupan masyarakat modern. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan pendekatan deskriptif-analitis. Analisis dilakukan melalui kritik sanad dan matan terhadap hadis-hadis yang berkaitan dengan doa susah tidur. Sumber data primer berasal dari Kitab al-Ażkār karya Imam al-Nawawī, sedangkan data sekunder diperoleh dari kitab-kitab hadis, buku, jurnal ilmiah, dan literatur lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kitab al-Ażkār merupakan karya yang menghimpun doa dan zikir berdasarkan hadis Nabi saw. secara sistematis sehingga memudahkan umat Islam dalam mempelajari dan mengamalkannya. Dari tiga hadis yang dikaji, dua hadis berstatus ḍa‘īf, sedangkan satu hadis berkualitas ḥasan li gairī sehingga dapat dijadikan dasar pengamalan. Selain itu, hadis-hadis tentang doa susah tidur tetap relevan pada era modern karena dapat menjadi bentuk ikhtiar spiritual dalam menghadapi gangguan tidur, stres, dan kecemasan, serta mendukung kesehatan mental umat Islam. Oleh karena itu, pengamalan doa-doa tersebut perlu disertai dengan pemahaman terhadap kualitas hadis agar sesuai dengan kaidah ilmu hadis.