Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi Pengelolaan Pekarangan Berbasis Pelatihan untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga pada KWT Dahlia di Kelurahan Juata Permai Nurul Chairiyah; Nur Indah Mansyur; Titik Ismandari; Eko Hary Pudjiwati; Siti Zahara; Muh. Adiwena; Nurjannah; Andi; Syamsir
JURPIKAT Vol 7 No 1 (2026): 7.1 2026
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2951

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) Dahlia dalam pengelolaan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga di Kelurahan Juata Permai, Kota Tarakan. Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan budidaya hortikultura, khususnya pada pembibitan, penyiapan media tanam, dan pemanfaatan teknologi lahan sempit. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui tahapan identifikasi aset dan kebutuhan, penyuluhan, pelatihan berbasis praktik (learning by doing), pendampingan dosen dan mahasiswa, serta evaluasi partisipatif. Kegiatan difokuskan pada budidaya sayuran hortikultura melalui sistem hidroponik dan media polybag. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi anggota KWT, dengan rata-rata skor pengetahuan dan keterampilan meningkat dari sekitar 40% menjadi 80%. Selain peningkatan kapasitas teknis, kegiatan ini juga meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan partisipasi kelompok dalam pemanfaatan pekarangan secara produktif. Program ini berkontribusi pada penguatan kemandirian pangan keluarga serta pemberdayaan perempuan melalui pengelolaan pertanian pekarangan berkelanjutan di wilayah perkotaan. Abstract: This community service program aimed to enhance the capacity of the Dahlia Women Farmers Group (KWT) in managing home gardens to support household food security in Juata Permai Subdistrict, Tarakan City. The main problems faced by the group included limited knowledge and technical skills in horticultural cultivation, particularly in seedling preparation, growing media management, and the application of small-scale cultivation technologies. The program was implemented using an Asset-Based Community Development (ABCD) approach through stages of asset and needs identification, counseling, hands-on training (learning by doing), mentoring involving lecturers and students, and participatory evaluation. Activities focused on horticultural crop cultivation using hydroponic systems and polybag media. Evaluation results showed a significant improvement in participants’ competencies, with average knowledge and skill scores increasing from approximately 40% before the program to 80% after the intervention. In addition to technical capacity building, the program also enhanced participants’ motivation, self-confidence, and group participation in utilizing home gardens productively. Overall, this activity contributed to strengthening household food independence and empowering women through sustainable urban home garden management.
EDUKASI PENTINGNYA PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA DAN BERBASIS DIGITAL Elly Jumiati; Sekar Inten Mulyani; Titik Ismandari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57110

Abstract

Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan gerakan kemasyarakatan di Indonesia yang bertujuan memberdayakan perempuan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. PKK Kelurahan Pamusian Kecamatan Tarakan Tengah terdapat kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K)-PKK sebagai salah satu program untuk membantu meningkatkan pendapatan perempuan. Akan tetapi terdapat kendala dalam melaksanakan beberapa kegiatan/program diantaranya menyusun laporan kegiatan khususnya terkait laporan keuangan, terlebih di era digitalisasi seperti saat ini dituntut untuk mampu mengimbangi perkembangan jaman. Berdasarkan hal ini, maka perlu memberikan edukasi terkait Pentingnya Penyusunan Laporan keuangan berbasis digital yang sederhana untuk para anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Pamusian. Kegiatan ini menggunakan metode pembelajaran usia dewasa menengah. Para anggota akan memperoleh wawasan melalui ceramah, berpartisipasi dalam diskusi kelompok, berbagi cerita baik dan buruk, serta mempelajari pengetahuan baru melalui berbagai studi kasus.Adapun hasil dari kegiatan ini adalah:1. Peserta memiliki persepsi yang baik/positif terhadap kegiatan yang dilakukan, 2. Peserta mendapatkan wawasan dan pengetahuan baru tentang Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana dan Berbasis Digital, dan 3. Peserta mendapatkan ketrampilan dalam mengelola/memanajemen organisasi atau usahanya khususnya pada aspek Keuangan. Dengan hasil ini kelompok usaha bisa lebih mengembangkan usahanya karena dengan penerapan Laporan Keuangan Sederhana dan Berbasis Digital memudahkan untuk mengakses modal usaha ke lembaga keuangan seperti perbankan.
Assessing the Efficacy of Government Floor Price Interventions in Stabilizing Farm Gate Paddy Prices Across Major Indonesian Production Hubs Sulistyaningsih; Titik ismandari; Alfath Desita Jumiar; Nurlaila
Agriculture Journal Vol 3 No 2 (2026): May, 2026
Publisher : CV. HEI PUBLISHING INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70076/apj.v3i2.179

Abstract

This study evaluates the effectiveness of the Government Purchase Price (HPP) policy in stabilizing farm-gate paddy prices in major rice-producing regions of Indonesia. Monthly panel data from the Central Bureau of Statistics and the National Food Agency for 2020–2025 were analyzed using descriptive statistics and price parity approaches. The results indicate that HPP serves as an important price protection instrument, but its implementation remains uneven due to logistical constraints and limited post-harvest infrastructure. In South Sulawesi, farm-gate prices were consistently around 150 IDR/kg below the HPP benchmark, while regression analysis revealed a negative relationship between grain moisture content and compliance with HPP standards (β = -0.456). The findings suggest that the effectiveness of the floor price policy depends not only on the established price level, but also on procurement capacity and post-harvest quality management. Therefore, region-specific pricing strategies and investment in drying facilities are necessary to improve farmer welfare and strengthen food price stability in Indonesia.