Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Fast Track untuk Lolos E-Recruitment Calon Wisudawan UNAKI Florenstina; Mikael Kala; Raden Rara Ayu Widaningsih; Ana Wahyuni; Handoko Soerjanto
JURPIKAT Vol 3 No 3 (2022)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v3i3.3118

Abstract

Transformasi digital dalam rekrutmen mendorong penggunaan e-recruitment yang menuntut kesiapan lulusan perguruan tinggi. Namun, masih banyak calon wisudawan yang belum memahami sistem rekrutmen digital, penyusunan CV berbasis ATS, serta wawancara daring. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan calon wisudawan Universitas AKI dalam menghadapi e-recruitment melalui pelatihan fast track. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan strategi experiential learning, meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan materi, pelatihan interaktif, praktik, simulasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap alur rekrutmen digital, kemampuan menyusun CV berbasis ATS, serta kepercayaan diri dalam wawancara daring. Pelatihan ini berdampak positif dalam meningkatkan kesiapan kerja dan daya saing lulusan di pasar kerja digital.
Pelatihan Sistem Pengendalian Internal dan Anti-Fraud pada Guest House Bintang Tiga Semarang Mikael Kala; Ahmad Muhid; Raden Rara Ayu Widaningsih; Florenstina; M. Rifki Bakhtiar
JURPIKAT Vol 4 No 3 (2023): VOL. 4 NO. 3 (2023)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v4i3.3119

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan mitra dalam menerapkan sistem pengendalian internal serta pencegahan fraud pada Guest House Bintang Tiga Semarang. Permasalahan utama meliputi lemahnya pemisahan tugas, pencatatan transaksi yang belum tertib, serta rendahnya kesadaran terhadap risiko kecurangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait pentingnya pengendalian internal, serta kemampuan dalam mengidentifikasi kelemahan sistem dan merancang perbaikan sederhana. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran terhadap berbagai bentuk fraud dan upaya pencegahannya. Implementasi pengendalian internal yang lebih baik mendorong transparansi, akuntabilitas, serta pengelolaan usaha yang lebih efektif. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan usaha melalui penerapan sistem yang lebih terstruktur dan berintegritas.