Odi Haluk
Universitas Cenderawasih

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DI KABUPATEN JAYAWIJAYA Odi Haluk; Novita Medyati; Dolfinus Yufu Bouway; Arius Togodly; Hasmi Hasmi; Agus Zainuri
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v5i3.13671

Abstract

Maternal and child health services are a priority program aimed at improving public health status and reducing maternal and infant mortality rates. Their implementation in Jayawijaya Regency continues to face geographical, socio-cultural, and access-related challenges. This study aimed to analyze the factors associated with maternal and child health services, including antenatal care (ANC) visits, community awareness, maternal education, access to services, and childbirth practices. A qualitative method with a phenomenological approach was employed. Informants consisted of three healthcare workers managing the maternal and child health program at Ilekma, Asolokobal, and Musaffak Community Health Centers. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings showed that ANC visits remained low because most pregnant women first sought antenatal care during the second or third trimester. Limited community awareness and low maternal education further hindered service utilization. Access to services was constrained by distance, mountainous topography, and limited transportation, while home delivery practices persisted and increased the risk of complications. Healthcare workers had undertaken health education, home visits, collaboration with cadres, and integrated health post (posyandu) activities to improve service coverage. Strengthening health promotion, referral systems, and cross-sectoral support is needed to improve maternal and child health services in the Papuan highlands. ABSTRAK Pelayanan kesehatan ibu dan anak merupakan program prioritas dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Pelaksanaannya di Kabupaten Jayawijaya masih menghadapi tantangan geografis, sosial budaya, dan keterbatasan akses fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak, meliputi kunjungan antenatal care (ANC), kesadaran masyarakat, pendidikan ibu, akses pelayanan, dan praktik persalinan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan terdiri atas tiga tenaga kesehatan pengelola program KIA di Puskesmas Ilekma, Puskesmas Asolokobal, dan Puskesmas Musaffak. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kunjungan ANC masih rendah karena sebagian besar ibu hamil baru memeriksakan kehamilan pada trimester kedua atau ketiga. Kesadaran masyarakat dan tingkat pendidikan ibu yang rendah turut menghambat pemanfaatan pelayanan kesehatan. Akses pelayanan terkendala jarak, topografi pegunungan, dan keterbatasan transportasi, sementara praktik persalinan di rumah masih ditemukan dan meningkatkan risiko komplikasi. Tenaga kesehatan telah melakukan penyuluhan, kunjungan rumah, kerja sama dengan kader, dan kegiatan posyandu untuk memperbaiki cakupan pelayanan. Penguatan promosi kesehatan, sistem rujukan, dan dukungan lintas sektor diperlukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah pegunungan Papua.