Dinda Novia Ramadhani
Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MOTIVASI IBU TERHADAP KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT REMAJA TUNAGRAHITA DI SLB AKW II SURABAYA Dinda Novia Ramadhani; Ratih Larasati; Dwi Septiarini; Bambang Hadi Sugito
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v5i3.14256

Abstract

ABSTRACT Adolescents with intellectual disabilities have limitations in maintaining oral hygiene, placing them at a greater risk of oral health problems than their peers. This condition highlights the essential role of mothers as primary caregivers in fostering positive oral health maintenance behaviors through continuous motivation. This study aimed to analyze the effect of maternal motivation on the oral hygiene of adolescents with intellectual disabilities at SLB Alpa Kumara Wardhana II Surabaya. An observational analytic study with a cross-sectional design was conducted involving 39 mothers and 39 adolescents selected using purposive sampling. Maternal motivation was assessed using a structured questionnaire, while the adolescents' oral hygiene status was measured using the Oral Hygiene Index Simplified (OHI-S). Data were analyzed using Spearman's rho correlation test. The findings indicated that most mothers had a moderate level of motivation, and the adolescents generally demonstrated a moderate level of oral hygiene. Statistical analysis revealed a significant positive correlation between maternal motivation and the oral hygiene status of adolescents with intellectual disabilities (p = 0.02; r = 0.485), indicating that higher maternal motivation was associated with better oral hygiene. The study concludes that maternal motivation plays an important role in supporting oral health maintenance behaviors among adolescents with intellectual disabilities. Therefore, strengthening parental education and empowerment should become an integral part of promotive and preventive oral health programs for children with special needs. ABSTRAK Anak remaja tunagrahita memiliki keterbatasan dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut sehingga berisiko lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan rongga mulut dibandingkan anak pada umumnya. Kondisi tersebut menuntut peran aktif ibu sebagai pengasuh utama dalam membentuk perilaku pemeliharaan kesehatan gigi melalui pemberian motivasi yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi ibu terhadap kebersihan gigi dan mulut anak remaja tunagrahita di SLB Alpa Kumara Wardhana II Surabaya. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri atas 39 ibu dan 39 anak remaja tunagrahita yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Motivasi ibu diukur menggunakan kuesioner, sedangkan kebersihan gigi dan mulut anak dinilai menggunakan Oral Hygiene Index Simplified (OHI-S). Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman's rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki tingkat motivasi pada kategori sedang, dan kondisi kebersihan gigi serta mulut anak juga didominasi kategori sedang. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara motivasi ibu dan kebersihan gigi serta mulut anak (p = 0,02; r = 0,485), yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi motivasi yang diberikan ibu, semakin baik kondisi kebersihan gigi dan mulut anak remaja tunagrahita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi ibu berperan penting dalam mendukung perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut anak, sehingga penguatan edukasi dan pemberdayaan orang tua perlu menjadi bagian dari program promotif dan preventif kesehatan gigi pada anak berkebutuhan khusus.