Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penegakan Hukum Adat Terhadap Tindak Pidana Pencurian Ikan di Kawasan Lubuk Larangan Kecamatan Muko-Muko Bathin VII Kabupaten Bungo Hardiyanto Hardiyanto; Rahmi Hidayati Al Idrusiah; Maryani Maryani; Muhammad Farhan HR
Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains Vol 4 No 03 (2025): Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jhhws.v4i03.2676

Abstract

Penelitian ini mengkaji tindak pidana pencurian ikan di kawasan lubuk larangan Kecamatan Muko-Muko Bathin VII Kabupaten Bungo, Jambi, dengan menggunakan pendekatan yuridis-empiris melalui metode kualitatif studi kasus. Lubuk larangan merupakan kearifan lokal masyarakat Melayu Jambi yang berfungsi sebagai kawasan konservasi perikanan, sarana penguatan gotong royong, dan instrumen penegakan norma adat. Namun, praktik pencurian ikan di kawasan ini masih terjadi dan menimbulkan keresahan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum positif (KUHP dan UU Perikanan) kurang efektif dalam memberikan perlindungan terhadap lubuk larangan. Masyarakat lebih memilih penyelesaian melalui hukum adat karena dianggap lebih adil, cepat, dan mampu memulihkan hubungan sosial. Penyelesaian dilakukan secara musyawarah, melibatkan perangkat desa, nenek mamak, dan tokoh masyarakat, dengan sanksi yang bersifat material, sosial, dan moral, serta disertai sumpah adat untuk memberikan efek jera. Kesimpulan penelitian menegaskan pentingnya peran hukum adat sebagai living law yang mampu menjaga keseimbangan sosial-ekologis dan mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan. Sinergi antara hukum adat, hukum positif, dan nilai-nilai agama diperlukan untuk memastikan keberlanjutan lubuk larangan sebagai warisan budaya dan sumber daya ekonomi masyarakat.
BEST PRACTICE OF SMART GOVERNANCE INNOVATION IN IMPROVING THE QUALITY OF PUBLIC SERVICES IN BADUNG REGENCY Muhammad Farhan HR; Titin Purwaningsih; Rahmi Hidayati
DIA: Jurnal Administrasi Publik Vol. 23 No. 01 (2025): PUBLIC ADMINISTRATION
Publisher : Program Studi Doktor Ilmu Administrasi, FISIP, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/dia.v23i01.8186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui transformasi pelayanan publik dan bentuk inovasi digital dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di Mal Pelayanan Publik Badung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dari website, surat kabar, dan jurnal yang relevan dengan penelitian. Analisis data pada penelitian ini juga menggunakan fitur Concept Map pada NVIVO12 Plus. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk pelayanan publik di Kabupaten Badung lebih mengutamakan model birokrasi pemerintahan yang inovatif karena proses pelayanan kepada masyarakat yang semula menggunakan kertas telah berubah dengan memanfaatkan teknologi digital. Terbentuknya Mal Pelayanan Publik Badung yang dianalisis menggunakan teori tata kelola inovatif secara riil, meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan publik. Hal ini terlihat dari 29 instansi yang bekerja dan berafiliasi dengan Pemerintah, swasta, BUMN/BUMD, serta memiliki 12 fasilitas yang memadai. Pendirian Mall Pelayanan Publik juga mempengaruhi jumlah pengunjung yang datang setiap harinya karena berbagai pelayanan dalam satu tempat dapat dilayani dengan mudah dan cepat.