Iswono Iswono
Poltekkes Kemenkes Pontianak

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Gambaran Hygiene Sanitasi Pada Depot Air Minum Isi Ulang Di Kecamatan Segedong Malik Saepudin; Eva Tamala; Asmadi Asmadi; Paulina Paulina; Iswono Iswono
Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat Vol 6, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jrkm.2026.29380

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan Permenkes RI No. 43 Tahun 2014 tentang hygiene sanitasi depot air minum, yang menyatakan bahwa hygiene sanitasi depot air minum isi ulang adalah bertujuan untuk melindungi masyarakat dari potensi pengaruh buruk akibat mengonsumsi air minum yang berasal dari hasil produksi depot air minum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kondisi hygiene sanitasi depot air minum di isi ulang di Kecamatan Segedong. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional yang dilakukan dengan cara mengamati sekumpulan objek meliputi aspek hyigiene sanitasi depot air minum, sanitasi peralatan, sanitasi sumber air baku, dan sanitasi penjamah. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa hygiene sanitasi depot air minum dengan cara mengamati sekumpulan objek meliputi aspek hygiene sanitasi depot air minum didapatkan hasil 80% persyaratan fisik telah memenuhi syarat, 100% peralatan telah memenuhi syarat, 100% sumber air baku memenuhi syarat dan 79% pada penjamah telah memenuhi syarat. Simpulan: Kesimpulan penelitian ini bahwa secara rata-rata kondisi hygiene sanitasi depot air minum di wilayah Kecamatan Segedong dikatakan telah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, hanya saja masih ditemukan permasalahan yang belum terpenuhi salah-satunya mengenai hygiene pada penjamah.
GAMBARAN SANITASI JAJANAN DI KANTIN SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS PAL LIMA Novia Andini; Iswono Iswono; Salbiah K.
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 3 No 2 (2024): Journal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v3i2.339

Abstract

Sanitasi memiliki peran yang sangat penting dalam penularan penyakit. Berkembang biaknya berbagai jenis penyakit baik berbasis lingkungan ataupun vektor dan binatang pembawa penyakit terjadi pada sanitasi lingkungan yang buruk, berhubungan dengan sanitasi jajanan di kantin. Dari 14 kantin yang sudah lakukan observasi pada 20 Mei 2024 kondisi kantin secara garis besar berada di belakang atau di samping gedung sekolah sehingga kebersihannya masih diragukan. Adapun tyjuan dari penelitian ini untuk mengetahui Gambaran sanitasi jajanan di kantin sekolah dasar di wilayah kerja UPT Puskesmas Pal Lima. Penelitian ini bersifat deskriptif, dengan jumlah populasi penelitian yaitu 6 Sekolah Dasar dengan jumlah sampel 14 kantin dan 16 orang pedagang, menggunakan lembar kuisioner dan checklis.Hasil dari penelitian ini, yaitu didapatkan hasil penilaian pada variabel penyajian didapat 7 (50%) kategori baik dan 7 (50%) kategori cukup, untuk peralatan 100% dan sarana kategori baik 6 (43%), cukup 5 (36%) dan kurang 3 (21%). Kesimpulan dari penelitian kantin di SD Wilayah Kerja UPT Puskesmas ini sudah mendapatkan nilai yang baik dan sesuai. Kesimpulan penelitian ini dikategorikan baik sebanyak 6 Kantin (43%), Cukup 8 Kantin(57%), Kurang 0 Kantin (0%). Sedangkan hasil checklis kategori baik 12 kantin (85%), cukup 2 kantin (15%), kurang 0 (0%).
PENGARUH VARIASI BIOAKTIVATOR TRICO-G PADA PEMBUATAN KOMPOS AMPAS TEBU Asterius Rido; Iswono Iswono; Suharno Suharno
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 4 No 1 (2025): Journal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v4i1.386

Abstract

Ampas tebu mengandung serat yang tidak bisa larut dalam air dengan komposisi terbesar adalah lignin, selulosa, dan pentosan sehingga proses penguraian membutuhkan waktu yang cukup lama. Bioaktivator Trico-G merupakan bahan yang mengandung mikroorganisme aktif Trichoderma sp., Aspergillius sp. dan Gliocladium sp. Mikroorganisme ini berfungsi untuk membantu dan mempercepat proses dekomposisi sampah organik ampas tebu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas variasi dosis Trico-G pada pembuatan Kompos Ampas Tebu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Terdiri 7 perlakuan dosis 0 gr (kontrol), 50 gr, 60 gr, 70 gr, 80 gr, 90 gr, 100 gr dengan 5 pengulangan, dalam setiap komposter berisi 3 kg ampas tebu, total sampel adalah 35 dengan populasi 105 kg sampah ampas tebu. Hasil dosis Trico-G paling efektif dalam penelitian ini pada dosis 100 gram dengan ciri tekstur hancur, warna coklat kehitaman, tidak berbau, pH 7, suhu 32ÂșC dan kelembaban dalam kategori normal yang mengalami pematangan hari ke 26.
GAMBARAN HIGIENE SANITASI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI DESA KAPUR KABUPATEN KUBU RAYA 2024 Ulfa Norhafiza; Bambang Supraptono; Iswono Iswono
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 4 No 1 (2025): Journal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v4i1.389

Abstract

Depot air minum isi ulang (DAMIU) menjadi salah satu alternatif pemenuhan kebutuhan masyarakat akan air minum. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui gambaran persyaratan kualitas higiene sanitasi depot air minum isi ulang di wilayah Desa Kapur Kabupaten Kubu Raya 2024. Jenis penelitian bersifat deskriptif dengan rancangan distribusi frekuensi. Sampel penelitian ini sebanyak 5 DAMIU. Teknik sampling ditentukan dengan teknik total sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-Agustus 2024. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 1 DAMIU yang lokasi dan bangunan tidak memenuhi syarat dengan skor 52,14, persyaratan peralatan 5 DAMIU sudah memenuhi syarat, tetapi masih terdapat indikator yang menyebabkan syarat higiene sanitasi alat belum mencapai skor 29, pada persyaratan penjamah terdapat 2 DAMIU yang tidak memenuhi syarat, karena terdapat beberapa indikator yang menyebabkan 2 DAMIU tidak mencapai nilai standar higiene sanitasi penjamah, penelitian sumber air dan air minum yang dihasilkan umumnya sudah memenuhi syarat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kondisi persyaratan kualitas higiene sanitasi depot air minum isi ulang yang tidak memenuhi syarat bisa menjadi sarana penularan penyakit. Disarankan kepada pengusaha depot air minum isi ulang di Desa Kapur, Kabupaten Kubu Raya untuk mempertahankan aspek-aspek higiene sanitasi yang memenuhi syarat kesehatan agar konsumen aman meminum air yang diproduksi oleh depot.
GAMBARAN PENGELOLAAN SAMPAH DI BANK SAMPAH ROSELLA PURNAMA KOTA PONTIANAK Desi Kurniasari; Salbiah K.; Iswono Iswono
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 4 No 1 (2025): Journal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v4i1.393

Abstract

Banyak faktor yang mempengaruhi peningkatan sampah setiap harinya salah satunya akibat kegiatan manusia baik yang bersumber dari rumah tangga, perdagangan, apotik, toko sembako, rumah makan dan lain sebagainya, Kota Pontianak memiliki beberapa Bank Sampah salah satunya Bank Sampah Rosella Purnama Kota Pontianak berdiri, Pada 14 Juni 2013 luas Bank Sampah tersebut 10-20 hektar, dengan jumlah pekerja pengelola berjumlah 7 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan survei mendeskripsikan gambaran pengelolaan sampah di Bank Sampah Rosella Purnama Kota Pontianak, Waktu penelitian ini akan di laksanakan 2-4 Juli 2024. Terdapat sumber sampah yaitu dari rumah tangga, toko sembako, apotik, rumah makan untuk jenis sampah terdiri dari kertas putih, koran, kardus, duplex, plastik, botol/gelas, plastik hdpe, kertas campur, kertas buram, plastik campur, besi tembaga, alumunium kaleng susu/ seng, residu untuk total berat sampah pada tahun 2024 dari bulan januari sampai bulan april yaitu 8.616,29 Kg. Sumber sampah berasal dari rumah tangga, apotik, rumah makan, toko sembako jenis sampah yang di terima plastik, kertas, aluminium, duplex, plastik, HDPE. Diharapkan untuk meningkatkan program edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya daur ulang dan penggunaan Bank Sampah, untuk menghimbau masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam program Bank Sampah.