Desvita Nindya Hardiyani Putri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tindak Tutur Ekspresif dalam Serial "Cerita dari Ruang IGD" pada Kanal YouTube Radityadika Desvita Nindya Hardiyani Putri; Suffi Nurus Safrin; Nabila Khairunnisa’ Alyamanda; Farah Ilma Jauhara; Dika Rosyiiddien Suryana; Asep Purwo Yudi Utomo; Junifer Siregar; Riyadi Widhiyanto
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026): Agustus: CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/cendekia.v6i3.9631

Abstract

Bahasa memainkan peran penting dalam komunikasi manusia karena tidak hanya menyampaikan makna literal tetapi juga mencerminkan niat, emosi, dan sikap pembicara dalam konteks tertentu. Di era digital, penggunaan bahasa berkembang melalui media seperti podcast YouTube, salah satunya adalah serial "Cerita dari Ruang IGD" di saluran Raditya Dika. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan bentuk tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam serial tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan pragmatis. Data berupa ujaran dalam tiga video podcast dikumpulkan melalui mendengarkan dan mencatat, kemudian dianalisis menggunakan metode pencocokan ekstralingual. Hasil penelitian menunjukkan tiga jenis tindak tutur: lokusioner, ilokusioner, dan perlokusioner, dengan dominasi tindak tutur ilokusioner, terutama yang ekspresif. Sebanyak 44 data tindak tutur ekspresif ditemukan, terdiri dari sembilan bentuk: memuji, mengeluh, berterima kasih, terkejut, meminta maaf, mengkritik, gembira, cemas, dan berharap, dengan bentuk yang paling dominan adalah memuji. Tindakan tutur ini berfungsi untuk mengekspresikan empati, emosi, dan pengalaman profesional tenaga medis secara komunikatif dan humanistik. Penelitian ini bermanfaat untuk memperkaya studi pragmatik, khususnya dalam memahami penggunaan tindakan tutur ekspresif dalam media digital, dan memberikan wawasan tentang pentingnya mengelola emosi dalam komunikasi publik.