Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Klausa Nomina dalam Website Berita JawaPos Edisi Agustus 2025 Nayla Zelda Khairunisa; Nabila Khairunnisa Alyamanda; Farah Ilma Jauhara; Annisa Prima Lia Nanda; Chandra Hadi Cipto Nugroho; Asep Purwo Yudi Utomo; Rossi Galih Kesuma; Arum Yuliya Lestari
Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa Vol. 3 No. 1 (2026): Februari : Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/dilan.v3i1.2908

Abstract

This study aims to describe the structure, syntactic function, and semantic role of the nominal clause in JawaPos.com news texts published in August 2025. By using a descriptive qualitative approach, this study applied syntactic analysis to explore how the nominal clause operates within the linguistic and contextual framework of media discourse. Data were collected from online news articles and analyzed using Indonesian syntactic and semantic theory. The results show that nominal clauses play a crucial role in constructing discourse structure and meaning through their syntactic functions as subjects, objects, complements, and adverbs. In semantics, nominal clauses perform various roles, including as agents, objects, recipients, and markers of condition or location. The pattern of nominal clause use reflects the concise, efficient, and communicative nature of journalistic language. The correlation between syntactic function and semantic role shows a cohesive relationship that enhances clarity and accuracy in conveying information. This study contributes to the development of syntactic and media linguistic research and serves as a valuable reference for journalists and language educators in promoting effective and ethical language use in journalism.
Tindak Tutur Ekspresif dalam Serial "Cerita dari Ruang IGD" pada Kanal YouTube Radityadika Desvita Nindya Hardiyani Putri; Suffi Nurus Safrin; Nabila Khairunnisa’ Alyamanda; Farah Ilma Jauhara; Dika Rosyiiddien Suryana; Asep Purwo Yudi Utomo; Junifer Siregar; Riyadi Widhiyanto
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026): Agustus: CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/cendekia.v6i3.9631

Abstract

Bahasa memainkan peran penting dalam komunikasi manusia karena tidak hanya menyampaikan makna literal tetapi juga mencerminkan niat, emosi, dan sikap pembicara dalam konteks tertentu. Di era digital, penggunaan bahasa berkembang melalui media seperti podcast YouTube, salah satunya adalah serial "Cerita dari Ruang IGD" di saluran Raditya Dika. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan bentuk tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam serial tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan pragmatis. Data berupa ujaran dalam tiga video podcast dikumpulkan melalui mendengarkan dan mencatat, kemudian dianalisis menggunakan metode pencocokan ekstralingual. Hasil penelitian menunjukkan tiga jenis tindak tutur: lokusioner, ilokusioner, dan perlokusioner, dengan dominasi tindak tutur ilokusioner, terutama yang ekspresif. Sebanyak 44 data tindak tutur ekspresif ditemukan, terdiri dari sembilan bentuk: memuji, mengeluh, berterima kasih, terkejut, meminta maaf, mengkritik, gembira, cemas, dan berharap, dengan bentuk yang paling dominan adalah memuji. Tindakan tutur ini berfungsi untuk mengekspresikan empati, emosi, dan pengalaman profesional tenaga medis secara komunikatif dan humanistik. Penelitian ini bermanfaat untuk memperkaya studi pragmatik, khususnya dalam memahami penggunaan tindakan tutur ekspresif dalam media digital, dan memberikan wawasan tentang pentingnya mengelola emosi dalam komunikasi publik.