Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Latihan Variasi Passing Terhadap Peningkatan Keterampilan Passing Sepak Bola pada Mahasiswa Nimrot Capello Manalu; Tuahta Arifin Ilham Hutahayan; Najwa Amalia Lubis; Fitri Sela Adelina; Oman Syukur Emanuel Waruwu
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i1.8142

Abstract

Sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang diajarkan dalam pembelajaran pendidikan jasmani dan menuntut penguasaan teknik dasar yang baik, salah satunya adalah teknik passing. Dalam proses pembelajaran masih ditemukan mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam melakukan passing secara tepat dan akurat sehingga diperlukan metode latihan yang efektif untuk meningkatkan keterampilan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan variasi passing terhadap peningkatan keterampilan passing sepak bola pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest–posttest design. Subjek penelitian berjumlah 28 mahasiswa yang mengikuti mata kuliah sepak bola. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan passing yang dilaksanakan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berupa latihan variasi passing selama 6 kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata keterampilan passing mahasiswa pada tahap pretest sebesar 65 dengan persentase ketuntasan 39%, sedangkan pada tahap posttest meningkat menjadi 86 dengan persentase ketuntasan 88%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa latihan variasi passing memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan keterampilan passing sepak bola pada mahasiswa.
Pengembangan Model Pembelajaran Renang Adaptif Berbasis Water Confidence bagi Siswa yang Mengalami Ketakutan Air Muhammad Yan Ahady; Nuansa Cristian S Pandia; Tuahta Arifin Ilham Hutahayan
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v4i2.8573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji efektivitas model pembelajaran renang adaptif berbasis water confidence bagi siswa yang mengalami ketakutan terhadap air dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani. Ketakutan terhadap air merupakan salah satu hambatan psikologis yang sering ditemukan dalam pembelajaran renang, khususnya pada siswa pemula. Kondisi ini menyebabkan siswa mengalami kecemasan, kurang percaya diri, serta kesulitan dalam menguasai keterampilan dasar renang seperti mengapung, bernapas, dan bergerak di dalam air. Permasalahan tersebut menunjukkan perlunya suatu model pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek teknik, tetapi juga memperhatikan aspek psikologis siswa. Oleh karena itu, model pembelajaran renang adaptif berbasis water confidence dikembangkan sebagai pendekatan yang menekankan pada peningkatan rasa aman, kenyamanan, dan kepercayaan diri siswa melalui kegiatan bertahap, menyenangkan, dan sesuai dengan kemampuan individu. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa yang mengalami ketakutan terhadap air dalam pembelajaran renang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas siswa, tes keterampilan dasar renang, serta dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk melihat peningkatan yang terjadi pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran renang adaptif berbasis water confidence mampu meningkatkan keberanian siswa dalam berinteraksi dengan air, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperbaiki keterampilan dasar renang secara signifikan. Selain itu, terjadi peningkatan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, dimana siswa lebih antusias, berpartisipasi aktif, dan mampu mengikuti instruksi dengan lebih baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran ini efektif digunakan untuk membantu siswa mengatasi ketakutan terhadap air serta meningkatkan kualitas pembelajaran renang.