Fachri Tri Fachriza
Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kepatuhan Operasional Ground Support Equipment (GSE) pada Service Road Bandar Udara Internasional Juanda – Surabaya Fachri Tri Fachriza; Agoes Soebagio; Elfi Amir
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8926

Abstract

Perkembangan industri penerbangan menuntut sistem operasional sisi udara yang aman, tertib, dan efisien, termasuk dalam pengoperasian Ground Support Equipment (GSE) pada area service road. Tingginya mobilitas kendaraan GSE di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya menjadikan kepatuhan personel terhadap prosedur keselamatan sebagai faktor kritis dalam mencegah hazard operasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk pelanggaran operasional GSE pada area service road serta pengendalian hazard dalam mendukung keselamatan penerbangan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan dua operator GSE dan tujuh personel Apron Movement Control (AMC), dokumentasi, dan laporan kejadian. Analisis dilakukan berdasarkan prinsip Safety Management System (SMS) mengacu pada ICAO Doc 9859, meliputi hazard identification, safety risk assessment, dan safety risk control. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 35 temuan pelanggaran yang terdiri atas: bagasi/cargo terjatuh dari BTT/BCT (13 temuan, indeks risiko 5D), kecepatan kendaraan di atas rata-rata (7 temuan, 4C), parkir GSE tidak pada tempatnya (6 temuan, 4D), pengangkutan personel berlebih (5 temuan, 4C), dan penggunaan telepon genggam saat berkendara (4 temuan, 3C). Seluruh temuan berada pada kategori yang memerlukan pengendalian atau mitigasi. Penelitian menyimpulkan bahwa kepatuhan operasional GSE di area service road Juanda masih perlu ditingkatkan melalui pengawasan AMC yang lebih intensif, pengamanan muatan, penertiban parkir, penegakan aturan, peningkatan safety awareness, dan pemanfaatan kamera pengawas.