Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integration of Papuan Regional Songs as A Means of Cultural Preservation In Social Science Learning to Strengthen Students' Cultural Identity Class V C SD Hikmah 1 Yapis Jayapura Papua Province Selvia Yusuf; Susanto T Handoko; Ode Jamal
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 11 No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v11i2.28131

Abstract

This research aims to examine the integration of Papuan regional songs as a means of preserving culture in Social Sciences (IPS) learning in order to strengthen the cultural identity of class V students at SD Hikmah 1 YAPIS Jayapura. The background to this research is based on the importance of strengthening students' cultural identity from an early age and the limited use of Papuan regional songs as contextual and meaningful social studies learning media. This research uses a qualitative approach with a case study type of research. Research subjects included fifth grade social studies teachers, fifth grade students, school principals, Papuan cultural figures, and students' parents. Data collection techniques are carried out through observation, structured interviews, and documentation, while data analysis uses data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The research results show that the integration of Papuan regional songs in social studies learning is carried out through the planning and implementation stages of learning which link social studies material with local cultural values ​​contained in Papuan regional songs. The impact of integrating Papuan regional songs can be seen in increasing students' understanding of local social and cultural values, growing feelings of pride and love for Papuan culture, as well as strengthening students' cultural identity.
Pelatihan Joyful Learning dan Deep Learning melalui Media Edukatif Bermotif Papua bagi Calon Guru SD Okky Riswandha Imawan; Raoda Ismail; Susanto T Handoko
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i2.2835

Abstract

Calon guru Sekolah Dasar dituntut memiliki kemampuan merancang pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan bermakna sesuai tuntutan pendidikan abad ke-21. Namun, pemahaman calon guru terhadap penerapan joyful learning dan deep learning masih cenderung bersifat teoritis serta belum didukung pengalaman belajar autentik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman calon guru SD tentang joyful learning dan deep learning, mengembangkan kreativitas melalui pembelajaran berbasis proyek, serta melatih peserta menghasilkan media pembelajaran berbasis budaya lokal Papua. Kegiatan dilaksanakan pada tahun 2026 di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FKIP Universitas Cenderawasih, dengan melibatkan 30 mahasiswa. Metode yang digunakan adalah Project Based Learning (PjBL) melalui pelatihan, diskusi kelompok, workshop, dan presentasi hasil karya berupa hiasan dinding edukatif bermotif ukiran Papua yang memuat materi pembelajaran SD. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh kelompok berhasil menghasilkan media pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan aplikatif. Hasil observasi menunjukkan aspek kolaborasi kelompok memperoleh persentase tertinggi sebesar 83,33%, diikuti kreativitas pengembangan media sebesar 73,33% dan keaktifan diskusi sebesar 66,67%. Hasil self-assessment menunjukkan 83,3% peserta memiliki pemahaman yang baik terhadap konsep joyful learning dan deep learning. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis proyek yang mengintegrasikan budaya lokal efektif meningkatkan kompetensi pedagogik, kreativitas, kolaborasi, dan pengalaman belajar autentik calon guru SD.